Sinergi Perbankan dan Pemda, Bank Jambi Kerinci Siap Akselerasi Pembangunan

Kerinci – Bank Jambi Cabang Kerinci di bawah kepemimpinan Ardian Setiawan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan daerah.

Dalam momentum peringatan hari ulang tahun Bupati Kerinci ke-54 (1/3/2026), jajaran Bank Jambi Cabang Kerinci turut menyampaikan ucapan selamat disertai doa terbaik sebagai bentuk dukungan moral terhadap kepemimpinan daerah.

Ardian Setiawan menegaskan bahwa Bank Jambi sebagai bank pembangunan daerah memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkuat sektor UMKM, serta meningkatkan kualitas layanan keuangan bagi masyarakat Kerinci.

“Sinergi antara perbankan dan pemerintah daerah sangat penting untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Di bawah kepemimpinannya, Bank Jambi Cabang Kerinci berkomitmen menjaga profesionalisme, transparansi, serta terus berinovasi dalam menghadirkan layanan perbankan yang modern dan inklusif.

Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara dunia perbankan dan pemerintah daerah demi terwujudnya Kerinci yang lebih maju dan berdaya saing.(***)

Senin Besok Program SECANTING Pemkab Kerinci: ASN Bawa Telur, Beras dan Donasi Rp2.000

KERINCI – Pemerintah Kabupaten Kerinci terus memperkuat komitmen dalam percepatan penurunan angka stunting melalui program SECANTING (Senin Cegah Stunting). Gerakan ini dilaksanakan setiap Senin minggu pertama dengan melibatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Kerinci.

Melalui program tersebut, ASN diajak untuk berpartisipasi aktif dengan membawa dan mengumpulkan bahan kebutuhan pokok berupa telur, beras, serta donasi uang tunai sebesar Rp2.000. Bantuan ini nantinya akan disalurkan kepada keluarga yang berisiko stunting.

Telur dipilih sebagai sumber protein hewani yang penting bagi pertumbuhan anak, sementara beras menjadi kebutuhan pokok untuk mendukung ketahanan pangan keluarga. Adapun donasi uang tunai digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan tambahan yang diperlukan penerima manfaat.

Baca Juga :  

Safari Ramadhan di Kemantan Hilir, Wabup Murison Tegaskan Komitmen Pembangunan dan Pelayanan Hingga Desa

Sasaran program ini meliputi ibu hamil, ibu menyusui, serta anak balita yang masuk dalam kategori keluarga berisiko stunting. Langkah ini diharapkan mampu memberikan dukungan gizi yang cukup sejak dini guna mencegah terjadinya gangguan pertumbuhan pada anak.

Program SECANTING juga sejalan dengan Gerakan Nasional Pencegahan Stunting dan menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Kerinci dalam membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

Melalui kebersamaan dan kepedulian ASN, Pemkab Kerinci optimistis upaya pencegahan stunting dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan. Sinergi seluruh elemen diharapkan mampu memperkuat fondasi pembangunan sumber daya manusia menuju Kerinci yang lebih sehat dan maju. (Hst)

Safari Ramadhan di Kemantan Hilir, Wabup Murison Tegaskan Komitmen Pembangunan dan Pelayanan Hingga Desa

Safari Ramadhan di Kemantan Hilir, Wabup Murison Tegaskan Komitmen Pembangunan dan Pelayanan Hingga Desa

KERINCI, MERDEKAPOST.COM - Wakil Bupati Kerinci, H. Murison, S.Pd, S.Sos., M.Si., melaksanakan Safari Ramadhan di Masjid At-Taqwa, Desa Kemantan Hilir, Kecamatan Air Hangat Timur (1/3/2026).

Dalam kegiatan penuh kebersamaan ini, diserahkan santunan fakir miskin dari Badan Amil Zakat Nasional kepada 20 warga kurang mampu, serta bantuan CSR dari Bank Jambi sebesar Rp10.000.000 untuk mendukung pembangunan dan kemakmuran Masjid At-Taqwa, Desa Kemantan Hilir.

BACAAN LAINNYA:

Safari Ramadhan di Masjid Akbar Semerap, Wabup Murison Serahkan Bantuan CSR Bank Jambi Rp10 Juta

Safari Ramadhan di Pamenang, Gubernur Al Haris Ajak Perkuat Akhlak dan Peran Keluarga

Safari Ramadhan bukan sekadar seremonial, tetapi ruang silaturahmi, mendengar aspirasi, dan memperkuat komitmen pelayanan serta pembangunan hingga ke desa.

Mari bersama kita jaga dan dukung pembangunan daerah demi Kerinci yang lebih maju dan sejahtera.(*)

Serangan Besar-besaran Hantam Iran, Sang Pemimpin Agung Ali Khamenei Wafat dan 201 Orang Tewas

TEHERAN – Stasiun televisi pemerintah Iran mengumumkan 40 hari masa berkabung nasional dan tujuh hari libur nasional menyusul wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Saluran berita IRINN menayangkan foto-foto Khamenei dengan lantunan ayat suci Al-Qur'an sebagai latar, disertai pita hitam di pojok kiri atas layar. Suasana siaran berubah menjadi penuh duka, dengan penyiar membacakan pernyataan resmi Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran (SNSC).

Dalam pernyataan tersebut, SNSC secara resmi mengonfirmasi kematian Khamenei dan menuding Amerika Serikat serta Israel sebagai pihak yang bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Khamenei disebut wafat sebagai “martir” yang akan menjadi awal dari “kebangkitan dalam perjuangan melawan para penindas.”

Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran menyatakan bahwa Ayatollah Khamenei wafat pada Sabtu (28/02) dini hari di kantornya “saat sedang menjalankan tugas.”

Baca Juga: Teheran Mencekam, Serangan Udara Israel Tewaskan Menhan dan Komandan IRGC

Media pemerintah Iran sebelumnya melaporkan bahwa putri Khamenei, menantunya, serta seorang cucunya turut tewas dalam serangan tersebut. Kantor berita Fars, yang berafiliasi dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), juga memberitakan bahwa salah satu menantu perempuan Khamenei tewas.

Di pihak militer, Panglima Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran, Mohammad Pakpour, serta Sekretaris Dewan Pertahanan Iran, Ali Shamkhani, juga dilaporkan tewas dalam serangan Amerika Serikat dan Israel di Iran, menurut kantor berita resmi IRNA.

Sebelumnya, Israel mengumumkan daftar tujuh pejabat keamanan Iran yang mereka klaim telah tewas, termasuk Pakpour dan Shamkhani.

Mohammad Pakpour sendiri baru ditunjuk sebagai panglima IRGC setelah pendahulunya tewas dalam perang Iran–Israel selama 12 hari pada Juni 2025. Sebelum itu, ia memimpin Pasukan Darat IRGC.

Baca Juga: Netanyahu dan Trump Bersatu Gempur Iran, Misi Utama Akhiri Kekuasaan Ali Khamenei

Shamkhani, yang juga menjabat penasihat senior Pemimpin Tertinggi Iran, sebelumnya mengalami luka-luka dalam perang 12 hari tersebut.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya mengklaim bahwa Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, telah “tewas” dalam “operasi tempur besar-besaran”, Sabtu waktu setempat (28/02).

Dalam unggahan di Truth Social, Trump mengatakan “Khamenei salah satu orang paling jahat dalam sejarah, telah tewas.”

Lebih lanjut ia menulis, “Ini bukan hanya keadilan bagi rakyat Iran, tetapi juga bagi semua warga Amerika yang hebat. Ini adalah kesempatan terbesar bagi rakyat Iran untuk mengambil kembali negaranya.”

Trump juga menyerukan kepada rakyat Iran untuk memanfaatkan momen tersebut guna menggulingkan pemerintahan ulama.

“Ketika kami selesai, ambil alihlah pemerintahan kalian. Itu akan menjadi milik kalian. Ini mungkin satu-satunya kesempatan kalian dalam beberapa generasi,” ujarnya.

Ia bahkan menyebut anggota pasukan keamanan Iran akan diberi “imunitas” apabila meletakkan senjata. Jika tetap bertempur, lanjut Trump, mereka akan “menghadapi kematian yang pasti.”

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan operasi tersebut dijalankan bersama AS untuk “menyingkirkan rezim teroris di Iran.”

Juru bicara Bulan Sabit Merah Iran, Mojtaba Khaledi, mengatakan sebanyak 201 orang meninggal dunia akibat serangan tersebut. Adapun 747 lainnya mengalami luka-luka.

Khaledi menambahkan, sebanyak 24 provinsi dari 31 provinsi di Iran telah diserang.

Media pemerintah Iran juga melaporkan sedikitnya 85 orang tewas akibat serangan Israel yang menghantam sebuah sekolah dasar di Minab, wilayah selatan Iran. Namun laporan tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.

Citra satelit menunjukkan kerusakan signifikan pada kompleks kediaman Khamenei di Teheran. Gambar sebelum dan sesudah serangan memperlihatkan bangunan menghitam, puing-puing berserakan, serta asap membubung tinggi.

Ledakan dilaporkan terjadi di Kota Isfahan, Qom, Karaj, dan Kermanshah, serta di ibu kota Teheran. Kantor Presiden Masoud Pezeshkian juga dilaporkan menjadi sasaran, meski televisi pemerintah menyatakan presiden selamat.

Sebagai respons atas serangan tersebut, Iran melancarkan serangan balasan ke berbagai lokasi di Timur Tengah.

Ledakan terjadi di Dubai, Doha (Qatar), Bahrain, Kuwait, serta pangkalan militer AS di Irak. Israel juga melaporkan gelombang rudal balistik Iran yang memicu sirene serangan udara di sejumlah wilayah.

Kantor berita Tasnim, yang berafiliasi dengan IRGC, melaporkan bahwa Selat Hormuz akan ditutup. Jalur strategis ini menghubungkan Teluk Persia dan Teluk Oman serta menjadi lintasan sekitar seperlima pasokan minyak dan gas global.

UK Maritime Trade Operations (UKMTO) menyebut telah menerima laporan kapal-kapal mendapat peringatan mengenai penutupan Selat Hormuz.

Menurut konstitusi Iran, pengganti Khamenei harus dipilih oleh Majelis Ahli Kepemimpinan, lembaga yang terdiri dari 88 ulama yang secara formal dipilih rakyat setiap delapan tahun.

Konstitusi mengatur bahwa majelis tersebut harus memilih Pemimpin Tertinggi baru secepatnya. Namun kondisi keamanan yang tidak stabil diperkirakan akan menyulitkan proses tersebut.

Untuk sementara, tugas-tugas Pemimpin Tertinggi biasanya diambil alih oleh presiden, ketua lembaga kehakiman, serta seorang ulama anggota Dewan Garda yang berpengaruh.

Berita Daerah:

Bank Jambi Umumkan: Layanan ATM dan M-Banking Belum Dapat Beroperasi secara Normal

Kementerian Luar Negeri Indonesia menyatakan sangat menyesalkan gagalnya perundingan antara AS dan Iran yang berdampak pada eskalasi militer di Timur Tengah.

Indonesia menyerukan seluruh pihak untuk menahan diri dan mengedepankan dialog serta diplomasi.

Menurut Kemlu, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan kesiapan untuk memfasilitasi dialog guna menciptakan kembali kondisi keamanan yang kondusif.

“Apabila disetujui kedua belah pihak, Presiden Indonesia bersedia untuk bertolak ke Teheran untuk melakukan mediasi,” sebut Kemlu Indonesia.

Kemlu juga mengimbau warga negara Indonesia di wilayah terdampak untuk tetap tenang, waspada, mengikuti arahan otoritas setempat, serta menjaga komunikasi dengan Perwakilan RI terdekat.

Konflik ini menandai babak baru ketegangan di Timur Tengah, dengan dampak geopolitik dan ekonomi global yang diperkirakan akan semakin luas. (*)

Bank Jambi Umumkan: Layanan ATM dan M-Banking Belum Dapat Beroperasi secara Normal

PENGUMUMAN - Bank Jambi mengumumkan layanan ATM dan m-banking belum bisa digunakan, Minggu (1/3/2026).

JAMBI - Layanan perbankan seluler dan anjungan tunai mandiri Bank Jambi hingga Minggu (1/3/2026) malam belum bisa digunakan.

Minggu malam, Bank Jambi menyampaika pengumuman bahwa layanan ATM dan m-banking belum dapat beroperasi secara normal seperti biasanya.

Pengumuman

Pemberitahuan layanan digital Bank Jambi

Yth. Nasabah Bank Jambi

Sehubungan dengan masih diperlukannya waktu untuk proses pemulihan dan penguatan infrastruktur sistem layanan perbankan, dengan ini kami informasikan bahwa untuk sementara waktu layanan ATM, Mobile Banking, dan Produk Channel Digital Bank Jambi belum dapat beroperasi secara normal seperti biasanya.

Kami mohon maaf kepada nasabah Bank Jambi untuk melakukan transaksi keuangan agar dapat mendatangi kantor pelayanan Bank Jambi terdekat.

Demikian atas perhatiannya, kami ucapkan terima kasih

Hormat Kami,

PT Bank Pembangunan Daerah Jambi

Direksi

DPRD akan Panggil

Sepekan pasca insiden peretasan pada sistem Bank Jambi, DPRD Provinsi Jambi memanggil jajaran manajemen Bank Jambi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jambi, serta Bank Indonesia (BI) Perwakilan Jambi pada Senin (2/3/2026).

Pemanggilan tersebut dilakukan menyusul gangguan layanan perbankan Bank Jambi yang terjadi selama sepekan terakhir.

Baca Juga: Senyum Warga Batang Asai Sambut Jalan Baru 88 KM, Gubernur Resmikan Akses Impian Warga Puluhan Tahun

Berdasarkan pantauan Tribun pada Ahad (1/3), layanan mobile banking dan mesin anjungan tunai mandiri (ATM) Bank Jambi masih belum dapat diakses.

Ketua DPRD Provinsi Jambi, M Hafiz Fattah, menjelaskan bahwa rapat digelar untuk memperoleh penjelasan resmi terkait perkembangan penanganan masalah tersebut.

“Mengingat hari Senin sudah 7 hari kerja, sesuai dengan statement Pak Dirut bahwa 10 hari kerja maksimal akan dikembalikan (uang nasabah yang hilang),” katanya, Jumat (27/2) kemarin.

Politikus Fraksi PAN itu menyebut DPRD akan mendorong agar komitmen tersebut benar-benar direalisasikan.

Upaya ini dianggap penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat setelah terjadinya gangguan layanan di Bank Jambi.

“Karena Bank Jambi ini kan kebanggaan kita sebenarnya. Maka dari itu, kita ingin rasa percaya masyarakat pada Bank Jambi dapat tetap dijaga,” jelasnya.

Ia juga berharap agar layanan ATM dan mobile banking dapat segera kembali beroperasi normal.

Menurutnya, hal itu sangat dibutuhkan karena mayoritas aparatur sipil negara (ASN) dan honorer PPPK menyimpan dana mereka di Bank Jambi.

Baca Juga: Komitmen Serius Benahi Masalah Sampah di Kerinci, Bupati Monadi Temui Menteri LH

“Mungkin butuh untuk bertransaksi keuangan sangat butuh untuk menggunakan itu. Nah, kita harap ini dapat segera dinormalkan dan juga terkait pada transaksi-transaksi yang anomali dapat segera dikembalikan,” terangnya.

Terkait evaluasi setelah gangguan sistem, Hafiz mengatakan pihaknya akan menunggu hasil rapat dengar pendapat (RDP).

“Kita lihat dulu nanti hari Senin berdasarkan RDP karena kita kan ini baru rumor-rumor ya kita perlu tahu langsung sebenarnya kesalahannya di mana apakah ada di pihak ketiga yang bekerja sama di Bank Jambi atau memang ada kelemahan di server,” ujarnya.

“Kalau memang ada kelemahan di server ya kita minta untuk dievaluasi dan ditingkatkan,” pungkasnya.

Harus Pulih

Sebelumnya, Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, menegaskan agar sistem layanan Bank Jambi sudah kembali normal sebelum pencairan gaji ASN pada 1 Maret 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan Kemas setelah memimpin RDP bersama manajemen Bank Jambi dan OJK Jambi pada Kamis (26/2).

RDP tersebut digelar menyusul polemik hilangnya dana sejumlah nasabah yang diduga dipicu insiden siber pada layanan perbankan, khususnya fitur mobile banking yang sempat dihentikan sementara.

“Kami sudah mendengar langsung penjelasan bahwa kejadian itu terjadi Minggu lalu. Alhamdulillah, baik Bank Jambi maupun OJK proaktif menyelesaikan persoalan ini,” ujar Kemas.

Baca Juga: Netanyahu dan Trump Bersatu Gempur Iran, Misi Utama Akhiri Kekuasaan Ali Khamenei

Meski begitu, ia menegaskan DPRD akan terus mengawal proses penyelesaian kasus tersebut.

Terlebih, awal Maret merupakan waktu pencairan gaji ASN yang sangat bergantung pada kelancaran sistem perbankan.

“Tidak boleh lupa, sistem layanan harus kembali normal agar masyarakat, khususnya ASN yang akan menerima gaji 1 Maret, tidak terganggu,” tegasnya.

Menurut Kemas, langkah pencegahan telah dilakukan pihak manajemen dengan menonaktifkan sementara layanan mobile banking guna menelusuri sumber masalah.

Namun, jumlah pasti nasabah terdampak belum dapat dipublikasikan karena masih dalam proses audit forensik.

“Ini masih ranah forensik. Kami tidak ingin mendahului hasil pemeriksaan. Tapi yang jelas, kami minta komitmen pengembalian dana nasabah dilakukan secepatnya,” katanya.

DPRD Kota Jambi juga menjadwalkan pemanggilan ulang manajemen Bank Jambi pada Senin mendatang guna memastikan realisasi pengembalian dana nasabah.

Sementara itu, Kepala OJK Jambi, Yan Iswara Rosya, memastikan pihak bank telah menyatakan kesediaannya untuk mengganti dana nasabah yang hilang.

“Bank Jambi sudah membuat komitmen untuk mengganti uang nasabah yang hilang tersebut,” ujarnya.

Ia menambahkan, OJK akan terus mengawal proses tersebut hingga tuntas. Saat ini, pihaknya tengah melacak dan mengamankan dana yang sempat keluar serta berkoordinasi dengan Polda Jambi dan PPATK untuk keperluan penyelidikan.

Namun, jumlah nasabah terdampak masih menunggu hasil verifikasi audit forensik.

Direktur Treasury, Dana, Information Technology (IT), dan Digital Bank Jambi, Achmad Nunung, turut menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut.

Ia memastikan manajemen telah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sebagai langkah formal penanganan kasus.

“Malam kemarin kami sudah melakukan RUPS. Dalam waktu dekat ini kami akan melakukan pergantian uang nasabah,” ujarnya.

Dana Kembali

Pada Jumat (27/2), melalui akun media sosial resmi, Bank Jambi mengumumkan bahwa dana nasabah yang sempat hilang telah dikembalikan.

"Sehubungan dengan kendala yang terjadi beberapa hari yang lalu, kami sampaikan bahwa proses pengembalian dana nasabah telah dilakukan sepenuhnya.

"Dana nasabah yang dikembalikan ke seluruh rekening nasabah sesuai dengan nominal yang telah kami verifikasi," demikian bunyi pengumuman tersebut.

Manajemen Bank Jambi juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para nasabah.

Selain itu, pada Sabtu dan Minggu, Bank Jambi memberlakukan layanan operasional terbatas mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB untuk melayani transaksi teller dan customer service.

"Kami mengimbau seluruh nasabah untuk datang ke kantor Bank Jambi terdekat sesuai dengan jam layanan terbatas yang telah ditetapkan," tulis manajemen dalam pengumuman resminya.

BI Evaluasi

Saat ini, Bank Indonesia tengah melakukan evaluasi menyeluruh guna memulihkan kembali layanan mobile banking dan ATM milik Bank Pembangunan Daerah Jambi. Hal tersebut disampaikan Kepala Perwakilan BI Jambi, Teddy Arif Budiman, pada Sabtu (28/2).

“Terkait akses mobile banking dan ATM, sedang dilakukan assessment yang mendalam oleh bank yang nantinya akan menjadi pertimbangan BI KP (kantor pusat),” kata Teddy.

Namun, Teddy belum dapat memastikan kapan kedua layanan tersebut dapat kembali beroperasi normal. Hingga kini, fasilitas mobile banking dan ATM BPD Jambi masih dinonaktifkan hampir sepekan setelah terjadinya peretasan sistem keamanan pada Minggu (22/2/2026).

Situasi ini berdampak pada aktivitas nasabah yang mengalami kesulitan melakukan penarikan dana, termasuk pelaku usaha dan UMKM yang sebelumnya mengandalkan transaksi digital dalam kegiatan ekonomi mereka.(AdZ)

Netanyahu dan Trump Bersatu Gempur Iran, Misi Utama Akhiri Kekuasaan Ali Khamenei

Presiden AS Donald Trump dan PM Israel Benjamin Netanyahu. (Insert: Pemimpin Agung Iran Ayatollah Ali Khamenei). (Adz/Foto: AP)

Jakarta - Ketegangan di Timur Tengah mencapai titik didih baru setelah Israel mengumumkan serangan militer masif ke jantung wilayah Iran. Langkah agresif ini dilakukan melalui koordinasi erat dengan Amerika Serikat guna melumpuhkan berbagai objek vital yang dianggap strategis. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyebut tindakan ini sebagai respons mendesak terhadap ancaman serius yang mengintai keamanan nasional kedua negara sekutu tersebut.

Melansir pernyataan resmi dari laman Facebook GPO pada Sabtu (28/2/2026), Tel Aviv telah memulai mobilisasi kekuatan udara dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya. Operasi tempur gabungan tersebut secara spesifik menyasar titik-titik pertahanan dan fasilitas militer di seluruh penjuru Iran. Pemerintah Israel meyakini bahwa langkah militer ini adalah satu-satunya jalan untuk memutus rantai ancaman eksistensial yang selama ini membayangi mereka.

Dalam pidato resminya, Netanyahu menegaskan bahwa misi utama dari agresi ini bukan sekadar penghancuran infrastruktur militer. Ia menyatakan ambisi politik untuk membantu masyarakat Iran dalam melepaskan diri dari cengkeraman kepemimpinan Pemimpin Agung Ali Khamenei. Rezim saat ini dianggap sebagai penghalang utama bagi perdamaian dan kebebasan rakyat di wilayah tersebut serta stabilitas kawasan secara luas.

Netanyahu juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, atas keberaniannya mengambil keputusan krusial ini. Ia memuji kepemimpinan Trump yang bersedia mendukung penuh serangan udara bersejarah ke wilayah Teheran demi kepentingan keamanan global. Kerja sama militer ini dipandang sebagai bukti nyata dari kuatnya aliansi strategis yang terjalin erat antara Tel Aviv dan Washington.

Baca Juga: Teheran Mencekam, Serangan Udara Israel Tewaskan Menhan dan Komandan IRGC

Pemimpin Israel tersebut menyoroti retorika permusuhan yang sering dikumandangkan oleh pihak Teheran selama hampir lima dekade terakhir. Slogan "Matilah Israel" dan "Matilah Amerika" dinilai bukan sekadar kata-kata, melainkan landasan ideologis yang sangat berbahaya bagi dunia internasional. Netanyahu berargumen bahwa provokasi berkelanjutan dari rezim Ayatollah tersebut harus segera diakhiri melalui tindakan militer yang tegas dan terukur.

Selain faktor ancaman eksternal, Netanyahu menuduh rezim Iran telah melakukan penindasan yang sangat kejam terhadap warga sipilnya sendiri selama bertahun-tahun. Ia mengeklaim bahwa banyak darah rakyat tak berdosa telah tumpah akibat kebijakan tangan besi yang diterapkan oleh otoritas tertinggi di Teheran. Kondisi internal yang represif ini menjadi salah satu pembenaran moral bagi Israel untuk melakukan intervensi militer bersama sekutunya.

Hingga saat ini, situasi di kawasan tersebut masih sangat dinamis dengan intensitas serangan udara yang dilaporkan terus meningkat secara signifikan. Dunia internasional kini menantikan respons balasan dari pihak Iran serta dampak luas bagi stabilitas ekonomi dan politik di kancah global. Operasi militer ini menandai babak baru perseteruan panjang yang berpotensi mengubah peta geopolitik di Timur Tengah secara permanen.(*)

(Editor; Khaidir Ali  / Sumber: ANTARA)

Teheran Mencekam, Serangan Udara Israel Tewaskan Menhan dan Komandan IRGC

Pemimpin Pasukan Garda Revolusi Islam Iran Mohammad Pakpour dikabarkan tewas dalam serangan israel. (Adz/Sumber: Foto/X)

Jakarta - Eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah mencapai titik didih baru setelah militer Israel melancarkan operasi udara besar-besaran ke wilayah kedaulatan Iran. Serangan mendadak ini menyasar berbagai titik strategis yang berada tepat di jantung pertahanan kota Teheran. Langkah militer tersebut memicu kekhawatiran global akan pecahnya perang terbuka yang lebih luas di wilayah tersebut.

Dalam insiden mematikan tersebut, dua tokoh sentral dalam struktur keamanan Iran dilaporkan telah gugur akibat hantaman rudal. Jenderal Mohammad Pakpour yang memegang komando Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menjadi salah satu korban jiwa dalam serangan itu. Selain sang jenderal, Menteri Pertahanan Iran, Amir Nasirzadeh, juga dikonfirmasi tewas dalam operasi militer Israel yang sangat terukur tersebut.

Penyerangan ini menandai babak paling berisiko dalam sejarah panjang perseteruan antara dua kekuatan militer terbesar di Timur Tengah. Target yang dihancurkan bukan sekadar infrastruktur fisik, melainkan pilar-pilar penting dalam sistem pertahanan nasional Republik Islam Iran. Keberhasilan penetrasi rudal ke wilayah Teheran menunjukkan kerentanan sistem pertahanan udara yang selama ini dibanggakan oleh pihak pemerintah setempat.

Kabar mengenai tewasnya kedua pejabat tinggi militer ini pertama kali disiarkan secara luas oleh kantor berita internasional, Reuters. Laporan tersebut didasarkan pada keterangan dari setidaknya tiga sumber anonim yang memiliki akses informasi langsung terhadap perkembangan di lapangan. Konfirmasi dari narasumber internal ini menjadi basis utama bagi berbagai media global dalam melaporkan situasi terkini di Teheran.

Kehilangan dua sosok kunci sekaligus diperkirakan akan memberikan dampak signifikan terhadap stabilitas internal militer Iran di masa mendatang. Komunitas internasional kini tengah memantau dengan saksama potensi balasan yang mungkin akan diluncurkan oleh pihak Teheran sebagai respons atas kematian pejabat mereka. Ketegangan ini diprediksi akan mengubah peta kekuatan geopolitik serta memengaruhi stabilitas ekonomi global, khususnya terkait pasokan energi.Informasi perjalanan

Hingga saat ini, situasi di lapangan masih sangat dinamis dengan pergerakan pasukan yang terus dipantau oleh satelit pengintai internasional. Pihak berwenang di Teheran dilaporkan tengah melakukan konsolidasi internal guna menentukan langkah strategis selanjutnya pasca serangan udara tersebut. Sementara itu, pihak Israel tetap menyiagakan seluruh elemen pertahanan mereka guna mengantisipasi segala bentuk ancaman balasan yang mungkin muncul.

Peristiwa ini menjadi pengingat betapa rapuhnya perdamaian di kawasan Timur Tengah yang terus didera oleh konflik bersenjata. Dunia kini menanti apakah diplomasi internasional masih mampu meredam amarah kedua belah pihak agar tidak terjerumus ke dalam perang total. Kejelasan mengenai masa depan stabilitas kawasan akan sangat bergantung pada respons yang diambil oleh para pemimpin di Teheran dan Tel Aviv.(Editor: Aldie Prasetya /*Sumber: Infotren).

Senyum Warga Batang Asai Sambut Jalan Baru 88 KM, Gubernur Resmikan Akses Impian Warga Puluhan Tahun

Senyum warga Batang Asai saat Penandatanganan prasasti diresmikannya jalan Batang Asai-Simpang Pelalawan yang dilakukan Gubernur Jambi disaksikan Bupati Sarolangun.(Ist)

Sarolangun, Merdekapost - Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos,M.H menandatangani prasasti peresmian Jalan Simpang Pelawan–Batang Asai sepanjang lebih kurang 88 kilometer.

Penandatanganan dilaksanakan di Masjid Jami’ Al Muhajirin, Pasar Gerabak, Desa Pekan Gedang, Kecamatan Batang Asai, Kabupaten Sarolangun, Jumat (27/02/2026).

Peresmian tersebut menjadi momen bersejarah bagi masyarakat Batang Asai yang selama puluhan tahun mendambakan akses jalan yang layak, aman, dan nyaman.

Kehadiran Gubernur Al Haris didampingi Bupati Sarolangun Hurmin dan Wakil Bupati Sarolangun Gerry disambut antusias oleh masyarakat setempat.

Dalam sambutan dan arahannya Gubernur Al Haris menyampaikan rasa syukur atas selesainya pembangunan jalan strategis tersebut tepat waktu sehingga kini dapat langsung dimanfaatkan masyarakat.

“Alhamdulillah, saya berangkat pukul tujuh pagi dari Jambi dan masih bisa menunaikan salat Jumat disini. Perjalanan lancar, ini bukti jalan sudah sangat baik dan selesai tepat waktu,” ujar Gubernur.

Gubernur Al Haris menegaskan bahwa setelah pembangunan tuntas, fokus selanjutnya adalah memastikan pemeliharaan berjalan optimal, terutama pada titik-titik rawan.

Komitmen Pemerintah Tuntaskan Pekerjaan yang Belum Selesai

Menurut Gubernur Al Haris, pembangunan Jalan Simpang Pelawan–Batang Asai merupakan komitmen Pemerintah Provinsi Jambi untuk menuntaskan pekerjaan lama yang sebelumnya dilakukan secara bertahap namun belum menyeluruh.

"Dengan penanganan secara terpadu hingga selesai, akses konektivitas kini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," katanya.

Gubernur Al Haris  juga menegaskan bahwa Batang Asai memiliki sejarah panjang dalam melahirkan tokoh-tokoh penting Jambi dan nasional.

Karena itu, pembangunan infrastruktur ini menjadi bagian dari penghargaan atas kontribusi daerah tersebut bagi Provinsi Jambi.

Dengan terbukanya akses yang lebih baik, Gubernur Al Haris mendorong masyarakat untuk memanfaatkan peluang ekonomi, khususnya di sektor pertanian dan peternakan.

Kelancaran distribusi hasil produksi diharapkan mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat Batang Asai.

Hurmin: Mari Kita Jaga dan Rawat dengan Semangat Gotong Royong

Sementara itu, Bupati Sarolangun H. Hurmin, SE menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Provinsi Jambi dalam merealisasikan pembangunan jalan dengan total anggaran sekitar Rp244,56 miliar yang dialokasikan selama tiga tahun anggaran.

Menurutnya, kehadiran jalan tersebut sangat membantu mobilitas masyarakat, terutama saat musim hujan, serta memangkas waktu tempuh yang sebelumnya memakan waktu berjam-jam menjadi sekitar dua jam perjalanan.

Hurmin juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat jalan melalui semangat gotong royong, termasuk menjaga kebersihan bahu jalan dan mendukung pengawasan kendaraan bertonase tinggi.

“Pemerintah Kabupaten Sarolangun bersama masyarakat Batang Asai mengucapkan terima kasih dan doa agar Gubernur Al Haris senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam melanjutkan pembangunan demi kemajuan Provinsi Jambi dan kesejahteraan masyarakat," ucap Bupati. (*)

224 Milyar untuk 88 KM Batang Asai-Pelalawan, Gubernur Jambi Ingatkan Pengawasan Muatan Kendaraan

Gubernur Jambi, Al Haris tandatangani prasasti pembangunan jalan sepanjang 88 Km di Kabupaten Sarolangun, Jumat (27/2/2026).(Ist/Adz)

Sarolangun - Gubernur Jambi Al Haris mengingatkan pengawasan muatan kendaraan penting dilakukan agar jalan yang telah dibangun dengan anggaran besar tetap awet dalam jangka panjang.

"Jangan sampai lewat kendaraan 30 sampai 40 ton. Kalau tidak dijaga, sebentar saja jalan sepanjang 88 kilometer bisa hancur," kata Gubernur Jambi Al Haris seperti keterangan tertulis di Jambi, Sabtu.

Gubernur Jambi telah menandatangani prasasti peresmian jalan provinsi sepanjang 88 kilometer menghubungkan Kecamatan Pelalawan dengan Kecamatan Batang Asai, Kabupaten Sarolangun, pada 27 Februari 2026.

Gubernur menegaskan, setelah pembangunan jalan tersebut rampung, tugas berikutnya memastikan pemeliharaan jalan tetap berjalan optimal, terutama pada titik-titik yang rawan terkikis.

Penandatanganan Prasasti Peresmian dilaksanakan di Masjid Jami’ Al Muhajirin, Pasar Gerabak, Desa Pekan Gedang, Kecamatan Batang Asai, Kabupaten Sarolangun, Jumat (27/02/2026).(Ist)

"Pembangunan jalan antar kecamatan ini upaya menuntaskan pekerjaan lama. Sebelumnya dilakukan bertahap, namun tak pernah benar-benar rampung secara menyeluruh. Alhamdulillah sekarang tugas," ujarnya.

Kehadiran gubernur di Batang Asai dalam rangkaian Safari Ramadhan 1447 Hijriah itu menjadi peristiwa bersejarah bagi masyarakat di daerah tersebut setelah puluhan tahun mendambakan akses jalan yang layak dan mulus.

Menurut Gubernur, Batang Asai memiliki sejarah panjang dalam melahirkan tokoh-tokoh penting Jambi bahkan nasional.

Untuk itu, menjadi wajar jika dirinya menghargai jasa tokoh-tokoh Jambi itu dengan membangun kampung halamannya.

Akses Kian Terbuka Manfaatkan Peluang Ekonomi

Dengan akses yang kini semakin terbuka, ia mendorong masyarakat Batang Asai untuk memanfaatkan peluang ekonomi, khususnya di sektor pertanian dan peternakan.

"Dulu orang ragu menanam karena takut busuk di jalan. Sekarang, jam empat subuh berangkat, masih bisa kejar pasar di Sarolangun. Tanam apa yang bisa dijual. Cabai, sayur, ternak ayam, semua laku," imbaunya.

Bupati Sarolangun, Hurmin menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Provinsi Jambi menggelontorkan dana mencapai Rp244,56 miliar dalam tiga tahun dalam membangun akses vital tersebut.

Dalam kesempatan itu, dia mengajak masyarakat turut menjaga dan merawat jalan tersebut melalui semangat gotong royong, termasuk membersihkan bahu jalan dan tidak membebani pemerintah semata.

"Luar biasa, dengan jalan ini saat musim hujan kami tidak lagi pusing memikirkan akses Batang Asai. Perjalanan yang dulu bisa berjam-jam, kini lebih kurang dua jam sudah sampai," ujarnya.(Adz)

Patuhi Instruksi DPP, Ketua DPC PDI-P Kerinci Edison Pastikan Kadernya Tak Terlibat dalam Program MBG

Patuhi Instruksi DPP, Ketua DPC PDI-P Kerinci Edison memastikan Kadernya Tak Terlibat dalam Program MBG.(Ist)

Kerinci, Merdekapost.com – Komitmen menjaga integritas partai dan memastikan program pemerintah berjalan sesuai aturan ditegaskan oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kerinci, Edison. Ia memastikan seluruh kader partai berlambang banteng moncong putih di wilayahnya tidak terlibat dalam praktik pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), baik secara langsung maupun tidak langsung.

Penegasan ini merupakan bentuk kepatuhan terhadap instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan yang menekankan agar kader partai tidak memanfaatkan program MBG untuk kepentingan pribadi, kelompok, maupun politik praktis.

“Kami tegaskan, instruksi DPP benar-benar kami jalankan secara disiplin. Seluruh kader, mulai dari tingkat ranting, PAC, hingga DPC, dipastikan tidak ada yang bermain dalam program MBG. Ini adalah komitmen organisasi dan tanggung jawab moral kami kepada masyarakat,” ujar Edison saat dikonfirmasi wartasatu.info, Jumat (28/2/2026).

Baca Juga: 

PDIP Keluarkan Surat Larangan Kader Kelola SPPG dan Berbisnis MBG

Menurut Edison, sikap tegas ini merupakan bagian dari upaya menjaga marwah partai serta memastikan bahwa program strategis nasional tersebut benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat tanpa adanya konflik kepentingan.

MBG untuk Rakyat Bukan Untuk Kelompok Tertentu

Ia menegaskan bahwa MBG merupakan program negara yang dirancang untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya generasi muda. Karena itu, seluruh elemen bangsa, termasuk partai politik, memiliki kewajiban untuk mengawal pelaksanaannya agar tetap transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

“Program MBG adalah program untuk rakyat, bukan untuk kepentingan kelompok tertentu. Karena itu, kami di PDI Perjuangan memposisikan diri sebagai pengawal program, bukan sebagai pelaku atau pihak yang mengambil keuntungan. Jika ada indikasi penyimpangan, baik dari sisi jumlah porsi, kualitas makanan, maupun pemenuhan standar gizi sesuai peraturan, maka wajib dilaporkan kepada Badan Gizi Nasional sebagai penanggung jawab program,” tegasnya.

Lebih lanjut, Edison menegaskan bahwa sikap patuh terhadap instruksi partai merupakan cerminan kedisiplinan dan integritas kader PDI Perjuangan. Ia menyebut, partainya berkomitmen untuk selalu berada di garis depan dalam memperjuangkan kepentingan rakyat, sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap institusi politik.

“Sebagai partai yang lahir dari rakyat, PDI Perjuangan selalu menempatkan kepentingan rakyat di atas segalanya. Kami ingin memastikan bahwa setiap program pemerintah, khususnya yang menyangkut kesejahteraan dan gizi masyarakat, berjalan bersih, transparan, dan memberikan manfaat maksimal,” ungkap Edison.

Ajak Masyarakat Kawal Program MBG

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawasi pelaksanaan program MBG agar tetap berjalan sesuai ketentuan dan tujuan awalnya.

“Kami membuka ruang bagi masyarakat untuk ikut mengawasi. Pengawasan publik sangat penting agar program ini benar-benar berhasil dan tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” tutupnya.

Sikap tegas DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kerinci ini dinilai sebagai bentuk komitmen nyata partai dalam mendukung tata kelola program pemerintah yang bersih, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap integritas kader partai dalam mengemban amanah rakyat.(*)

Safari Ramadhan di Pamenang, Gubernur Al Haris Ajak Perkuat Akhlak dan Peran Keluarga

 

Merdekapost.com – Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH melaksanakan Safari Ramadhan 1446 Hijriah di Masjid Jami’ Al-Mu’minin, Kelurahan Pasar Pamenang, Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin, Sabtu (28/02/2026) malam. Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda rutin Pemerintah Provinsi Jambi dalam mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi pembangunan antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Al Haris didampingi Bupati Merangin H. M. Muhammad Syukur, Wakil Bupati Merangin, Sekretaris Daerah Kabupaten Merangin, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah Kabupaten Merangin, unsur Forkopimda, anggota DPRD Provinsi Jambi, perwakilan BAZNAS Provinsi Jambi dan BAZNAS Kabupaten Merangin, serta Ketua MUI Kabupaten Merangin. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menegaskan komitmen bersama dalam membangun daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Merangin.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Salat Isya dan Tarawih berjamaah bersama masyarakat setempat. Suasana kebersamaan dan kekhidmatan terasa kuat di masjid yang berdiri megah berkat swadaya dan gotong royong warga tersebut.

Dalam sambutan dan arahannya Gubernur Al Haris mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa bersyukur kepada Allah SWT atas nikmat kesehatan dan kesempatan sehingga dapat bersama-sama menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan. Ia juga mengingatkan pentingnya memperbanyak shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW sebagai bentuk kecintaan dan harapan mendapatkan syafaat di hari akhir.

Pada kesempatan tersebut Gubernur Al Haris juga menyampaikan apresiasi atas kekompakan masyarakat Pamenang dalam membangun dan memakmurkan Masjid Jami’ Al-Mu’minin. Menurutnya, semangat gotong royong yang ditunjukkan warga merupakan modal sosial yang sangat penting dalam mendukung pembangunan daerah.

“Masjid ini luar biasa. Kekompakan masyarakatnya sangat terasa. Ini bukti bahwa jika kita bersatu dan memiliki semangat yang sama, maka pembangunan rumah ibadah maupun pembangunan lainnya dapat terwujud dengan baik,” ujar Gubernur Al Haris.

Lebih lanjut, Gubernur Al Haris menegaskan bahwa Safari Ramadhan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum untuk mempererat hubungan emosional antara pemerintah dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, pemerintah dapat mendengar langsung aspirasi, harapan, serta berbagai persoalan yang dihadapi warga.

“Safari Ramadhan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus sarana kami untuk turun langsung ke tengah masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa pemerintah hadir dan bekerja untuk rakyat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Al Haris juga menyoroti sejumlah tantangan sosial yang tengah dihadapi bangsa, khususnya terkait kondisi anak-anak dan ketahanan keluarga. Ia menyampaikan bahwa berdasarkan data Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, sekitar 25 persen anak Indonesia tumbuh tanpa figur ayah (fatherless).

Menurutnya, fenomena ini menjadi tantangan serius yang memerlukan perhatian bersama. Anak-anak yang tumbuh tanpa peran ayah atau tanpa bimbingan keluarga yang utuh berpotensi menghadapi berbagai persoalan, mulai dari rendahnya kepercayaan diri, kesulitan dalam pengendalian emosi, hingga kerentanan terhadap pengaruh negatif lingkungan.

“Artinya, dari 100 anak, sekitar 25 anak tumbuh tanpa peran ayah. Ini bukan angka kecil. Ini menjadi tugas kita bersama, baik orang tua, guru, tokoh agama, maupun pemerintah, untuk membina dan membimbing mereka,” jelasnya.

Gubernur Al Haris menekankan bahwa keluarga adalah sekolah pertama bagi anak. Peran ayah dan ibu dalam membentuk karakter, menanamkan nilai-nilai agama, serta membangun kedisiplinan sangat menentukan masa depan generasi muda. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi dan pendidikan formal, tetapi juga pada pembinaan akhlak.

“Jangan sampai kita hanya fokus mengejar pendidikan tinggi dan keberhasilan ekonomi, tetapi lupa membangun akhlak. Akhlak inilah yang akan menjadi benteng anak-anak kita dalam menghadapi tantangan zaman, termasuk derasnya arus globalisasi dan pengaruh media sosial,” tegasnya.

Gubernur Al Haris juga menyinggung besarnya pengaruh teknologi dan media sosial dalam kehidupan generasi muda saat ini. Tanpa pengawasan dan pendampingan yang tepat, anak-anak dapat dengan mudah terpapar informasi yang tidak sesuai dengan nilai-nilai agama dan budaya bangsa.

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk sekolah dan lembaga keagamaan, untuk bersama-sama memperkuat pendidikan karakter dan nilai spiritual. Ia berharap masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat, termasuk bagi generasi muda.

Selain membahas isu keluarga dan generasi muda, Gubernur Al Haris juga mengingatkan bahwa menjadi pemimpin adalah amanah yang penuh ujian. Di era keterbukaan informasi saat ini, setiap kebijakan dan langkah pemerintah dapat dengan cepat menjadi sorotan publik. Oleh karena itu, ia menegaskan komitmennya untuk terus bekerja secara transparan dan akuntabel.

“Memimpin itu penuh ujian. Apalagi sekarang di era media sosial, informasi menyebar sangat cepat. Karena itu, kami berkomitmen untuk tetap istiqomah, bekerja dengan niat yang tulus, dan mengedepankan kepentingan masyarakat,” ungkapnya.

Di akhir sambutannya, Gubernur Al Haris mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat masyarakat Pamenang serta memohon doa agar kepemimpinan di Provinsi Jambi senantiasa diberi kekuatan, kesehatan, dan keberkahan dalam menjalankan amanah.

“Mohon doa agar kami dapat terus istiqomah dalam memimpin dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat Jambi. Jika dalam perjalanan ada kekurangan, kami mohon maaf,” pungkasnya.

Safari Ramadhan ini diharapkan semakin memperkuat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat, serta menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas keimanan, ketakwaan, dan kepedulian sosial di tengah dinamika kehidupan yang terus berkembang.

Sebelumnya, Bupati H. M. Syukur juga menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada seluruh unsur Forkopimda, para kepala OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat Kecamatan Pamenang yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan Safari Ramadhan tersebut.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Merangin berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Jambi dalam mendorong percepatan pembangunan, baik di bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan, maupun pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten sangat penting agar program-program pembangunan dapat berjalan optimal dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Bupati Syukur juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum Ramadhan sebagai sarana mempererat ukhuwah Islamiyah dan memperkuat kepedulian sosial.

“Mari kita jadikan Ramadhan ini sebagai momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta memperkuat kebersamaan dalam membangun Merangin yang lebih baik,” tuturnya.

Bank Jambi Kabupaten Merangin menyalurkan bantuan CSR sebesar Rp.5 juta. Selain itu, BAZNAS Provinsi Jambi memberikan bantuan kepada 50 orang fakir miskin serta satu unit kursi roda bagi yang membutuhkan.

Melalui program ASN Peduli Stunting, turut disalurkan 20 paket bantuan untuk keluarga berisiko stunting. Setiap paket berisi beras 5 kg, telur 1 karpet, kacang hijau 1 kg, dan biskuit. (*)

Hearing, Dihadapan Komisi I Manajemen RSUD MHAT Janji dan Komit Perbaiki Pelayanan

Ketua Komisi I DPRD Dahkir Yahya memimpin hearing bersama Dinas Kesehatan, manajemen RSUD, dan BPJS Kesehatan di Sungai Penuh, Rabu (25/02).

Sungai Penuh – Komisi I DPRD Kota Sungai Penuh menggelar hearing bersama Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh, manajemen RSUD Mayjen H.A. Thalib, dan BPJS Kesehatan, Rabu (25/02). Pertemuan ini membahas peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Rapat dipimpin Ketua Komisi I, Dahkir Yahya, S.Pd., MM, dan dihadiri Ketua DPRD Hutri Randa, S.Sos., MM, anggota Komisi I, jajaran Dinas Kesehatan, manajemen RSUD, serta perwakilan BPJS Kesehatan. Hearing ini merupakan tindak lanjut aspirasi masyarakat terkait pelayanan kesehatan.

Sorotan Persoalan Pelayanan Kesehatan

Komisi I menyoroti sejumlah persoalan utama, antara lain antrean pasien yang panjang, kendala administrasi BPJS, serta sistem rujukan dan penanganan pasien gawat darurat yang kurang optimal.

Ketua Komisi I menegaskan, “Seluruh pihak wajib memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dengan pelayanan kesehatan maksimal dan profesional. Masyarakat harus menerima layanan cepat, tepat, dan tanpa diskriminasi, baik pasien umum maupun peserta BPJS.”

Arahan DPRD Komisi I : Sinergi dan Keadilan Layanan

Ketua DPRD Hutri Randa menekankan pentingnya sinergi antarinstansi. “Kesehatan adalah kebutuhan mendasar. Tidak boleh ada masyarakat yang kesulitan memperoleh layanan karena administrasi atau keterbatasan fasilitas. Semua pihak harus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan secara menyeluruh,” ujarnya.

Komitmen RSUD dan Penjelasan BPJS

Manajemen RSUD menyatakan komitmen memperbaiki pelayanan, termasuk antrean, kedisiplinan tenaga kesehatan, dan sarana prasarana pendukung. Sementara itu, BPJS Kesehatan menjelaskan mekanisme pelayanan dan prosedur klaim agar kendala administrasi diminimalisir.

Dorongan Pengawasan dan Dukungan Anggaran

Komisi I mendorong Dinas Kesehatan memperkuat pengawasan dan pembinaan fasilitas kesehatan agar standar pelayanan minimal terpenuhi secara konsisten.

Di akhir hearing, Komisi I DPRD Kota Sungai Penuh menegaskan komitmen mengawal peningkatan kualitas layanan melalui pengawasan, evaluasi berkala, dan dukungan anggaran. Dengan langkah ini, masyarakat akan merasakan pelayanan kesehatan yang lebih cepat, efektif, dan adil.(*)

Ini Daftar Tuntutan Jaksa untuk 10 Terdakwa Perkara Korupsi Proyek PJU Kerinci

KORUPSI - Kejaksaan Negeri (Kejari) Sungai Penuh resmi menetapkan saat menggiring tujuh dari 10 orang tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek Pengadaan Penerangan Jalan Umum (PJU) Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2023, beberapa waktu lalu.

JAMBI - Sidang tuntutan perkara dugaan tindak pidana korupsi proyek pengadaan penerangan jalan umum (PJU) pada Dinas Perhubungan Kabupaten Kerinci digelar pada Selasa (24/2/2026).

Dalam sidang itu, mantan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kerinci, Heri Cipta, dituntut hukuman paling berat, yakni penjara selama dua tahun empat bulan serta denda sebesar Rp100 juta oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Tuntutan itu dibacakan dalam sidang perkara korupsi pengadaan PJU tahun 2023 di Pengadilan Tipikor Jambi, Selasa (24/2/2026) sore.

Heri Cipta dinilai terbukti melakukan tindak pidana korupsi yang menimbulkan kerugian keuangan negara.

"Denda dibayarkan paling lambat satu bulan setelah putusan Pengadilan," kata Jaksa.

Tuntutan yang dijatuhkan kepada Heri Cipta menjadi yang paling tinggi dibandingkan para terdakwa lainnya dalam perkara tersebut.

Jaksa Penuntut Umum, Tomy, menjelaskan perbedaan tuntutan terhadap para terdakwa didasarkan pada pertimbangan pengembalian kerugian negara yang telah dilakukan masing-masing terdakwa.

"Yang mana ketika sudah melakukan pengembalian keuangan negara secara penuh, maka kami bisa menuntut lebih rendah," jelas Tomy.

Selain Heri Cipta, terdakwa lain yaitu Nel Edwin selaku Kepala Bidang Lalu Lintas dan Prasarana Dishub sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dituntut satu tahun enam bulan penjara serta denda Rp100 juta.

Sementara itu, Fahmi selaku Direktur PT WTM dituntut satu tahun enam bulan dan denda Rp100 juta.

Amri Nurman selaku Direktur CV TAP dituntut satu tahun delapan bulan penjara dengan denda Rp100 juta.

Sarpano Markis Direktur CV GAW dijatuhi tuntutan satu tahun enam bulan dan denda Rp100 juta.

Berikutnya, Gunawan Direktur CVBS dituntut satu tahun delapan bulan serta denda Rp100 juta.

Jefron Direktur CV AK dituntut satu tahun enam bulan dengan denda Rp100 juta.

Tak hanya itu, tiga pegawai lainnya juga turut dituntut. Reki Eka Fictoni yang berstatus guru PPPK dijatuhi tuntutan satu tahun delapan bulan dan denda Rp100 juta.

Helmi Apriadi, ASN di Kantor Kesbangpol Kabupaten Kerinci, dituntut satu tahun delapan bulan dan denda Rp100 juta.

Yuses Alkadira Mitas, PNS di UKPBJ/ULP Kerinci, dituntut satu tahun enam bulan penjara dan denda Rp100 juta.

Jaksa Tomy mengungkapkan bahwa total uang yang telah dikembalikan oleh seluruh terdakwa mencapai Rp1,8 miliar.

Ia menambahkan bahwa persidangan akan dilanjutkan pada 3 Maret 2026 dengan agenda pembacaan nota pembelaan dari para terdakwa.

Diketahui, perkara korupsi ini bermula ketika Dinas Perhubungan Kerinci mengusulkan anggaran Penerangan Jalan Umum (PJU) sebesar Rp476 juta.

Namun setelah dibahas di Badan Anggaran (Banggar), nilai tersebut meningkat dan disetujui menjadi Rp3,4 miliar.

Daftar Tuntutan

Inilah daftar tuntutan jaksa untuk kesepuluh terdakwa perkara korupsi proyek PJU Kerinci: 

- Heri Cipta, Kepala Dinas Perhubungan Kerinci: 2 tahun dan 4 bulan penjara, denda Rp100 juta.

-  Nel Edwin, Kepala Bidang Lalu Lintas dan Prasarana Dishub sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK): 1 tahun 6 bulan penjara, denda Rp100 juta

-  Fahmi, Direktur PT WTM: 1 tahun 6 bulan penjara, denda Rp100 juta.

- Amri Nurman, Direktur CV TAP: 1 tahun 8 bulan penjara, denda Rp100 juta. 

- Sarpano Markis, Direktur CV GAW: 1 tahun 6 bulan penjara, denda Rp100 juta.

- Gunawan, Direktur C 1 tahun 8 bulan penjara, denda Rp100 juta.

- Jefron, Direktur CV AK: 1 tahun 6 bulan penjara, denda Rp100 juta.

- Reki Eka Fictoni, guru PPPK: 1 tahun 8 bulan penjara, denda Rp100 juta.

- Helmi Apriadi, ASN di Kantor Kesbangpol: 1 tahun 8 bulan penjara, denda Rp100 juta.

- Yuses Alkadira Mitas, PNS di UKPBJ/ULP Kerinci: 1 tahun 6 bulan penjara, denda Rp100 juta.

(Adz)

PDIP Keluarkan Surat Larangan Kader Kelola SPPG dan Berbisnis MBG

DPP PDIP mengeluarkan surat edaran agar kader tidak memanfaatkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan dilarang terlibat bisnis dapur MBG/SPPG. PDIP juga membantah pernyataan BGN yang menyebut semua parpol punya dapur MBG.(Ist)

Jakarta - DPP PDI Perjuangan (PDIP) mengeluarkan surat edaran. Isi surat edaran tersebut mengingatkan agar kader tidak memanfaatkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) atau memiliki bisnis dapur MBG alias Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

"Betul, surat tersebut untuk internal partai sebagai jawaban untuk menegaskan bahwa partai selama ini tidak pernah mengizinkan adanya kepentingan orang per orang untuk ikut terlibat dalam bisnis MBG," kata Politikus PDIP, Guntur Romli, kepada wartawan, Jumat (27/2/2026).

Menurut Guntur, sikap PDIP tegas menolak MBG dikomersialisasikan.

"Adanya larangan tersebut sikap partai sangat jelas. MBG adalah program pemerintah untuk rakyat dan dalam pelaksanaannya tidak boleh ada komersialisasi atas program kerakyatan tersebut," ungkapnya.

Para siswa mengambil nampan berisi makanan yang dipasok oleh program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sebuah sekolah dasar di Banda Aceh pada Kamis 30 Oktober 2025. Program ini melibatkan berbagai pihak dan dilaksanakan secara bertahap. 

PDIP Bantah Data BGN

Guntur menambahkan, penegasan PDIP itu sekaligus membantah pernyataan BGN yang menyebut seluruh partai politik (parpol) memiliki dapur MBG alias SPPG.

"Surat tersebut juga untuk menjawab tuduhan Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati bahwa seluruh kader partai politik memiliki dapur MBG. Dengan demikian, partai melarang keterlibatan anggota dan kader PDI Perjuangan pada bisnis MBG," pungkas Guntur.(*)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs