Disinyalir Ada Tiga Tokoh dibalik Layar Aksi Demo di IAIN Kerinci

Kerinci, Merdekapost – Aksi unjuk rasa yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di IAIN Kerinci, Senin (10/3) dinilai bukan murni dari inisiatif mahasiswa, namun lebih kepada sarat kepentingan. Disinyalir ada tiga aktor utama dibalik aksi mahasiswa tersebut.

Indikasi tersebut bukan tanpa alasan. Posisi petinggi Rektorat IAIN Kerinci baru saja berganti, mulai dari Rektor, Warek, dan sejumlah pejabat lainnya. Diduga, persoalan persaingan jabatan Rektor dan jabatan lainnya di IAIN Kerinci sebagai pemicu yang berbuntut demo dari mahasiswa.

Informasi yang diperoleh media ini menyebutkan bahwa ada tiga orang yang diduga menjadi aktor dibalik aksi demo tersebut. Dan aksi demo tersebut diduga kuat ditunggangi dan kental dengan persoalan politik di kampus.

Baca Juga: Soal Beasiswa KIP-K IAIN Kerinci, Mantan Ketua Bidikmisi/KIP-K Sebut Proses Dana Langsung Masuk Rekening Mahasiswa  

“Ada tiga orang di balik layar hingga terjadinya demo HMI di IAIN Kerinci,” ujar sumber media ini yang meminta namanya tidak disebutkan, Senin (10/3/2025).

Sumber tersebut juga mengungkapkan bahwa sebelum aksi berlangsung, sempat terjadi pertemuan tertutup yang melibatkan sekitar empat orang, termasuk perwakilan HMI Kabupaten Kerinci.

“Jelang aksi diduga ada pertemuan lebih kurang empat orang, dan ada perwakilan HMI Kabupaten Kerinci,” tambahnya, seraya menebutkan inisial tiga aktor tersebut H, F dan T.

Baca Juga: Soal Beasiswa KIP-K IAIN Kerinci, Mantan Ketua Bidikmisi/KIP-K Sebut Proses Dana Langsung Masuk Rekening Mahasiswa

Sementara itu, Edilan, saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, membantah adanya aktor di balik aksi demonstrasi tersebut.

“Tidak ada orang di belakang,” ujarnya singkat.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi dari ketiga orang Aktor yang diduga dibelakang aksi HMI Kabupaten Kerinci tersebut.(*)

Ketua Forum Mahasiswa KIP-K IAIN Kerinci: "Pengelolaan Dilaksanakan Profesional dan Terbuka, Begini Regulasinya"

 

Ketua Forum Mahasiswa KIP-K IAIN Kerinci kembali menegaskan bahwa pengelolaan anggaran KIP-K IAIN Kerinci telah sesuai dengan regulasi, dilaksanakan secara profesional, dan terbuka.(ist/mpc)

Kerinci, Merdekapost – Merespon isu miring terkait dugaan pemotongan biaya penerima Kartu Indonesia Pintar-Kuliah (KIP-K) di IAIN Kerinci. Handrea, Ketua Forum Mahasiswa KIP-K IAIN Kerinci kembali menegaskan bahwa pengelolaan anggaran telah sesuai dengan regulasi, dilaksanakan secara profesional, dan terbuka.

Menurut Handrea, tidak ada potongan dana living cost dari mahasiswa sebagaimana yang sempat dipertanyakan oleh pihak tertentu. Dana yang dikumpulkan oleh mahasiswa KIP-K bukanlah pemotongan, melainkan iuran yang disetorkan secara sukarela ke rekening forum untuk mendukung pelaksanaan berbagai program yang telah dirancang.

“Yang ada adalah mahasiswa KIP-K menyetor ke rekening forum untuk melaksanakan program. Kalau mengikuti standar biaya dengan program yang sama di luar kampus, rasanya dana yang kami kumpulkan tidak akan cukup. Namun, karena kami mengelolanya dengan penuh perhitungan dan tenaga pengajar yang mau dibayar dengan sangat murah, selama satu periode program (tiga tahun) ini kami berhasil menghemat lebih dari Rp 2 miliar,” jelas Handrea.

Baca Juga: Soal Beasiswa KIP-K IAIN Kerinci, Mantan Ketua Bidikmisi/KIP-K Sebut Proses Dana Langsung Masuk Rekening Mahasiswa

Lebih lanjut, Handrea menegaskan bahwa sisa dana yang berhasil dihemat akan dimanfaatkan sepenuhnya untuk kepentingan mahasiswa KIP-K. Saat ini, forum mahasiswa KIP-K tengah merancang pertemuan dengan para penerima beasiswa untuk membahas pengelolaan anggaran yang tersisa serta perencanaan anggaran pada periode berikutnya.

“Dalam waktu dekat, kami akan segera bertemu dengan mahasiswa KIP-K untuk membicarakan pengelolaan sisa anggaran dan anggaran periode berikutnya. Kami berharap, pada periode pengurusan berikutnya, program untuk mahasiswa KIP-K dapat semakin membaik dan memberikan manfaat yang lebih luas,” tambahnya.

Forum Mahasiswa KIP-K berharap bahwa keberhasilan mereka dalam mengelola anggaran ini bisa menjadi bukti bahwa mahasiswa mampu menjalankan program secara mandiri, profesional, dan transparan. Mereka juga membuka ruang bagi pihak yang ingin berdiskusi secara langsung mengenai pengelolaan dana agar tidak terjadi kesalahpahaman.

Dengan pengelolaan yang efektif dan efisien, mahasiswa KIP-K di IAIN Kerinci telah membuktikan bahwa beasiswa yang mereka terima tidak hanya digunakan untuk kepentingan pribadi, tetapi juga untuk menunjang pengembangan akademik dan kompetensi mahasiswa secara kolektif.(adz)

Clear! Rektor IAIN Kerinci Tegaskan Keputusan Terkait KIP-K Ada di Tangan Mahasiswa, Tak ada Intervensi Kampus

Rektor IAIN Kerinci Dr Jafar Ahmad mengapresiasi aksi damai kader HMI dirinya menegaskan bahwa Keputusan Terkait KIP-K Ada di Tangan Mahasiswa, Tak ada Intervensi Kampus, dan kami (Kampus) siap menghormati hasil keputusan apapun yang mengacu pada mekanisme formal yang telah disepakati. (ist/mpc)
Merdekapost, Kerinci – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci, Dr. Jafar Ahmad, M.Si., akhirnya angkat bicara menanggapi aksi aspirasi yang digelar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) terkait program Kartu Indonesia Pintar-Kuliah (KIP-K) di IAIN Kerinci, Senin (10/03/2025).

Dalam pernyataannya, Rektor menegaskan bahwa keputusan mengenai keberlanjutan program KIP-K sepenuhnya berada di tangan mahasiswa penerima KIP-K, melalui forum internal mereka, Forma KIP-K IAIN Kerinci. Kampus, kata Jafar, tidak akan melakukan intervensi terhadap kebijakan yang akan diambil oleh forum tersebut.

"Kewenangan menentukan nasib program ini sebenarnya ada di tangan mahasiswa KIP-K. Kampus tidak akan intervensi, dan kami siap menghormati hasil keputusan apa pun," ujar Jafar.

Aksi yang digelar HMI Cabang Kerinci berfokus pada evaluasi program KIP-K, yang telah berjalan di IAIN Kerinci sejak tahun 2022.

Baca Juga: Soal Beasiswa KIP-K IAIN Kerinci, Mantan Ketua Bidikmisi/KIP-K Sebut Proses Dana Langsung Masuk Rekening Mahasiswa

Mahasiswa meminta adanya transparansi dan kejelasan mekanisme dalam penyaluran serta keberlanjutan KIP-K di kampus.

Menanggapi hal ini, Rektor mengapresiasi partisipasi aktif HMI dalam menyampaikan aspirasi mereka.

"Ini adalah bentuk kedewasaan dalam berdiskusi. Kampus selalu membuka ruang dialog, selama sesuai dengan koridor keilmuan dan etika," imbuhnya.

Namun, ia menegaskan bahwa seluruh proses evaluasi program harus mengacu pada mekanisme formal yang telah disepakati, dan keputusan tetap berada di Forma KIP-K IAIN Kerinci.

Dr.Jafar menjelaskan bahwa Forma KIP-K IAIN Kerinci merupakan representasi mahasiswa penerima KIP-K, yang memiliki mandat penuh untuk melakukan kajian sebelum memutuskan apakah program ini akan berlanjut atau ada kebijakan baru yang perlu diubah.

"Hasil keputusan Forma KIP-K nantinya akan menjadi acuan resmi bagi pihak kampus dalam menjalankan program ini ke depan," kata Jafar.

Kampus, kata dia, akan menghormati segala bentuk keputusan yang dihasilkan, selama itu sesuai dengan mekanisme formal yang telah disepakati.

"Kami berharap semua pihak dapat memahami mekanisme ini. Kampus tetap komitmen untuk mendukung transparansi dan demokrasi dalam kebijakan pendidikan," tutup Jafar.(nek/adz/mpc)

Angkat Bicara, Orel Saputra Apresiasi Kinerja Pengurus KIPK IAIN Kerinci

Orel Saputra Demisioner Ketua Umum Forum Mahasiswa Bidikmisi yang saat ini berganti nama Forum Mahasiswa KIP-Kuliah IAIN Kerinci. (ist/mpc)
Kerinci, Merdekapost - Orel Saputra Demisioner Ketua Umum Forum Mahasiswa Bidikmisi yang saat ini berganti nama Forum Mahasiswa KIP-Kuliah IAIN Kerinci, Apresiasi Kinerja Pengurus KIPK IAIN Kerinci.  

Menanggapi isu yang sedang berkembang saat ini. Dia menyebutkan Dirinya intens Berkoordinasi dengan Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Persatuan Mahasiswa Bidikmisi/ KIP Nasional (BPP Permadani Diksi Nasional), tidak ada regulasi khusus untuk Bidikmisi ataupun Kip-Kuliah. Asalkan Beasiswa tersebut tidak di selewengkan, jelasnya.

Beasiswa tersebut tidak boleh ikut campur pihak manapun apalagi adanya intervensi dari pihak lain terhadap beasiswa tersebut, Beasiswa tersebut masuk ke rekening mahasiswa penerima tanpa adanya potongan dana.

Saya juga mengapresiasi atas kinerja pengurus Kip-Kuliah IAIN Kerinci, anggaran ini juga menjadi bukti bahwa mereka tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kemampuan dalam perencanaan keuangan dan pengelolaan program secara transparan. 

Baca Juga: Rektor IAIN Kerinci Apresiasi Mahasiswa KIP-K, Mampu Hemat Anggaran Miliaran Rupiah

Orel yang saat ini menjabat sebagai Ketua 1 Kaderisasi PMII Cabang Kerinci Sungai Penuh juga menambahkan Efisiensi anggaran yang ditunjukkan mahasiswa KIP-K IAIN Kerinci diharapkan dapat menjadi contoh bagi perguruan tinggi lainnya dalam mengelola program serupa yang di kelola langsung oleh Mahasiswa Bidikmisi tersebut dan di kawal bersama mahasiswa penerima KIP

Program KIP-K IAIN Kerinci ini juga berdampak positif pada mahasiswa penerima dengan program pengembangan kompetensi, pelatihan keterampilan, ataupun program pemberdayaan mahasiswa lainnya yang dapat meningkatkan kualitas lulusan IAIN Kerinci ke depan.

Banyak mahasiswa KIP IAIN Kerinci yang berprestasi di ajang lokal/ nasional dari output program dari forum mahasiswa KIP-K IAIN Kerinci ini.

"Mari kita support kegiatan yang positif ini", Pungkasnya. (nek)

IAIN Kerinci Miliki Rektor Baru, Dr. Jafar Ahmad Siap Mengemban Amanah

Dr. Jafar Ahmad Rektor IAIN Kerinci

Merdekapost.com | Jakarta, – Dr. Jafar Ahmad resmi dilantik sebagai Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci periode 2025-2029. Pelantikan yang berlangsung di Gedung Kementerian Agama RI, Jakarta, ini dilakukan langsung oleh Menteri Agama RI, Prof. Nasaruddin Umar. (4/02/25)

Dr. Jafar Ahmad menggantikan Prof. Asa’ari, yang telah menyelesaikan masa jabatannya. Dengan pengalaman panjang di bidang akademik, birokrasi, dan aktivisme, Dr. Jafar kini diamanahkan untuk memimpin salah satu perguruan tinggi Islam terbesar di Sumatra tersebut.

Dalam sambutannya, Menteri Agama RI menegaskan pentingnya kepemimpinan yang visioner dalam menghadapi tantangan globalisasi dan era digital.

"IAIN Kerinci memiliki peran strategis dalam membangun pendidikan Islam berkualitas di Sumatra. Kepemimpinan Dr. Jafar diharapkan mampu membawa inovasi, meningkatkan mutu akademik, serta memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak, baik di tingkat nasional maupun internasional," ujar Prof. Nasaruddin Umar.

Dr. Jafar Ahmad, dalam pernyataannya, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia berkomitmen untuk melanjutkan program-program yang telah dirintis oleh pendahulunya serta mendorong transformasi IAIN Kerinci ke arah yang lebih maju.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Menteri Agama atas amanah besar ini. Ke depan, saya bertekad untuk menjadikan IAIN Kerinci lebih berdaya saing dan relevan dengan perkembangan zaman," kata Dr. Jafar.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada berbagai pihak yang telah mendukungnya, termasuk keluarga, civitas akademika IAIN Kerinci, serta Gubernur Jambi Al Haris dan anggota DPR RI Komisi VIII, Hasan Basri Agus (HBA).

Sementara itu, mantan Rektor IAIN Kerinci, Prof. Asa’ari, memberikan ucapan selamat kepada Dr. Jafar dan optimis terhadap kepemimpinannya.

"Dr. Jafar adalah sosok yang memiliki kapasitas akademik dan pengalaman dalam birokrasi. Saya yakin beliau akan membawa IAIN Kerinci ke arah yang lebih baik," ujar Prof. Asa’ari.

Ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan program akademik serta peningkatan kualitas pendidikan sebagai prioritas utama.

Dengan kepemimpinan baru ini, diharapkan IAIN Kerinci semakin berkembang sebagai institusi pendidikan Islam yang unggul dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. (rdp)

Khumaini dan Joni Arman Terpilih Sebagai Ketua IKA PMII Cabang Kerinci dan Sungai Penuh

KERINCI, SB – Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) cabang Kerinci dan Kota Sungai Penuh melaksanakan Musyarawah Cabang I tahun 2024, pada Senin (29/07/2024), bertempat di Ma’had Al Jami’ah IAIN Kerinci.

Dalam Musyawarah Cabang tersebut, Joni Arman terpilih sebagai ketua cabang IKA PMII Sungai Penuh dan  Kumaini yang juga merupakan Mantan KPU Kerinci 2 periode terpilih Ketua Cabang IKA PMII untuk periode 2024-2028.

Ketua Cabang IKA PMII terpilih, Kumaini, usai terpilih mengucapkan terima kepada kader IKA PMII yang telah mempercayai dirinya untuk menahkodai IKA PMII, untuk Empat tahun kedepan.

BacaJuga: Aklamasi, Edy Saputra Terpilih Sebagai Ketua GP Ansor Kota Sungai Penuh

“Ya, Alhamdulilah kepercayaan yang diberikan kepada saya, Insya Allah amanah ini akan kita jalankan untuk membesarkan IKA PMII kedepannya,”ujarnya.

Dia menambahkan bahwa dirinya akan segera membentuk kepengurusan untuk IKA PMII kedepannya. “Harapan kita kedepan, IKA PMII ini bisa ikut berkontribusi dengan pembangunan Nasional, terkhusus nantinya kita akan bersinergi dengan dalam pembangunan di kabupaten Kerinci,”ucapnya.

Sedangkan di Cabang IKA PMII kota Sungai Penuh, Joni Arman, terpilih untuk menahkodai IKA PMII untuk 2024-2028 mendatang. Dimana Joni Arman merupakan mantan Anggota Bawaslu kota Sungai Penuh.

Baca Juga: Terpilih Jadi Ketua GP Ansor Kerinci, Hanil Ajak Kader Capai Cita-Cita Bangsa

Joni Arman, Ketua IKA PMII Sungai Penuh Terpilih saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Dia mengatakan bahwa dirinya terpilih secara Aklamasi dalam Muscab I IKA PMII tahun 2024.

“Ya, Alhamdulillah kita akan membangun soliditas sesama anggota dan Pengurus nanti, sesuai visi dan misi IKA PMII,”ujarnya.

Selain itu,dirinya juga akan mendukung program pemerintah dan membangun sinergisitas dengan Pemerintah kota Sungai Penuh dan elemen masyarakat. “Kita akan membesarkan Organisasi IKA PMII kedepannya sehingga bisa memberikan kontribusi bagi umat,”singkatnya.

Turut hadir dari Pengurus Wilayah IKA PMII Provinsi Jambi, Hasan Mabruri dan seluruh anggota IKA PMII Cabang Kerinci.(adz)

Pengurus Cabang PMII Merangin Kirim 19 Anggota Ikuti PKD-II di Kerinci

Pengurus Cabang PMII Merngin


Merdekapost.com | Merangin - Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Merangin mengirim 19 Anggota PMII di antaranya 8 perempuan dan 11 laki – laki untuk mengikuti Pelatihan Kader Dasar (PKD-II) Tahun 2024 se-Propinsi Jambi di kabupaten kerinci, Kamis hingga Minggu (23-26 Mei 2024).

Ketua Kopri Komisariat IAI SMQ Merangin Rahmi di dampingi Sekretaris Ulil Azmi mengatakan, Kamis (23/5/2024) saat melepas keberangkatan utusan tersebut, di sekretariat PMII  Merangin.

“PC PMII Merangin akan mengirimkan sembilan belas kadernya ke PKD untuk meningkatkan kualitas, kemampuan dan wawasan kader PMII Merangin. PKD merupakan jenjang dasar pengkaderan di PMII yang hanya boleh diikuti oleh kader yang sudah mengikuti Mapaba,” kata Rahmi. 

“Khusus utusan perempuan, PC PMII Merangin ingin memperkuat kepemimpinan perempuan di tengah masyarakat. Dengan mengikuti PKD, kita berharap akan lahir calon pemimpin perempuan di Merangin melalui PMII ini,” tambah Rahmi.

Menurut Ulil Azmi, PKD yang diselenggarakan PC PMII Kerinci, berlangsung pembukaan di adakan di aula walikota Sungai Penuh.

Dikatakan Rahmi, Kegiatan bertemakan ”Membentuk Karakter Kader PMII yang Bertaqwa, Inovatif, Solutif, dan Produktif Menuju Indonesia Emas 2025” .

Tujuan PKD antara lain mencetak kader yang memiliki jiwa dan karakter seorang pemimpin, sehingga kapanpun dan dimanapun mampu memimpin baik dari lingkungan yang terkecil sampai besar seperti memimpin bangsa ini.

Para anggota juga diharapkan sadar akan situasi dan kondisi di sekitarnya sehingga mampu memberikan respon yang cepat dan terukur yang akan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

“Menumbuhkan dan meningkatkan kesadaran serta tanggungjawab  sebagai warga negara, khususnya sebagai generasi muda calon penerus bangsa. Mampu mencetak kader yang mampu dan sadar akan kepentingan secara nasional sebagai bentuk peran aktif kader PMII  memberikan peran nyata dalam membangun bangsa,” kata Rahmi. (rdp)


Buka Muswil IKA PMII Jambi, Al Haris: Saya Banyak Dibesarkan Kader PMII

 

Gubernur Al Haris Buka Muswil IKA PMII Provinsi Jambi. Foto: Ist

Merdekapost.com - Gubernur Jambi, Al Haris hadir sekaligus membuka langsung Musyawarah Wilayah (Muswil) Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (Ika PMII) Provinsi Jambi ke II di Aula Hotel Gran Harvest Kota Jambi, Sabtu (11/3/2023).


Dalam sambutannya Gubernur Al Haris mengatakan, bahwa dirinya bukan lah lahir dari PMII, namun banyak di besarkan oleh Kader PMII. Serta Gubernur Al juga mengucapkan terima kasih kepada kader PMII yang telah banyak mendampingi perjuangannya.


“Saya memang tidak lahir dari PMII, tapi saya banyak di besarkan kader PMII. Tentu ada ubi ada talas, ada budi ada balas. Dan saya juga berterima kasih, kepada kader PMII yang telah mendampingi setiap perjuangan saya,” kata Gubernur Al Haris.


Sementara itu, Gubernur Al Haris meminta agar para kader PMII di Jambi ini di distribusikan ke berbagai profesi agar menduduki jabatan tertentu, sehingga bisa membantu kader yang lain.


“Ada yang bisa jadi DPR RI, dorong jadi DPR RI. Kalau KPU dan Banwaslu, kan sudah banyak kader PMII duduk di sana," ujar Gubernur Al Haris.


"Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, saya buka Muswil ini,” sebutnya saat membuka Muswil II IKA PMII Provinis Jambi.

Terpilih Secara Aklamasi Wagub Abdullah Sani Pimpin IKA PMII Jambi

Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I
Merdekapost.com - Wagub Abdullah Sani terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Wilayah (PW) Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA - PMII) Jambi periode 2023 - 2028.

Kyai Abdullah Sani, terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) ke II IKA PMII Jambi yang digelar pada Sabtu, 11 Maret 2023 di Hotel Golden Harvest Kota Jambi.

Hal tersebut disepakati setelah peserta Muswil sepakat memilih kyai Abdullah Sani untuk menakhodai IKA PMII Jambi selama lima tahun ke depan, yang mana sebelumnya kepengurusan di komandoi oleh Ir. H. Tagor Mulia Nasution dan Sekretaris Balisada, SH, MH.

Azis Mustakim, SE,ME sebagai ketua panitia Muswil IKA PMII ke-2 mengatakan, kegiatan ini diikuti Alumni PMII se provinsi Jambi dan terpilih kyai Abdullah Sani secara aklamasi

"Alhamdulillah ketua IKA PMII jambi sudah terpilih secara aklamasi masa periode 2023 - 2028 yang di ikuti Alumni PMII Se Provinsi Jambi".

Disamping itu, kyai Abdullah Sani wakil Gubernur Jambi juga menjabat sebagai Ketua Dewan Syuro PKB Provinsi Jambi. (rdp)

Aklamasi, Gus Fatkhullah Pimpin PW Pagar Nusa Jambi Periode 2023-2028

KH.Fatkhullah SH MH terpilih sebagai Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa Provinsi Jambi. (doc/ist)

JAMBI | MERDEKAPOST.COM - KH.Fatkhullah SH MH terpilih sebagai Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa Provinsi Jambi. Ia terpilih secara aklamasi yang didukung 7 PC dalam Konferensi Wilayah ke-1 di Aston Jambi Hotel, pada Jumat (17/02/2023) kemarin.

Gus Fat sapaan akrabnya KH Fatkhullah menjadi satu-satunya calon tunggal yang diusung sebagai ketua Pimpinan Wilayah Pagar Nusa Provinsi Jambi oleh 7 Pimpinan Cabang yang hadir.

“Sesuai dengan tatib, kita tetapkan Gus Fatkhullah sebagai ketua PW Pagar Nusa Jambi 2023-2028.” Kata pimpinan sidang pleno kongres dari PP Pagar Nusa Indrawan Husairi yang didampingi Muktaruddin. Tepuk tangan peserta kongres pun gemuruh.

Pria yang juga pengasuh Ponpes Muhajirin Tembesi Batanghari itu lalu disilahkan memberi sambutan. Ia mengungkapkan, akan membenahi kepengurusan dan kader pagar nusa hingga bawah.

” Kwalitas SDM para pendekar Pagar Nusa akan kita benahi mulai dari kepelatihan hingga keorganisaan, sehingga tidak dalam puncaknya saja tapi juga organisasi dan SDMnya,” ungkapnya.

Ia berpesan, agar anggota Pagar Nusa tetap solid dan konsisten dalam menjaga kerohanian, kedamaian dan menjunjung tinggi NKRI. Sebab, organisasi ini dibentuk oleh Nahdlatul Ulama yang melahirkan santri-santri pilihan.

“Mari kita junjung tinggi kedamaian organisasi dan junjung tinggi NKRI,” tutupnya.

Gus Fatkhullah terpilih menjadi Ketua PW Pagar Nusa menggantikan H.Herman,S.Ag, M.PdI yang telah memimpin PW Pagar Nusa periode 2017-2022.(*)

Rangkaian Peringatan 1 Abad NU, PKB Kerjasama dengan NU, Ansor dan PMII Kerinci Gelar Donor Darah

 

Anggota DPRD Kerinci FPKB Reno Efendy bersama Ketua PCNU Kerinci beserta Pengurus GP Ansor Kerinci. (foto: Merdekapost.com)

KERINCI - DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Kerinci menggelar kegiatan sosial donor darah yang bertempat di Bintang Kerinci Hotel di Kayu Aro, Minggu (12/02/2023). 

Ketua DPC PKB Kabupaten Kerinci Heri Zaldi melalui Reno Efendy, ST (Ketua Pelaksana) menjelaskan, Dalam memperingati hari lahir NU, 1 abad Nahdlatul Ulama maka PKB Kerinci menggelar kegiatan sosial donor darah.

Salah seorang warga sedang melaksanakan Donor darah. (foto: merdekapost.com)

Kegiatan sosial ini pihaknya berkerja sama dengan PCNU Kerinci, GP Ansor Kabupeten Kerinci dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kerinci.

Dilanjutkannya, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Sebab, setiap tetes darah yang keluar merupakan bentuk kepedulian terhadap kemanusiaan. selain itu, untuk diri sendiri (pendonor) juga dapat menjaga kesehatan jantung, meningkatkan produksi sel darah merah, membantu penurunan berat badan serta mendapatkan kesehatan psikologis.

"kegiatan donor darah kali ini diikuti oleh lebih dari 50 orang pendonor secara sukarela, Kegiatan donor darah ini tentu bermanfaat sekali, setiap tetesan darah yang keluar adalah manifestasi dari kemanusiaan itu sendiri,apapun golongan darah mu tetap bisa membantu," ujarnya.

“donor darah ini ada kontribusi positif untuk membantu masyarakat yang mebutuhkan darah, kepada para pendonor kami ucapkan terima kasih atas kesikutsertaannya dalam kegiatan sosial ini, biarlah Allah SWT yang akan membalas budi baik saudara-saudaraku semua.” pungkasnya. (rdp)


Pimpinan Cabang Fatayat NU Kota Sungaipenuh Gelar LKD Ke-1 Se-Provinsi Jambi


MERDEKAPOST.COM – Sungai Penuh. Pimpinan Cabang Fatayat NU Kota Sungaipenuh melaksanakan Latihan Kader Dasar (LKD) angkatan pertama pada Jumat - Sabtu 30 - 31 Desember 2022 di Aula Ma’had IAIN Kerinci. 

Ketua PC Fatayat NU Sungaipenuh Eka Mutia mengatakan, LKD bertema “Membentuk Kader Fatayat NU yang Militan, Bermartabat dan Bermanfaat bagi Umat” ini adalah program internal untuk menciptakan kader militan. Tak hanya itu, tapi visioner, memahami ajaran, nilai-nilai, cara pikir dan karakter NU, Aswaja dan Fatayat, serta jadilah pengurus yang mau mengurus jangan mintak di urus apalagi menjadi urusan. 

Hadir dalam LKD tersebut Ketua Pimpinan Wilayah Fatayat NU Provinsi Jambi Sri Rahayu, M.Pd. Ketua Nahdlatul Ulama Kota Sungaipenuh Nasrun Farut, S.PD,Dpt, serta Danramil Kota Sungaipenuh Kapten Firman dari Kodim 0417/Kerinci.

Dalam sambutannya, Sri Rahayu menyampaikan agar Fatayat NU memahami tentang jati diri Fatayat sebagai perempuan dan kader, dimana sebagai perempuan juga mempunyai kewajiban yang sama dengan laki-laki untuk saling mengasihi, melakukan amar ma’ruf dan nahi munkar (QS Attaubah:71). 

Sedangkan sebagai kader organisasi, kata dia, Fatayat NU Sungaipenuh juga harus selalu memahami aturan dan kode etik organisasi, selalu berkoordinasi antara tingkatan pengurus serta pentingnya kader Fatayat selalu menebar kebaikan dimana pun dan kepada siapa pun.

Sri Rahayu juga mengajak peserta LKD untuk senantiasa menjadikan fikrah nahdliyyah di atas dijadikan pedoman dalam kehidupan berorganisasi, sehingga kader Fatayat dapat memberikan manfaat yang luas dan besar bagi umat dan bangsa. 

LKD ini juga diselingi dengan penyerahan bantuan usaha produktif Baznas propinsi Jambi oleh ketua Baznas Propinsi Jambi Sri Rahayu kepada 11 penerima bantuan.

Sri Rahayu juga mengharapkan kedepan dalam menjalankan roda organisasi seluruh pengurus mengedepankan -sebagaimana ajaran qoidah fiqhiyah- “Tasharrufual Imam ‘alarroiyah manutun bilmaslahah” bahwa kebijakan pemimpin hendaknya bertumpu pada kemasalahatan umatnya atau yang dipimpinnya”.

Dalam kesempatan tersebut Ketua Nahdlatul Ulama Kota Sungaipenuh Nasrun Farut juga menyampaikan sejarah NU, serta pola pikir dan karakter  NU yang terdiri dari pertama, pola pikir (fikrah Tawasutthiyyah) artinya NU selalu bersikap seimbang (tawazun) dan moderat (I’tidal) dalam menyikapi berbagai persoalan. (rdp)

Nilai 0 di MTQ Ke-51 Provinsi Jambi, Ketum PMII Kerinci-Sungai Penuh: Pemkab Kerinci Tidak Becus

Ketua Umum PMII Kerinci-Sungai Penuh, Toby Arif Munandar. Foto: Merdekapost.com

Merdekapost.comMusabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-51 tingkat Provinsi Jambi tahun 2022 di Kota Sungai Penuh resmi ditutup minggu malam, (06/11/2022), dengan hasil Kota Jambi berhasil meraih juara umum, Kota Sungai Penuh peringkat 4 dan Kabupaten Kerinci meraih peringkat Juru Kunci (terakhir) dengan nilai 0.

Ketua Umum PMII Kerinci-Sungai Penuh, Toby Arif Munandar angkat bicara, kabupaten Kerinci peringkat 0 di perlombaan MTQ ke 51 Se_propinsi Jambi, sebagai taun rumah Kota Sungai Penuh.

Setelah adanya penyebutan peringkat di perlombaan MTQ ke 51 Se_Propinsi Jambi di lapangan pemda kota Sungai Penuh, minggu malam, 6 November 2022,  Kabupaten kerinci kembali menjadi peringkat paling bawah dengan sekor nilai 0.

Atas kegagalan tersebut, ketua umum PMII Kerinci Sungai Penuh Toby Arif Munandar cap pemerintah kabupaten kerinci tidak becus dalam memimpin kerinci, Memperoleh peringkat ke 0 dari 11 kabupaten dan kota tingkat propinsi Jambi, membuktikan ketidak mampuan dalam bersaing. 

"Jadi kerinci lebih baik itu di mana? Ini perlu menjadi perhatian serius pemerintah. Apalagi bukan satu kali saja 0 juara," ujar Toby

Sementara itu ia juga berharap agar pemerintah kabupaten kerinci untuk berkerja serius agar kerinci tidak malu kedepannya,.

"Ini sangat prihatin sekali. Harus segera dievaluasi, seharusnya di masa-masa akhir jabatan harus maksimal dalam menyelesaikan yang belum terselesaikan," tutupnya. (kai)

Penuh Khidmat, Mapaba VIII PMII Komisariat IAIN Kerinci Resmi Ditutup

Mapaba VIII PMII Komisariat IAIN Kerinci. Foto: Merdekapost.com

Merdekapost.com - Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapaba) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat IAIN Kerinci resmi ditutup, Minggu (09/10/2022) sore di Auditorium IAIN Kerinci, Sungai Penuh.

Setelah 3 hari proses Mapaba, PMII Komisariat IAIN Kerinci menggelar upacara penutupan. Prosesi upacara berlangsung khidmat, diikuti peserta, panitia, jajaran pengurus PMII Komisariat, Cabang Kerinci Sungai Penuh. 

Ketua Panitia, Sahrul Ramadhan dalam laporan akhir menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung sehingga Mapaba VIII berlangsung sukses. 

"Alhamdulillah, rasa terima kasih kami sampaikan kepada Pengurus Cabang, Komisariat, sahabat, dan pihak yang memberikan support sehingga kegiatan terlaksana dengan baik," ungkapnya. 

Lebih lanjut, ketua panitia menjelaskan pada Mapaba ini 53 orang peserta dinyatakan lulus. 

"Dari hasil selama proses Mapaba, didapati 53 orang peserta yang dinyatakan lulus dan berbaiat," jelas Sahrul. 

Sementara itu, Ketua Komisariat PMII IAIN Kerinci, Rapi Pianto menyampaikan apresiasi kepada panitia dan peserta. 

"Saya menyadari betul, untuk melaksanakan Mapaba, butuh proses dan kerja keras, apalagi di tengah suasana Covid-19 ini, tetapi saat ini saya melihat semangat sahabat semua untuk melaksanakan kegiatan sanggat luar biasa, pun dengan peserta, terima kasih selamat dan sukses," ujar Rapi dalam sambutannya

Lebih lanjut, sahabat Toby Arif Munandar selaku ketua umum PC PMII Kerinci-Sungai  penuh memberikan motivasi dan semangat baru dengan bercerita tentang proses yang telah dilaluinya sejak lama di PMII.

"Ketika menggunakan warna biru kuning membuat diri menjadi muda kembali, meski dalam keadaan letih dan kurang tidur, tak akan mampu mengurangi semangat bertemu dan bersilaturahmi dengan kader gerakan, seandainya kaki ini tak sanggup berjalan, merangkakpun akan aku lakukan untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai kader gerakan, inilah kami wahai indonesia, satu barisan dan satu jiwa. Tangan terkepal dan maju kemuka Mapaba Komsat IAIN Kerinci VIII," terang Toby pada peserta. (lan)

Open Recruitment, GP Ansor Kota Sungai Penuh Bakal Gelar PKD 19-21 Agustus 2022


MERDEKAPOST.COM, Sungai Penuh - Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kota Sungai Penuh akan menggelar agenda proses kaderisasi, yakni, Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) Tahun 2022 selama tiga hari, Jumat,sabtu dan Minggu pada tanggal 19-20 dan 21 Agustus 2022). 

Acara dipusatkan di gedung Ma'had Aljamiah IAIN Kerinci di desa Tanjung Pauh Kabupaten Kerinci Hal ini disampaikan Panitia pelaksana PKD PC GP Ansor Kota Sungai Penuh Saptian Marta disela-sela persiapan agenda tersebut, Selasa (09/08).

Adapun Persyaratan untuk Mengikuti PKD PC GP Ansor Sungai Penuh sebagi berikut: Laki - laki berusia 20 hingga 40 tahun, mengisi formulir pendaftaran yang disediakn oleh panitia, fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Keluarga (KK), Bisyaraoh Rp. 200.000,-, sehat jasmani dan rohani, mengumuplkan Pas poto 3 x 4 sebanyak dua lembar, membawa perlengkapan sholat, kemeja putih, celana Hitam, pakaian Olahraga, dan perlengkapan mandi lainnya,.

Sekretaris Panitia Pelaksana Andriyanto juga menambahkan fasilitas peserta akan di bekali sertfikat, T-shirt, Peci Ansor, snack dan cofee serta yang paling utama adalah ilmu yang bermanfaat. 

 Registrasi peserta dimulai pada tanggal 01 Agustus s.d 18 Agustus 2022, Formulir dan bisyaroh diserahkan paling lamabat 18 Agustus 2022, daftar ulang dan screening peserta dilaksanakan pada tanggal 15 - 18 Agustus 2022 

 Untuk melakukan registrasi peserta dapat mengakses link sebagai berikut : bit.ly/AnsorSPN 

 Para pemateri yang akan hadir antara lain; Rektor IAIN Kerinci, PW GP Ansor Propinsi Jambi, PC NU Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, dan banyak lagi petinggi Ansor lainya. 

Informasi lebih lanjut seputar PKD PC GP Ansor Kota Sungai Penuh, bisa menghubungi nomor Handphone berikut ini; 0822-3507-8868 (Saptian Marta),dan 0812-9199-8858 (Andriyanto). (rdp)

PC PMII Kerinci-Sungai Penuh, Tolak Kedatangan PKC PMII Jambi di Kerinci Sungai Penuh

Spanduk dan baleho penolakan kehadiran ketua PKC PMII Jambi Hengki Tornando di Kerinci-Sungai Penuh. (ist) 

MERDEKAPOST.COM, KERINCI - Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kerinci - Sungai Penuh, secara tegas menolak kedatangan  Pengurus Kordinator Cabang (PKC) PMII Jambi Ke_Kerinci - Sungai Penuh.

Informasi yang diterima Merdekapost.com, melalui salah satu kader PMII Kerinci-Sungai Penuh yang enggan namanya di sebutkan, menjelaskan, Ditengah konflik dualisme PC PMII Kerinci - Sungai Penuh beredar isu PKC PMII Jambi hendak melantik salah satu PC PMII Sungai Penuh tampa adanya SK yang di keluarkan oleh PB PMII, hal ini mengudang pertanyaan kader yang berad di Kerinci - Sungai Penuh.

"Ada apa PKC PMII jambi ingin melantik salah satu dari ketua yang terpilih tanpa SK yang di keluarkan PB PMII ?," Tanya salah satu kader PMII Kerinci - Sungai Penuh. Rabu (6/7/22).

Sementara itu ia juga menyampaikan ditengah dinamika PC PMII Kerinci - Sungai Penuh dalam masalah internal kader, PKC PMII Jambi di nilai tidak bijaksana dalam menentukan kebijakannya.

 "PKC PMII Jambi dinilai tebang pilih dalam menentukan sikapnya setelah konpercap PMII Kerinci - Sungai Penuh," paparnya.

Tak tanggung-tanggung kader PMII Kerinci - Sungai Penuh menolak kedatangan PKC PMII Jambi ke_kerinci Sungai Penuh, mereka memasang sepanduk di beberapa titik, dalam tulisannya menolak secara tegas pelantikan PC PMII Kerinci-Sungai Penuh sampai adanya legalitas yang jelas 

"Kami kader PMII Kerinci -Sungai Penuh dengan tegas menolak kedatangan  PKC PMII Jambi melakukan aktivitas organisasi apapun di wilayah Kerinci - Sungai Penuh," tutupnya. (adz)

Konfercab PMII Kerinci-Sungai Penuh, Tobi Terpilih Jadi Ketua Viola Jabat Ketua Korpri

 

Konfercab PMII Kerinci-Sungai Penuh. Foto: 064

Merdekapost.com - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kerinci-Sungai Penuh, menggelar Konferensi Cabang (Konfercab), selasa (29/03/2022) bertempat di aula Kampus STIA. Hasil Konfercab, Tobi dan Viola terpilih sebagai Ketua Cabang dan Ketua Kopri Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) masa khidmah 2022-2023. 

Konfercab merupakan forum tertinggi di level kepengurusan cabang PMII yang meliputi penyampaian LPJ kepengurusan sebelumnya, merumuskan organisasi yang nantinya akan dibawa pemilihan ketua yang baru.

Tidak hanya itu, Konfercab sendiri sebagai momentum silaturahim, berdinamika, pertarungan ide dan gagasan antar kader. 

Usai terpilih, Tobi, berkomitmen mengembangkan PMII Cabang Kerinci dan Sungai Penuh, utamanya di kampus-kampus yang notabene belum memiliki anggota maupun kader.

Menurut Tobi, jabatan sebagai Ketua hanya simbolisasi. Terpenting adalah kebersamaan, komitmen dan konsisten kita dari semua level untuk terus memperbaiki sistem kaderiasi, apalagi kita dihadapkan dengan dunia digital yang menuntut kita untuk terus bertranspormasi.

“Jabatan Ketua hanya simbolisasi, yang paling penting kebersamaan dan komitmen untuk mengembangkan PMII Kerinci dan Sungai Penuh kedepan,” ujar Tobi.

Viola selaku Ketua Kopri terpilih juga menambahkan Ke depan, PMII akan lebih memperkuat basis kaderisasi yang bisa adaptif degan perkembangan zaman. Salah satunya adaptif terhadap persoalan teknologi di era revolusi industri 4.0 maupun juga terhadap bonus demografi.

“Maka saya mengajak semua sahabat sahabat PMII Kerinci dan Sungai Penuh terutama para Kopri untuk kolaborasi demi terciptanya PMII Kerinci dan Sungai Penuh yang terpimpin dan adaptif.Kader PMII diharapkan bisa adaptif terhadap perkembangan zaman, mulai dari pengembangan dunia teknologi dan bonus demografi,” tambahnya.

Sementara itu, Yogi selaku Senior dan Pengurus Cabang domisioner, mengharapakan, pemimpin baru ini bisa lebih progresif serta menciptakan gerakan-gerakan yang mampu menjawab tantangan era digitalisasi.

“Mudah-mudahan dengan kepemimpinan serta kepengurusan yang baru, PC PMII Kerinci dan Sungai Penuh dapat mencetak kader-kader yang cerdas dan solutif serta menjadi kader-kader yang mempunyai nalar kritik yang selalu memberikan solusi,” ujarnya. (Lan)

Peduli Korban Erupsi Gunung Semeru, PMII Komisariat IAIN Kerinci Gelar Penggalangan Dana

 

Merdekapost.com - Bencana alam erupsi Gunung Semeru beberapa waktu lalu sontak mendapatkan perhatian dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Institut Agama Islam Negeri Kerinci, hingga menggelar aksi penggalangan dana pada Minggu (12/12/2021) di Sungai Penuh. 

Penggalangan dana ini dilaksanakan sebagai bentuk rasa kepedulian dan solidaritas kader-kader PMII terhadap masyarakat yang terdampak. 

Ketua PMII Komisariat IAIN Kerinci, Rapi Pianto mengatakan penggalangan dana dilakukan oleh anggota PMII komisariat IAIN Kerinci di alun-alun Kota Sungai Penuh, hal ini sebagai bagian dari proses mengabdi pada bangsa ini, dan membentuk kader berkarakter nasionalis religius.

"Hari ini, kami dari PMII Komisariat IAIN Kerinci menggelar aksi penggalangan dana untuk membantu saudara kita korban letusan gunung semeru," kata Rapi.

Selanjutnya, dari hasil penggalangan dana yang sudah dilakukan pada hari ini, nantinya akan secara langsung disalurkan kepada korban erupsi gunung semeru di Lumajang, Jawa Timur.

"Meski tidak dalam jumlah yang banyak, mahasiswa program studi PAI ini mengajak berbagai pihak, khususnya kader PMII Komisariat IAIN Kerinci untuk saling bergotong royong dalam membantu meringankan beban saudara kita," ungkapnya.

Diketahui sebelumnya, Gunung Semeru dilaporkan meletus pada Sabtu (4/12) sekitar pukul 15.00 WIB. (lan)

MAPABA Ke-VI PMII Komisariat IAIN Kerinci Sukses Digelar

MAPABA PMII Komisariat IAIN Kerinci

Merdekapost.com-Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci, menggelar Masa Penerimaan Anggota Baru  (Mapaba) ke-VI, yang dimulai pada hari Jum'at, (3/12/2021) lalu hingga Minggu (5/12/2021).

Kegiatan MAPABA ini bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kerinci dan Auditorium IAIN Kerinci.

Kegiatan tersebut sebagai wahana pengenalan awal terhadap PMII serta penanaman nilai-nilai yang ada. Selain itu juga memperjelas idealisme mahasiswa muslim dalam melakukan pergerakan.

Ketua Panitia, Ginda Saputra dalam laporannya menyampaikan Mapaba dilaksanakan dengan tetap memperhatikan efektivitas dan kualitas. 

"Perlu kami sampaikan bahwa Mapaba Ke-VI PMII Komisariat IAIN Kerinci dilaksanakan selama 3 hari berturut-turut, dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19," jelas Ginda. 

Sementara itu, H. Pahrizal, S.Ag., M.M., dalam sambutannya mengharapkan PMII terus tumbuh dan berkembang.

"Saya berharap Kader PMII Komisariat IAIN Kerinci khususnya, dapat menjadi contoh teladan bagi mahasiswa dan masyarakat. Tetap semangat berkhidmat untuk PMII," harap H. Pahrizal. 

Kali ini, Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapaba) dibuka langsung oleh tokoh pergerakan senior, bapak Dr. H. Asa'ari, M.Ag. Dalam arahannya, Azhari menyampaikan agar peserta benar-benar berproses dengan baik.

"Kepada adik-adik teruslah berproses, dapatkan ilmu, manfaatkan waktu. Kalian memiliki potensi yang luar biasa, yakinlah dengan ber PMII akan menempa kalian menjadi pribadi yang tangguh, agamis, nasionalis, dan berilmu," pesan H. Asa'ari, Rektor IAIN Kerinci ini ketika membuka secara resmi Mapaba Ke-VI. 

Lebih lanjut, H. Asa'ari mengucapkan selamat atas terselenggaranya Mapaba PMII Komisariat IAIN Kerinci yang ke-VI tersebut.. 

"Selamat dan sukses, laksanakan dengan baik dan penuh tanggung jawab," ujarnya. 

Diketahui, Mapaba Ke-VI PMII Komisariat IAIN Kerinci diikuti 33 orang peserta. (Lan)

RTK PMII komisariat IAIN Kerinci, Rapi Pianto Jabat Ketua, Alda Srilupita Ketua Kopri

 

Ketua Komisariat dan Ketua Kopri PMII  IAIN Kerinci terpilih

Merdekapost.com - Puluhan aktifis yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat IAIN Kerinci, mengikuti Rapat Tahunan Komisariat (RTK) di Kampus 1 IAIN dan berlanjut di Aula Kantor Camat Sitinjau Laut , Jum'at (23/7/2021).

Dalam RTK PMII Komisariat IAIN tersebut, Rapi Pianto terpilih sebagai Ketua dan Alda Srilupita sebagai Ketua Kopri periode 2021-2022

Ketua Panitia, Ahmad Kausari mengatakan, kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan pengurus PMII tingkatan kampus. Dalam agenda utamanya adalah pemilihan ketua komisariat baru.

“Alhamdulillah RTK kali ini berjalan lancar. Selain memilih ketua komisariat, kita juga membahas rencana langkah PMII Komisariat untuk 1 tahun mendatang, tentunya semua itu sesuai usulan dari kader maupun anggota,” katanya.

Ahmad Kausari menambahkan, untuk kedepan, diharapkan kepemimpinan Ketua Komisariat PMII IAIN Kerinci yang terpilih sekarang bisa berkembang untuk hal yang lebih baik.

"Semoga PMII komisariat IAIN kerinci akan lebih baik untuk seterusnya," ungkapnya. (fdl)

Copyright © MERDEKAPOST.COM. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs