JSFL, SDIT Al-Kahfi Sarolangun Menang 2-1 atas SD Islam Mutiara Al Madani Sungai Penuh

JSFL - SDIT Al-Kahfi Sarolangun menang atas SD Islam Mutiara AlMadani Sungai Penuh dengan skor 2-1 dalam lanjutan pertandingan tingkat sekolah dasar Jambi School Football League Tingkat Provinsi Jambi, Jumat (15/5/2026).(Ist) 

MUARA BULIAN - SDIT Al-Kahfi Sarolangun berhasil meraih kemenangan atas SD Islam Mutiara AlMadani Sungai Penuh dengan skor 2-1 dalam lanjutan pertandingan tingkat sekolah dasar Jambi School Football League Tingkat Provinsi Jambi, Jumat (15/5/2026).

Sejak awal pertandingan, SDIT Al-Kahfi Sarolangun tampil menekan dan berhasil unggul dua gol lebih dahulu pada babak pertama. 

Sementara SD Islam Mutiara Al Madani Sungai Penuh sempat kesulitan membangun serangan menghadapi permainan cepat lawan.

Memasuki babak kedua, pertandingan berlangsung lebih ketat. SD Islam Mutiara AlMadani Sungai Penuh mulai memperkuat lini pertahanan dan perlahan mampu keluar dari tekanan.

Baca Juga: Hujan, Duel Sengit di Lapangan Garuda Batang Hari, MIN 3 Kerinci vs SDN 75 Merangin

Pantauan media di lapangan, tim asal Sungai Penuh tersebut berhasil memperkecil ketertinggalan usai mencetak satu gol pada babak kedua sehingga skor berubah menjadi 2-1.

Berbeda dengan pertandingan sebelumnya, laga tingkat SD kali ini berlangsung lebih emosional dan mengundang gelak tawa penonton.

Postur tubuh para pemain yang lebih kecil dibanding pertandingan tingkat SMP sebelumnya menjadi perhatian tersendiri di lapangan.

Meski demikian, semangat bertanding para pemain tetap tinggi. Teknik permainan yang diperlihatkan juga cukup menarik perhatian penonton. Para pemain tampak percaya diri saat membangun serangan dan saling mengoper bola sepanjang pertandingan.

Baca Juga: SMPN 34 Kerinci dan SMPN 12 Kota Jambi Raih Kemenangan pada Hari Ketiga JSFL

Hingga peluit panjang dibunyikan, SDIT Al-Kahfi Sarolangun tetap mempertahankan keunggulan dan memastikan kemenangan dengan skor akhir 2-1 atas SD Islam Mutiara Al Madani Sungai Penuh.

Sebelumnya, pertandingan lain mempertemukan MI Negeri 3 Kerinci melawan SDIT Nurul Ilmi 2 Kota Jambi yang berakhir imbang tanpa gol 0-0.

Kemudian SDN 56 Batanghari berhasil menang tipis 1-0 atas SDN 75 Merangin.

Sementara itu, SDN 144 Bungo sukses mengalahkan SDIT Nurul Hikmah Tanjung Jabung Timur dengan skor 2-1. (*)

Hujan, Duel Sengit di Lapangan Garuda Batang Hari, MIN 3 Kerinci vs SDN 75 Merangin

JSFL - Laga MIN 3 Kerinci vs SDN 75 Merangin berlangsung sengit saat Hujan mengguyur Lapangan Garuda Alun-alun Kabupaten Batang Hari pada Jumat (15/5/2026) sore.(Ist) 

MUARA BULIAN - Hujan yang mengguyur Lapangan Garuda Alun-alun Kabupaten Batang Hari pada Jumat (15/5/2026) sore, tidak menyurutkan semangat para peserta dalam ajang Jambi School Football League Tingkat Provinsi.

Sejumlah pertandingan berlangsung sengit dengan aksi saling serang dari tiap tim yang berlaga.

Pantauan Tribun Jambi di lokasi, pada sore hari ini, pertandingan pembuka mempertemukan MIN 3 Kerinci melawan SDN 75 Merangin. 

Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim langsung tampil agresif dengan pola permainan menyerang.

Sorak sorai para pendukung terdengar semakin emosional ketika kedua tim silih berganti menekan pertahanan lawan dan nyaris menciptakan gol. 

Baca Juga: Kemenag Kerinci Lepas kontingen MIN 3 Kerinci Menuju Ajang JSFL Jambi 2026

Namun, hingga pertengahan pertandingan, skor masih bertahan tanpa gol.

Di tengah jalannya laga, satu pemain dari tim SDN 75 Merangin harus menerima kartu kuning usai pelanggaran yang terjadi saat pertandingan berlangsung ketat. 

Meski kedua tim sama-sama mendominasi permainan sejak awal laga, pertandingan akhirnya ditutup dengan skor imbang 0-0.

Hasil Pertandingan Lain

Sementara itu, hujan kembali turun saat pertandingan berikutnya mempertemukan SDIT Nurul Ilmi 2 Kota Jambi melawan SDN 56 Batang Hari. Kendati diguyur hujan, pertandingan tetap dilanjutkan dan berlangsung tak kalah menegangkan.

Para penonton dan pelatih tetap bertahan di pinggir lapangan memberikan dukungan penuh kepada tim masing-masing. 

Serangan demi serangan terus dilancarkan hingga akhirnya SDIT Nurul Ilmi 2 Kota Jambi berhasil mencetak satu gol.

Bacaan Lainnya: SMPN 34 Kerinci dan SMPN 12 Kota Jambi Raih Kemenangan pada Hari Ketiga JSFL

Gol tersebut menjadi satu-satunya yang tercipta dalam pertandingan dan mengantarkan SDIT Nurul Ilmi 2 Kota Jambi menang dengan skor 1-0 atas SDN 56 Batang Hari.

Pertandingan selanjutnya mempertemukan SDN 15 Tanjab Barat melawan SDIT Al Kahfi Sarolangun. 

Pada laga tersebut, SDIT Al Kahfi Sarolangun berhasil membuka keunggulan lebih dulu melalui satu gol yang tercipta di babak pertandingan.

Keunggulan 1-0 tersebut mampu dipertahankan hingga peluit panjang dibunyikan dan memastikan kemenangan bagi SDIT Al Kahfi Sarolangun.

Pertandingan lainnya mempertemukan SDN 155 Muara Jambi melawan SDN 144 Bungo. 

Pada menit-menit awal pertandingan, SDN 155 Muara Jambi langsung tampil dominan dan sukses mencetak gol pembuka.

Namun, menjelang akhir babak pertama, SDN 144 Bungo menunjukkan permainan dengan menyamakan kedudukan lewat satu gol balasan.

Hingga turun minum, skor kedua tim bertahan imbang 1-1 dengan pertandingan berlangsung ketat dan penuh tensi di tengah dukungan para suporter yang memadati area lapangan.

Pada babak kedua menit ke-1, SDN 144 Bungo kembali menyerang dengan tembakan dari jauh.

Usaha itu berhasil menambah poin hingga skor akhir 2-1 untuk kemenangan tim SDN 144 Bungo.(*) 

Permendagri Jadi Dasar Penunjukan Maya Novefri sebagai Plt Dirut Perumda Tirta Sakti

KERINCI – Pemerintah Kabupaten Kerinci akhirnya memberikan penjelasan terkait penunjukan Ir. Maya Novefri Handayani, S.T. sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Sakti Kabupaten Kerinci Tahun 2026.

Penunjukan tersebut ternyata mengacu pada aturan terbaru dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 23 Tahun 2024, khususnya Pasal 24 yang mengatur tata kelola Perusahaan Umum Daerah (Perumda) saat terjadi kekosongan jabatan direksi.

Kabag Ekonomi dan Pembangunan Setda Kerinci, Adrianto, membenarkan bahwa kebijakan Bupati Kerinci Monadi telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Penunjukan Plt Di rut Perumda Tirta Sakti sudah berdasarkan aturan dalam Permendagri Nomor 23 Tahun 2024 dan tertuang dalam SK Bupati Kerinci,” ujar Adrianto.

Permendagri Atur Pengisian Jabatan Direksi Perumda

Dalam aturan tersebut di sebutkan, apabila seluruh anggota direksi mengalami kekosongan jabatan, maka pelaksanaan tugas pengurusan Perumda di laksanakan oleh Dewan Pengawas.

Selain itu, Dewan Pengawas juga memiliki kewenangan menunjuk pejabat internal Perumda untuk membantu pelaksanaan tugas direksi sampai pemerintah daerah menetapkan direksi definitif.

“Dalam hal terjadi kekosongan jabatan seluruh anggota Direksi, pelaksanaan tugas pengurusan Perumda di laksanakan oleh Dewan Pengawas. Dewan Pengawas dapat menunjuk pejabat dari internal Perumda untuk membantu pelaksanaan tugas Direksi sampai pengangkatan Direksi definitif.”

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Kerinci mengambil langkah cepat agar operasional Perumda Air Minum Tirta Sakti tetap berjalan normal dan pelayanan air bersih kepada masyarakat tidak terganggu.

Maya Novefri Jalankan Tugas Strategis

Melalui SK Bupati Kerinci Nomor 100.3.3.2/Kep.116/2026 yang di tetapkan di Siulak pada 13 Mei 2026, Maya resmi menerima amanah sebagai Plt Dirut Perumda Tirta Sakti.

Sebagai Plt Direktur, Maya Novefri memiliki tugas memimpin operasional perusahaan, menjaga stabilitas pelayanan, melakukan evaluasi kinerja pegawai, hingga memastikan seluruh administrasi perusahaan berjalan sesuai aturan.

Masa Jabatan Maksimal Enam Bulan

Dalam keputusan tersebut, Bupati Kerinci menetapkan masa jabatan Plt Direktur paling lama enam bulan atau sampai pemerintah daerah menetapkan direktur definitif.(Adz)

Kisruh PPPK Paruh Waktu di Merangin: Data Melonjak Tajam, Dugaan Titipan Mengemuka

Kisruh PPPK Paruh Waktu di Merangin: Data Melonjak Tajam, Dugaan Titipan Mengemuka.(Ist)

MERANGIN, MERDEKAPOST.COM – Dunia kepegawaian di Kabupaten Merangin kembali dihebohkan dengan polemik pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Isu ini memicu kegemparan luas setelah terungkap adanya ketidaksesuaian data yang sangat mencolok antara rencana awal dengan realisasi jumlah peserta yang dilantik.

 Berdasarkan informasi yang dihimpun, jumlah calon tenaga kerja yang semula hanya diperkirakan berkisar sekitar 2.000 orang, ternyata mengalami lonjakan drastis hingga mencapai 3.510 individu pada saat proses pelantikan berlangsung. Pengelembungan jumlah yang tidak wajar ini menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat, dan menyorot langsung peran Badan Kepegawaian Daerah (BKD) sebagai lembaga pemegang otoritas dan pengelola utama data kepegawaian di daerah tersebut.

 Baca Juga: Bupati M Syukur Akan Selesaikan Gaji Pegawai BLUD RSUD Kol. Abundjani Bangko

Seorang narasumber yang enggan disebutkan identitasnya mengungkapkan bahwa pembengkakan daftar nama ini diduga kuat merupakan akibat dari maraknya praktik data titipan yang masuk dari berbagai pihak berpengaruh. Intervensi maupun masukan yang datang dari berbagai elemen, yang disebut-sebut menjadi salah satu pemicu utama membludaknya jumlah nama yang masuk ke dalam daftar resmi.

 "Dugaan ini semakin diperkuat dengan temuan di lapangan, di mana terdapat nama-nama yang dinilai janggal namun tercantum sah dalam daftar tersebut. Salah satu contoh nyatanya adalah kehadiran seorang kader partai politik yang secara administrasi masih tercatat aktif menjabat hingga beberapa waktu sebelum pelantikan, namun justru hadir dan mengikuti prosesi pelantikan sebagai PPPK paruh waktu," ungkap sumber tersebut.

 Baca Juga: SMPN 34 Kerinci dan SMPN 12 Kota Jambi Raih Kemenangan pada Hari Ketiga JSFL

Fakta ini membuktikan bahwa isu keberadaan "data siluman" bukan sekadar kabar angin, melainkan benar-benar ada dan nyata. Kondisi ini kemudian menyorot pertanyaan krusial dan besar kepada pihak BKD selaku pemegang kendali data. Publik mempertanyakan bagaimana proses verifikasi dan validasi dilakukan, hingga data yang tidak sinkron dan berisi nama-nama yang dinilai tidak memenuhi syarat bisa lolos dan disahkan.

 Persoalan ini menjadi semakin serius dan memerlukan penjelasan mendalam, mengingat seluruh pembayaran gaji dan tunjangan bagi ribuan PPPK paruh waktu tersebut bersumber sepenuhnya dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Merangin. Masyarakat berharap BKD dapat memberikan penjelasan transparan terkait ketidakwajaran data ini demi menjaga akuntabilitas penggunaan dana daerah.(Imr)

Korwil BPW 1 FKKMI SUMBAGTAMA Dukung Penuh Fadel Muhammad Sabirin sebagai Calon Ketua Umum BPP FKKMI

Merdekapost.com | Jambi, Dengan semangat kebersamaan, persatuan, dan komitmen untuk membawa gerakan koperasi mahasiswa menuju arah yang lebih progresif, inovatif, serta berdaya saing, BPW 1 FKKMI SUMBAGTAMA secara resmi menyatakan dukungan penuh kepada Fadel Muhammad Sabirin sebagai Calon Ketua Umum BPP FKKMI.

Dukungan ini diberikan berdasarkan penilaian terhadap kapasitas kepemimpinan, integritas, pengalaman organisasi, serta visi besar yang dimiliki beliau dalam membawa FKKMI menjadi organisasi yang lebih maju, adaptif, dan mampu menjawab tantangan perkembangan zaman.

Korwil BPW 1 FKKMI SUMBAGTAMA menilai bahwa semangat kolaborasi, loyalitas terhadap gerakan koperasi mahasiswa, serta dedikasi yang selama ini ditunjukkan oleh Fadel Muhammad Sabirin menjadi alasan kuat untuk memberikan dukungan penuh dalam kontestasi kepemimpinan BPP FKKMI.

Selain itu, BPW 1 FKKMI SUMBAGTAMA meyakini bahwa di bawah kepemimpinan beliau, FKKMI akan semakin mampu memperkuat persatuan antarwilayah, meningkatkan kualitas kaderisasi, memperluas jaringan kemitraan, serta memperkuat eksistensi koperasi mahasiswa di tingkat nasional.

Pernyataan dukungan ini juga menjadi bentuk komitmen BPW 1 FKKMI SUMBAGTAMA dalam menjaga soliditas organisasi dan mendorong lahirnya kepemimpinan yang visioner, progresif, dan berpihak pada kemajuan gerakan koperasi mahasiswa Indonesia.

“Bersama membangun FKKMI yang lebih kuat, solid, dan berkemajuan.” (*)

Kemenag Kerinci Lepas kontingen MIN 3 Kerinci Menuju Ajang JSFL Jambi 2026

Kemenag Kerinci Lepas Siswa Terbaik MIN 3 Kerinci Menuju Ajang JSFL Jambi 2026.(Ist)

KERINCI - Sebanyak 12 siswa terbaik MIN 3 Kerinci resmi dilepas oleh Kakankemenag Kerinci, H. Pahrizal, S.Ag., M.M. untuk mewakili Kabupaten Kerinci pada ajang Jambi Student Football League (JSFL) 2026 tingkat Provinsi Jambi  yang diselenggarakan di Muara Bulian Kabupaten Batang Hari.

Acara pelepasan kontingen MIN 3 Kerinci berlangsung di Aula PHUT. turut dihadiri oleh Plt Kasubag TU Hambi, SE, Ak, M.Pdi, Kasi Penmad H Dafrisman, M.Pdi, Kasi Binmas Islam H Firdaus, S.Ag, MH, Kepala MIN 3 Kerinci Afrinal serta pelatih dan guru pendamping

Kepercayaan ini menjadi bukti bahwa madrasah tidak hanya unggul dalam akademik dan karakter, tetapi juga mampu berprestasi di bidang olahraga. 

Kemenag Kerinci Lepas Siswa Terbaik MIN 3 Kerinci Menuju Ajang JSFL Jambi 2026.(Ist)

Dari lebih 70 SD/MI se-Kabupaten Kerinci, MIN 3 Kerinci berhasil tampil sebagai yang terbaik dan siap membawa nama daerah Kerinci ke tingkat provinsi.

"Semangat juang, disiplin, dan kerja keras kembali mengantarkan madrasah Kabupaten Kerinci menorehkan prestasi membanggakan". Ujar Kemenag

Semoga seluruh kontingen diberikan kesehatan, kekompakan, dan hasil terbaik untuk mengharumkan Kabupaten Kerinci dan dunia madrasah.(Adz) 

SMPN 34 Kerinci dan SMPN 12 Kota Jambi Raih Kemenangan pada Hari Ketiga JSFL

Jambi School Football League 2026: SMPN 34 Kerinci dan SMPN 12 Kota Jambi Raih Kemenangan pada Hari Ketiga JSFL Kamis (14/5/2026). 

MUARA BULIAN -  Cuaca cerah mewarnai jalannya pertandingan hari ketiga turnamen  Jambi School Football League 2026  di Lapangan Garuda Alun-alun Kabupaten Batanghari, Kamis (14/5/2026). 

Dua pertandingan yang mempertemukan tim-tim SMP dari berbagai daerah di Provinsi Jambi berlangsung sengit dan menyita perhatian penonton pada sore hari ini.

Pada pertandingan pertama, SMPN 34 Kerinci berhasil menaklukkan SMPN 11 Kota Sungai Penuh dengan skor akhir 2-1.

Sejak peluit babak pertama dibunyikan, kedua tim tampil menyerang dan saling menekan pertahanan lawan.

Baca Juga: Wako Alfin Resmi Buka FLS2N dan O2SN Tingkat Kota Sungai Penuh 2026

Pantauan media ini di laga JSFL, intensitas permainan berlangsung tinggi meski  satu pemain SMPN 34 Kerinci harus menerima kartu merah pada babak pertama.

Kendati demikian, SMPN 34 Kerinci tetap mampu mempertahankan keunggulan 1-0 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, SMPN 34 Kerinci kembali menambah keunggulan melalui serangan cepat yang gagal diantisipasi lini pertahanan lawan.

Tidak berselang lama, SMPN 11 Kota Sungai Penuh mencoba bangkit dengan mengatur ulang strategi permainan dan berhasil memperkecil ketertinggalan lewat satu gol balasan.

Baca Juga: Kamabicab Kerinci Buka Jambore Cabang 2026, Kak Monadi Dorong Generasi Muda yang Tangguh dan Berkarakter

Namun hingga peluit panjang dibunyikan wasit, skor 2-1 tetap bertahan untuk kemenangan SMPN 34 Kerinci.

Sementara itu, pertandingan kedua mempertemukan SMPN 1 Bungo melawan SMPN 12 Kota Jambi. Laga tersebut juga mendapat sorotan penonton lantaran SMPN 12 Kota Jambi tampil dominan sejak awal pertandingan.

Pada babak pertama, SMPN 12 Kota Jambi langsung unggul telak 5-0 melalui serangan bertubi-tubi yang sulit dibendung lawan.

Meski tertinggal cukup jauh, para pemain SMPN 1 Bungo tetap menunjukkan semangat juang tinggi dengan terus berupaya mengejar ketertinggalan dan memperkuat lini pertahanan.

Hingga pertandingan berakhir, SMPN 12 Kota Jambi tetap memimpin dengan skor 5-0.(Adz)

Musda VI PPNI Kota Sungai Penuh Sukses, Wako Alfin: Perawat Garda Terdepan Pelayanan Kesehatan

Wako Alfin membuka secara resmi Musyawarah Daerah (Musda) VI Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Sungai Penuh.(Adz)

SUNGAI PENUH - Musyawarah Daerah (Musda) VI Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Sungai Penuh berjalan sukses.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wali Kota Sungai Penuh Alfin, turut dihadiri Ketua TP-PKK Kota Sungai Penuh Sri Kartini Alfin, dan jajaran pengurus dan anggota PPNI, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Wali Kota Alfin menyampaikan apresiasi kepada seluruh perawat yang selama ini terus menunjukkan dedikasi dan pengabdian dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Baca Juga:

Wako Alfin Resmi Buka FLS2N dan O2SN Tingkat Kota Sungai Penuh 2026

Menurutnya, perawat memegang peranan penting sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan karena selalu hadir mendampingi pasien, mulai dari proses perawatan hingga pemulihan.

“Perawat merupakan salah satu pilar utama pelayanan kesehatan. Profesionalisme, kepedulian, dan semangat pengabdian yang dimiliki para perawat sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat,” ujar Alfin.

Baca Juga:

Kamabicab Kerinci Buka Jambore Cabang 2026, Kak Monadi Dorong Generasi Muda yang Tangguh dan Berkarakter

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Sungai Penuh terus mendorong peningkatan pelayanan kesehatan yang cepat, tepat, ramah, aman, adil, dan manusiawi agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara optimal.

Alfin juga berharap Musda VI PPNI menjadi momentum memperkuat soliditas organisasi sekaligus meningkatkan kapasitas sumber daya perawat di Kota Sungai Penuh.

“Melalui Musda ini, saya berharap lahir program-program kerja yang mampu mendukung kemajuan pelayanan kesehatan dan memperkuat peran perawat di tengah masyarakat,” tambahnya. (Red)

Wako Alfin Resmi Buka FLS2N dan O2SN Tingkat Kota Sungai Penuh 2026

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM – Wali Kota Sungai Penuh Alfin, SH secara resmi membuka kegiatan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N), Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Olimpiade Sains Nasional (OSN), Lomba Cerdas Cermat (LCC), Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI), Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), dan Gala Siswa Indonesia (GSI) jenjang SD/MI dan SMP/MTs se-Kota Sungai Penuh Tahun 2026, Kamis (14/5).

Kegiatan yang digelar sebagai ajang pengembangan prestasi dan kreativitas pelajar tersebut diikuti peserta dari berbagai sekolah di Kota Sungai Penuh.

Baca Juga: 

Kamabicab Kerinci Buka Jambore Cabang 2026, Kak Monadi Dorong Generasi Muda yang Tangguh dan Berkarakter

Dalam sambutannya, Wali Kota Alfin menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah penting untuk menggali potensi siswa di bidang akademik, olahraga, seni, budaya, dan keagamaan.

“Melalui kegiatan ini diharapkan lahir generasi muda yang berprestasi, berkarakter, serta mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” ujar Wako Alfin.

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak, khususnya para guru dan tenaga pendidik, yang terus membina dan mendukung pengembangan bakat siswa di sekolah.

Selain itu, Wali Kota mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, dan semangat kompetisi yang sehat selama perlombaan berlangsung.(Adz)

Kamabicab Kerinci Buka Jambore Cabang 2026, Kak Monadi Dorong Generasi Muda yang Tangguh dan Berkarakter

Bupati Kerinci selaku Kamabicab Kwarcab Kerinci resmi membuka kegiatan Jambore Cabang Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Kerinci Tahun 2026 yang digelar di Bumi Perkemahan Desa Lubuk Nagodang pada 13–16 Mei 2026.(Doc.Istimewa)

Kerinci, Merdekapost.com – Bupati Kerinci selaku Kamabicab Kwarcab Kerinci resmi membuka kegiatan Jambore Cabang Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Kerinci Tahun 2026 yang digelar di Bumi Perkemahan Desa Lubuk Nagodang pada 13–16 Mei 2026.

Kegiatan bertema “Tangguh, Aktif, Jiwaku Inspiratif” tersebut diikuti ratusan anggota Pramuka Penggalang dari berbagai kwartir ranting di Kabupaten Kerinci.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Kwarda Jambi Kak Yevi Rivaldi, S.H., M.H. selaku sekretaris Kwarda Jambi beserta anggota dan perwakilan Dewan Kerja Daerah Kwarda Jambi, Kamabicab Kerinci Kak Monadi, S.Sos., M.Si., Kakwarcab Kerinci Kak Murison, S.Pd., S.Sos., M.Si., Unsur Forkompinda,Forkompincab, Kabupaten Kerinci beserta sekretaris, Kakwaran Dalam Jajaran Kwarcab Kerinci, Para Andalan,Dan Pelatih Pramuka Kwarcab Kerinci.

Baca Juga:

Komitmen Pejuang Petani, Bupati Kerinci Monadi Teken MoU Cetak Sawah 2026

Sebanyak 18 kwartir ranting tercatat sebagai peserta jambore, dengan 16 ranting hadir mengikuti kegiatan. Total penghuni bumi perkemahan mencapai 606 orang.

Dalam sambutannya, Ketua Kwarcab Kerinci, Kak Murison, menyampaikan bahwa Jambore Cabang merupakan sarana strategis dalam membangun karakter generasi muda serta mempererat persaudaraan antar anggota Pramuka.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang pertemuan dan perkemahan, tetapi juga wadah meningkatkan keterampilan, menanamkan disiplin, membangun jiwa kepemimpinan, serta memperkuat semangat kebersamaan.

“Melalui Jambore ini, kami berharap lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter kuat, berakhlak mulia, dan bertanggung jawab terhadap bangsa dan negara,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Kwarda Jambi, Kak Yevi Rivaldi, menyampaikan bahwa jambore merupakan kegiatan pertemuan besar Pramuka yang diselenggarakan secara berjenjang mulai dari tingkat ranting hingga dunia.

Baca Juga: Longsor di Bungo Telan Korban Jiwa, Gubernur Al Haris: Pemda Harus Ambil Langkah Cepat

Ia menegaskan bahwa melalui kegiatan tersebut, peserta didik diharapkan mampu mengamalkan kode kehormatan Pramuka, mempererat persaudaraan, serta mengembangkan nilai kepemimpinan, kemandirian, kerja sama, dan kepedulian sosial.

Dalam kesempatan itu, Kwarda Jambi juga menyampaikan agenda besar Gerakan Pramuka tahun 2026, yakni pelaksanaan Jambore Daerah Jambi pada Juni 2026 di Bumi Perkemahan Cadika Muaro Jambi, Sungai Gelam, serta Jambore Nasional yang direncanakan berlangsung pada Agustus 2026.

Kegiatan pembukaan jambore turut dirangkai dengan penyerahan tanda penghargaan Pancawarsa kepada para pembina dan andalan cabang, serta penyerahan Tanda Garuda kepada Pramuka Penggalang di jajaran Kwarcab Kerinci.

Bupati Monadi Tekankan Pembinaan Karakter Generasi Muda

Bupati Kerinci, Monadi, dalam sambutannya menekankan bahwa jambore bukan sekadar kegiatan berkemah maupun perlombaan fisik, melainkan momentum penting dalam pembangunan karakter dan penempaan mental generasi muda.

Baca Juga: Bupati M Syukur Akan Selesaikan Gaji Pegawai BLUD RSUD Kol. Abundjani Bangko

Menurutnya, esensi jambore adalah melatih jiwa kepemimpinan, memperkuat persaudaraan, serta menanamkan nilai pengabdian kepada bangsa dan daerah.

“Jambore adalah tempat menempa mental, melatih kemandirian, dan membangun disiplin untuk menjadi generasi yang tangguh menghadapi masa depan,” ungkapnya.

Bupati juga mengingatkan para peserta agar mampu menghadapi tantangan era digital dengan bijak serta menjauhi pengaruh negatif seperti narkoba dan kekerasan.

Selain itu, ia memotivasi anggota Pramuka agar tidak minder meskipun berasal dari keluarga sederhana. Menurutnya, banyak tokoh besar lahir dari kesederhanaan dengan modal semangat belajar dan keberanian bermimpi besar.

Menutup sambutannya, Kamabicab Kerinci secara resmi membuka Jambore Cabang Kerinci Tahun 2026 dengan ditandai pemukulan gong dan pengalungan tanda peserta sebagai simbol dimulainya pesta besar Pramuka Penggalang Kabupaten Kerinci.(adz)

Bupati Monadi Resmi Buka Jambore Pramuka Kwarcab Kerinci 2026

 

Merdekapost.com - Bupati Kerinci, Monadi, secara resmi membuka Jambore Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kerinci Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung penuh semangat dan antusiasme dari ratusan peserta pramuka yang datang dari berbagai gugus depan di Kabupaten Kerinci.


Dalam sambutannya, Monadi menegaskan bahwa Jambore Pramuka bukan sekadar kegiatan perkemahan biasa. Menurutnya, jambore menjadi ruang penting untuk membentuk karakter, memperkuat jiwa kepemimpinan, serta menanamkan semangat pengabdian kepada bangsa dan daerah.


Selain itu, Monadi juga mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai wadah membangun persaudaraan, melatih kemandirian, dan meningkatkan disiplin diri sejak usia muda.


Monadi menilai perkembangan zaman menghadirkan tantangan besar bagi generasi muda. Karena itu, ia menekankan pentingnya Gerakan Pramuka sebagai benteng karakter di tengah derasnya arus teknologi dan perubahan sosial.


Menurutnya, Pramuka mengajarkan nilai kejujuran, pengorbanan, persaudaraan, serta kepedulian terhadap sesama tanpa membedakan suku, agama, maupun latar belakang.


“Jambore ini bukan hanya tentang mendirikan tenda atau mengikuti perlombaan. Namun, kegiatan ini melatih mental, membangun disiplin, dan membentuk generasi yang tangguh menghadapi masa depan,” ujar Monadi.


Lebih lanjut, ia mengingatkan peserta agar menggunakan teknologi secara bijak. Ia juga meminta generasi muda menjauhi narkoba, kekerasan, serta pengaruh negatif media sosial.


Di sisi lain, Monadi berharap para anggota Pramuka mampu memanfaatkan teknologi untuk belajar, berkarya, dan membangun daerah. (*)

Sang Ibu Berhasil Diselamatkan, Namun Dua Bocah Kakak Beradik Tewas Tertimbun Longsor Bungo

Proses Evakuasi jenazah korban yang tertimbun reruntuhan bangunan serta tanah longsor di Dusun Empelu, Tanah sepenggal Kabupaten Bungo Jambi, Rabu (13/5/2026) kemarin.

BUNGO, MERDEKAPOST.COM – Bencana tanah longsor menimpa satu unit rumah warga di Dusun Empelu, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, Rabu (13/5/2026) sekitar pukul 12.10 WIB.

Peristiwa tragis tersebut mengakibatkan dua anak pemilik rumah meninggal dunia setelah tertimbun material longsor dan reruntuhan bangunan. Kedua korban diketahui bernama Arya (10) dan Repita (4).

Sementara itu, ibu korban, Suryani (35), sempat tertimbun hingga bagian kaki. Beruntung, ia berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat meski mengalami luka berat pada bagian kaki.

Wakapolres Bungo, Kompol Aswindo, saat dikonfirmasi di lokasi kejadian mengatakan proses evakuasi korban berlangsung cukup lama karena material tanah bercampur reruntuhan rumah menimpa para korban.

“Evakuasi korban menggunakan alat berat dari Dinas PU dan BPBD Bungo, melibatkan tim SAR gabungan serta warga sekitar. Korban pertama, Suryani, hanya bagian kaki yang tertimbun sehingga lebih cepat diselamatkan,” ujar Aswindo.

Usai mengevakuasi Suryani ke RS Muara Bungo, tim gabungan kembali melakukan pencarian terhadap dua korban lainnya. Proses pencarian dilakukan menggunakan alat berat lantaran material bangunan rumah yang roboh menumpuk di lokasi.

“Setelah beberapa jam pencarian, kedua korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sementara ayah korban saat kejadian sedang berada di luar rumah,” katanya.

Selain menelan korban jiwa, longsor tersebut juga menghancurkan seluruh bangunan rumah beserta isinya.

Atas kejadian ini, Wakapolres mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi bencana di tengah cuaca ekstrem yang masih terjadi di wilayah Kabupaten Bungo.

“Kami turut berduka cita atas musibah ini. Semoga keluarga korban diberi ketabahan dan kekuatan menghadapi cobaan ini. Kami juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada karena cuaca saat ini tidak menentu,” tutupnya. (Red)

Wujud Kenangan dan Kepedulian, Orang Tua Siswa Serahkan Infaq dan Shodaqoh untuk Pembangunan Mushala MIN 1 Kerinci

Kerinci, Merdekapost.com - Suasana haru dan penuh kebersamaan mewarnai acara perpisahan siswa/i kelas VI MIN 1 Kerinci yang berlangsung pada Selasa, 12 Mei 2026. Dalam momentum penuh makna tersebut, para orang tua siswa menunjukkan rasa cinta dan kepedulian mereka kepada madrasah melalui penyerahan infaq dan shodaqoh untuk pembangunan mushala madrasah.

Infaq dan shodaqoh dengan total sebesar Rp2.500.000 diserahkan secara langsung dalam rangkaian acara perpisahan sebagai bentuk kenangan dan kontribusi nyata dari orang tua siswa kepada madrasah yang telah menjadi tempat belajar dan tumbuh bagi putra-putri mereka selama ini. Penyerahan bantuan diterima langsung oleh Ketua Panitia Pembangunan Mushala, Bapak Harmadi, S.Ag., bersama Kepala Madrasah, Ibu Hasminiyeti.S, S.Ag., M.Pd.

Momentum penyerahan bantuan ini mendapat apresiasi dari seluruh tamu undangan dan keluarga besar madrasah. Kepedulian para wali murid menjadi bukti kuatnya hubungan kekeluargaan antara orang tua dan pihak madrasah dalam mendukung kemajuan sarana ibadah di lingkungan sekolah.

Kepala Madrasah, Ibu Hasminiyeti.S, S.Ag., M.Pd, menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya atas perhatian serta dukungan para orang tua siswa. Beliau berharap bantuan tersebut dapat menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat.

Bacaan Lainnya: Komitmen Pejuang Petani, Bupati Kerinci Monadi Teken MoU Cetak Sawah 2026

"Semoga sumbangan yang diberikan menjadi ladang pahala dan membawa manfaat besar bagi kemajuan mushala MIN 1 Kerinci. Terima kasih atas kepedulian dan kenangan indah yang diberikan kepada madrasah tercinta ini," ungkap beliau.

Acara perpisahan yang berlangsung penuh haru tersebut tidak hanya menjadi momen pelepasan siswa/i kelas VI, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan, kepedulian, dan semangat gotong royong keluarga besar MIN 1 Kerinci dalam membangun lingkungan madrasah yang lebih baik.(*)

Bupati M Syukur Akan Selesaikan Gaji Pegawai BLUD RSUD Kol. Abundjani Bangko

MERANGIN, MERDEKAPOST.COM — Bupati Merangin H. M. Syukur, S.H., M.H. akhirnya angkat bicara terkait gaji pegawai BLUD (PPPK – PW red ) RSUD Kolonel Abundjani Bangko yang dikabarkan menunggak selama beberapa bulan terakhir.

Persoalan tersebut belakangan menjadi sorotan publik setelah muncul keluhan pegawai hingga aksi mogok sebagian tenaga kesehatan.

Ketika dikonfirmasi via telepon, Bupati Merangin menegaskan Pemerintah Kabupaten Merangin akan segera menyelesaikan persoalan tunggakan gaji tersebut.

“Insyaallah dalam waktu dekat gaji tunggakan pegawai BLUD RSUD akan kita selesaikan, dan insyaallah kami akan ke rumah sakit,” jelas Bupati Merangin.

Baca Juga: Ibu dan 2 anak Tertimbun Longsor di Tanah sepenggal Bungo, Satu Orang Dilaporkan Tewas

Ia juga memastikan pemerintah daerah tidak akan tinggal diam melihat kondisi yang dialami para pegawai rumah sakit.

“Pemerintah Kabupaten Merangin tidak akan tinggal diam,” tegasnya.

Pernyataan itu menjadi harapan baru bagi para pegawai RSUD yang selama ini tetap menjalankan pelayanan kesehatan di tengah ketidakpastian pembayaran hak mereka. Di balik aktivitas rumah sakit yang terus berjalan, para tenaga kesehatan disebut harus bertahan menghadapi tekanan ekonomi akibat gaji yang belum kunjung cair.

Persoalan ini sebelumnya turut menjadi perhatian DPRD Merangin melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang berlangsung panas beberapa waktu lalu. Dalam forum tersebut, sejumlah pihak mempertanyakan mekanisme pengelolaan anggaran hingga pembayaran hak pegawai rumah sakit.

Baca Juga: Komitmen Pejuang Petani, Bupati Kerinci Monadi Teken MoU Cetak Sawah 2026

Sebenarnya Di sisi lain, polemik tunggakan gaji pegawai BLUD RSUD bisa memanfaatkan penggunaan dana Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), khususnya untuk pembayaran gaji pegawai.

Penggunaan dana Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) untuk gaji pegawai memang diatur secara khusus guna memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan rumah sakit.Dasar

Dasar hukum utamanya mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 79 Tahun 2018 tentang Badan Layanan Umum Daerah.

Dalam aturan pengelolaan BLUD, rumah sakit daerah memiliki fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan guna mendukung pelayanan publik, termasuk dalam pemberian remunerasi atau pembayaran pegawai.

Pendapatan BLUD pada prinsipnya dapat digunakan untuk membayar gaji maupun tunjangan pegawai yang bekerja di lingkungan BLUD sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, pegawai yang bertugas di BLUD juga dimungkinkan menerima remunerasi atau insentif tambahan dari dana BLUD yang diatur dalam sistem remunerasi rumah sakit.

Bacaan lainnya :  

Longsor di Jalur Muara Siau-Jangkat Merangin, Kendaraan Melintas Bergantian

Namun demikian, penggunaan surplus atau pendapatan BLUD untuk pembayaran gaji wajib memiliki dasar hukum yang jelas, baik melalui Peraturan Kepala Daerah (Perkada) maupun aturan internal pimpinan BLUD agar tetap sesuai mekanisme dan tidak menyalahi ketentuan.

Sistem remunerasi di BLUD sendiri pada dasarnya mengedepankan prinsip profesionalisme dan kinerja, di mana pembayaran disesuaikan dengan tanggung jawab serta capaian kerja pegawai.

Fleksibilitas pengelolaan keuangan BLUD itu merupakan salah satu keistimewaan rumah sakit berstatus BLUD agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih cepat tanpa terhambat birokrasi panjang.

Baca Juga: Longsor di Bungo Telan Korban Jiwa, Gubernur Al Haris: Pemda Harus Ambil Langkah Cepat

Karena itu, penggunaan dana BLUD untuk pembayaran gaji pegawai pada dasarnya diperbolehkan sepanjang tidak bertentangan dengan aturan perundang-undangan yang berlaku.

Kini publik menunggu langkah nyata pemerintah daerah. Sebab bagi para pegawai BLUD RSUD, persoalan ini bukan sekadar administrasi keuangan, melainkan menyangkut kepastian hak dan keberlangsungan hidup keluarga mereka di tengah tuntutan pelayanan kesehatan yang harus tetap berjalan.(Adz)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs