Bupati Monadi ke Renah Pemetik Lagi, Pastikan Pembangunan Jalan Sesuai Harapan

Bupati Monadi ke Renah Pemetik lagi untuk memastikan Pembangunan Jalan Sesuai Harapan.(Ist)

KERINCI — Dengan mengendarai sepeda motor trail dan menerjang medan jalan yang menantang, Bupati Kerinci, Monadi, kembali melakukan peninjauan proyek pembangunan Jalan Renah Pemetik, pada Sabtu (13/6/2026).

Langkah berani ini ia lakukan untuk memastikan kontraktor bekerja sesuai standar kualitas tinggi dan proyek selesai tepat waktu. Dalam blusukan ini, Kepala Bidang Bina Marga, Frans Mellas Pratama, turut mendampingi sang Bupati menyusuri jalur yang sedang dalam tahap perbaikan tersebut.

Bupati Monadi menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kerinci berkomitmen kuat membuka isolasi wilayah. Selama ini, masyarakat di kawasan tersebut kerap menghadapi keterbatasan infrastruktur yang menghambat aktivitas harian mereka.

Bupati Kerinci Monadi saat Menggunakan Motor Trail Meninjau Pembangunan Jalan Renah Pemetik.(Ist)

“Jalan yang layak adalah kunci utama untuk menggerakkan roda ekonomi, mempermudah petani mengangkut hasil bumi, dan memperlancar mobilitas warga. Kami mengawal ketat proyek ini agar masyarakat bisa segera menikmati manfaatnya,” ujar Monadi di sela-sela peninjauannya.

Ia menambahkan, infrastruktur yang bagus memiliki dampak berantai (multiplier effect). Akses transportasi yang lancar otomatis akan memangkas biaya logistik, memicu pertumbuhan ekonomi lokal, dan menciptakan pemerataan pembangunan di seluruh pelosok Kerinci.

“Kami berharap Jalan Renah Pemetik ini menjadi awal baru bagi peningkatan kesejahteraan warga dan membuka peluang usaha yang lebih luas,” tuturnya optimis.

Fokus pada Kualitas dan Manfaat Jangka Panjang

Sengaja turun langsung ke lapangan dengan motor trail memberi keuntungan tersendiri bagi Monadi. Ia bisa melihat detail setiap sudut jalan yang sedang berjalan, sehingga pemerintah dapat langsung mengambil solusi cepat jika menemukan kendala teknis di lapangan.

Monadi tidak ingin pembangunan ini terkesan asal jadi. Ia menuntut hasil pekerjaan yang kokoh agar memiliki daya tahan yang lama dan memberikan rasa aman bagi pengendara yang melintas.

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Kerinci memang sedang memprioritaskan percepatan pembangunan infrastruktur, terutama di wilayah-wilayah yang membutuhkan perhatian khusus. Pemerintah tidak hanya berfokus pada jalan-jalan protokol atau jalan utama kota, melainkan juga menyisir jalur-jalur penghubung di daerah terpencil.

Melalui komitmen dan aksi nyata ini, Pemkab Kerinci optimis mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus memberikan pelayanan publik yang jauh lebih prima, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.(Red)

Pertamina Sebut Stok Cukup, Tapi Antrean Panjang BBM Masih Terjadi, Al Haris: Ada apa Ini?

Gubernur Jambi, Al Haris, mempertanyakan panjangnya antrean, sebab informasi yang ia dapatkan, stok BBM aman dan tercukupi.(Foto: Ilustrasi) 

JAMBI, MERDEKAPOST.COM – Gubernur Jambi, Al Haris, menanggapi antrean panjang kendaraan yang terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dalam beberapa waktu terakhir.

Al Haris mengatakan dirinya telah berkoordinasi dengan pihak Pertamina untuk memastikan kondisi pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Provinsi Jambi.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, stok BBM di wilayah tersebut masih dalam kondisi aman dan tidak mengalami gangguan.

“Kemarin saya tanya ke Pertamina, katanya tidak ada masalah. Mungkin ada keterlambatan distribusi atau masuknya minyak ke SPBU,” katanya, Ahad (14/6/2026).

Meski mendapat penjelasan bahwa pasokan BBM masih tersedia, Al Haris mengaku heran melihat antrean kendaraan yang tetap panjang, terutama untuk BBM jenis solar.

Menurut dia, kondisi tersebut terlihat langsung saat dirinya melakukan perjalanan menuju Kabupaten Merangin dan Kerinci.

Antrean kendaraan, kata dia, bahkan masih terjadi dari malam hingga pagi hari.

“Saya tanya, stok masih aman atau tidak. Tapi kenapa antreannya panjang sekali.

"Saya lihat waktu perjalanan ke Merangin dan Kerinci, dari malam sampai pagi antreannya masih panjang. Ada apa ini?” ujarnya.

Ia menilai perlu dilakukan penelusuran lebih lanjut guna mengetahui penyebab pasti antrean panjang yang terjadi di sejumlah SPBU tersebut.

“Apa memang stok solar kita sedikit? Nah, ini yang akan saya tanyakan lagi kepada Pertamina. Kenapa bisa terjadi seperti ini,” jelasnya.

Untuk memastikan kondisi di lapangan, Pemerintah Provinsi Jambi akan kembali berkoordinasi dengan Pertamina sekaligus melakukan pengecekan terkait ketersediaan BBM subsidi.

Langkah itu diharapkan dapat mengurai persoalan antrean yang dikeluhkan masyarakat di berbagai daerah.

Kenaikan Pertamax Dikeluhkan

Selain panjangnya antrean BBM jenis solar subsidi, kenaikan harga BBM jenis Pertamax yang mulai berlaku sejak 10 Juni 2026 mendapat respons dari sejumlah pengguna kendaraan di Kabupaten Merangin.

Dampaknya, antrean kendaraan yang mengisi Pertalite tampak memanjang.

Salah seorang pengendara sepeda motor, Endang, Rabu kemarin, mengaku belum mengetahui adanya kenaikan harga Pertamax 92 saat mengisi bahan bakar di SPBU tersebut.

"Belum tahu, untuk informasi kenaikan harga BBM jenis Pertamax 92 ini, jujur setelah mengetahui informasi ini. Saya sempet kaget dengan adanya kenaikan harga Pertamax 92 ini, saya merasa berat aja secara ekonomi," kata Endang.

Ia menjelaskan, sebelum terjadi kenaikan harga, dirinya biasa mengisi penuh tangki sepeda motor dengan biaya sekitar Rp45 ribu.

"Tapi setelah ada kenaikan harga Pertamax 92, untuk mengisi full tank untuk kendaraan sepeda motor, saya harus mengeluarkan biaya 60 ribu rupiah. Saya berharap agar Pertamina dan Pemerintah menurunkan harga BBM jenis Pertamax 92 ini, karena kami ini hanyalah rakyat biasa," ungkap Endang.

Keluhan serupa disampaikan Nofrizal, pengendara mobil yang ditemui saat mengisi BBM jenis Pertamax.

Ia mengaku terkejut setelah mengetahui harga Pertamax naik dari Rp12.600 menjadi Rp16.650 per liter.

"Ya, dengan kenaikan Pertamax 92 ini tentunya berdampak pada ekonomi, pemerintah dan pertamina seharusnya mengerti kondisi ekonomi dari masyarakatnya," jelas Nofrizal.

Pengendara lainnya, Jonlesvik Sinaga, juga mengaku baru mengetahui adanya kenaikan harga tersebut saat berada di SPBU.

Ia mengakui kenaikan harga BBM turut memberikan beban tambahan bagi masyarakat.

"Dengan adanya kenaikan BBM jenis Pertamax 92 ini, ya, kalau dibilang keberatan ya agak keberatan secara ekonomi, yang penting jangan ada kelangkaan BBM di Merangin," ungkap Jonlesvik Sinaga.(adz/sbr:tribunjambi)

Pemkot Sungai Penuh: Mulai Senin Jembatan Kerinduan ditutup Sementara

SUNGAI PENUH - Pemerintah kota Sungai penuh melalui Dinas Perhubungan menghimbau kepada masyarakat terkait penutupan sementara akses Jembatan Kerinduan

Dalam rangka mendukung pekerjaan perbaikan palang jembatan demi keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, Dinas Perhubungan Kota Sungai Penuh mengimbau seluruh masyarakat untuk memperhatikan hal-hal sebagai berikut:

✅ Menggunakan jalur alternatif yang telah disediakan selama masa penutupan.

✅ Mematuhi rambu-rambu lalu lintas serta arahan petugas di lapangan.

✅ Mengurangi kecepatan kendaraan saat melintasi area sekitar lokasi pekerjaan.

✅ Mengatur waktu perjalanan dan menghindari lokasi penutupan untuk mencegah kemacetan.

✅ Mengutamakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

Penutupan sementara berlaku mulai 14 Juni 2026 hingga pekerjaan selesai di Jembatan Kerinduan.

Atas perhatian, pengertian, dan kerja sama seluruh masyarakat, kami ucapkan terima kasih.

Keselamatan Anda adalah Prioritas Kami. 

(*adv)

Antrean Panjang BBM Solar di Jambi, Al Haris Akan Panggil Pertamina

ANTREAN PANJANG - Gubernur Jambi Al Haris mempertanyakan penyebab antrean panjang kendaraan di SPBU meski Pertamina menyatakan stok BBM di wilayah Jambi masih aman.(iST)

JAMBI - Gubernur Jambi, Al Haris, menanggapi antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Terkait hal itu, dia menyebut telah telah menanyakan kondisi pasokan BBM kepada pihak Pertamina. Berdasarkan informasi yang diterimanya, stok BBM di wilayah Jambi disebut masih dalam kondisi aman.

 “Kemarin saya tanya ke Pertamina, katanya tidak ada masalah. Mungkin ada keterlambatan distribusi atau masuknya minyak ke SPBU,” katanya.

Al Haris merasa heran terkait antrean kendaraan BBM solar, sebab antrean itu masih terlihat panjang di sejumlah daerah.

 “Saya tanya, stok masih aman atau tidak. Tapi kenapa antreannya panjang sekali. Saya lihat waktu perjalanan ke Merangin dan Kerinci, dari malam sampai pagi antreannya masih panjang. Ada apa ini?,” ujarnya.

Dia menjelaskan, fenomena itu perlu ditelusuri lebih lanjut. Hal itu bertujuan untuk mengetahui penyebab sebenarnya.

 “Apa memang stok solar kita sedikit? Nah, ini yang akan saya tanyakan lagi kepada Pertamina. Kenapa bisa terjadi seperti ini,” jelasnya.

 Dia menerangkan, Pemerintah Provinsi Jambi akan melakukan pengecekan dan berkoordinasi dengan Pertamina. Hal itu bertujuan untuk memastikan pasokan BBM subsidi tetap tersedia bagi masyarakat, serta mencari solusi atas antrean panjang yang terjadi di sejumlah SPBU.(*) 

Sinergi Lintas Sektor, Operasi Katarak Gratis di RSU MH Thalib Dihadiri Kepala Daerah dan Jajaran Kapolres Kerinci

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM – Rumah Sakit Umum (RSU) MH Thalib Sungai Penuh menjadi saksi terlaksananya program sosial kemanusiaan berupa operasi katarak massal gratis. Kegiatan yang ditujukan untuk membantu masyarakat kurang mampu di wilayah Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci ini dihadiri langsung oleh jajaran pejabat penting daerah dan aparat penegak hukum.

Hadir dalam pemantauan kegiatan tersebut, Walikota Sungai Penuh, Alfin Azhar, bersama Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos.. Kehadiran dua kepala daerah serumpun ini menegaskan komitmen bersama dalam meningkatkan taraf kesehatan masyarakat, khususnya dalam penuntasan gangguan penglihatan akibat katarak.

Pengamanan dan Dukungan Penuh dari Polres Kerinci

Tak hanya jajaran pemerintahan sipil, jajaran Kepolisian Resor (Polres) Kerinci juga turun langsung memberikan dukungan penuh guna memastikan kelancaran jalannya acara. Tampak hadir di lokasi:

Kapolres Kerinci, AKBP Ramadhanil, Kabag Ops, AKP Edy Mardi, Kasat Reskrim, AKP Very Prasetyawan, Kasat Intel, AKP Sugiarto, Kasat Narkoba, AKP Yandra

Selain jajaran perwira Polres, agenda ini juga mendapat pengawalan dan peninjauan langsung dari pihak Sentral Aliatama Provinsi Jambi serta perwakilan dari Dinas Sosial Kabupaten Kerinci yang ikut mengawal proses screening dan pendampingan para pasien.


Tinjau Langsung Pasien

Dalam sela-sela kegiatan, para pejabat menyempatkan diri untuk berdialog langsung dan memberikan motivasi kepada para lansia dan warga yang sedang mengantre maupun yang telah selesai menjalani operasi. Seperti yang terlihat pada file 101720.jpg, beberapa petugas medis juga sigap melakukan pemeriksaan tekanan darah (screening awal) kepada para tamu undangan dan peserta sebelum tindakan operasi dimulai.

Suasana keakraban dan sinergi yang kuat antarpimpinan daerah juga sangat terasa. Momen kedatangan dan jabat tangan hangat antara jajaran Polres Kerinci, Bupati Kerinci, dan Walikota Sungai Penuh di area parkir RSU MH Thalib  menjadi simbol runtuhnya sekat birokrasi demi pelayanan optimal bagi masyarakat.

Program operasi katarak ini diharapkan dapat mengembalikan produktivitas masyarakat yang sebelumnya terganggu penglihatannya, sekaligus menjadi bukti nyata hadirnya pemerintah, kepolisian, dan instansi sosial di tengah-tengah masyarakat Kerinci dan Sungai Penuh.

Kabar Duka, Jemaah Haji Merangin Meninggal Dunia di Makkah Usai Cuci Darah

Seorang jemaah haji asal Kabupaten Merangin, H Jafri S Salim (49), meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi, pada Kamis, 11 Juni 2026 pukul 18.38 Waktu Arab Saudi (WAS).

MERDEKAPOST.COM - Kabar duka menyelimuti Provinsi Jambi. Seorang jemaah haji asal Kabupaten Merangin, H Jafri S Salim (49), meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi, pada Kamis, 11 Juni 2026 pukul 18.38 Waktu Arab Saudi (WAS).

Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Jambi, Wahyudi Abdul Wahab, menyampaikan belasungkawa atas wafatnya almarhum. Ia berharap almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

Almarhum yang tergabung dalam Kloter BTH 19 Embarkasi Batam diketahui sempat menjalani perawatan intensif di Al Noor Specialist Hospital, Makkah.

Kondisi kesehatannya mulai menurun sejak akhir Mei 2026. Dengan riwayat hipertensi dan diabetes melitus, almarhum awalnya dirujuk dari Poskes Sektor 3 Makkah ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) setelah mengalami sesak napas, batuk, serta pembengkakan di seluruh tubuh.

Dari hasil pemeriksaan laboratorium, USG, dan rontgen, dokter menemukan adanya gangguan serius pada fungsi ginjal. Almarhum kemudian dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lanjutan, termasuk tindakan cuci darah.

Dokter KKHI, dr. Fuji Ramadhani, menjelaskan bahwa kondisi ginjal pasien memerlukan penanganan lebih intensif di rumah sakit Arab Saudi.

Semoga almarhum husnul khotimah dan seluruh amal ibadah hajinya diterima Allah SWT.(aDZ)

AYS Jadi Tersangka Baru dalam Kasus Korupsi MBG

Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi (tengah) dalam konferensi pers, Kamis 11 Juni 2026. (Ist)

Jakarta - Tim penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung kembali menetapkan tersangka baru dalam penyidikan dugaan tindak pidana korupsi terkait pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG). Tersangka berinisial AYS, yang merupakan pihak swasta, menjadi tersangka keempat dalam perkara yang menyeret sejumlah mantan petinggi Badan Gizi Nasional (BGN).

Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, mengatakan penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik menemukan alat bukti yang cukup.

"Pada hari Sabtu, 6 Juni 2026, tim penyidik menetapkan satu orang lagi tersangka atas nama AYS selaku pihak swasta sebagai tersangka," kata Syarief dalam konferensi pers, Kamis (11/6/2026).

Menurut Syarief, AYS diduga berperan atas permintaan tersangka SS alias Sony Sonjaya, yang saat itu menjabat sebagai wakil kepala Badan Gizi Nasional (BGN), untuk mencari mitra pelaksana program makan bergizi gratis.

Baca Juga: Istana Buka Suara Soal Kantin Sekolah Jadi Dapur MBG

Dalam prosesnya, Sony Sanjaya diduga memberikan akses kepada AYS untuk melakukan intervensi terhadap tim verifikator mitra MBG. Melalui akses tersebut, AYS disebut dapat mengetahui lokasi dapur atau satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) yang masih tersedia.

Penyidik menduga AYS bersama Sony Sanjaya turut mengatur proses pendaftaran calon mitra SPPG. Sejumlah pendaftar yang sebelumnya telah memperoleh persetujuan melalui portal mitra MBG diduga dibatalkan statusnya untuk kemudian digantikan oleh pihak lain yang difasilitasi oleh AYS.

"Tersangka SS memberikan akses kepada AYS untuk melakukan intervensi kepada tim verifikator mitra MBG sehingga dapat mengetahui titik-titik dapur yang kosong dan mengatur calon SPPG yang mendaftar pada portal mitra MBG yang semula telah disetujui kemudian menjadi dibatalkan status pendaftarannya," ujar Syarief.

Selain mengatur titik SPPG dan proses pendaftaran mitra, penyidik juga menduga AYS memfasilitasi pendaftaran SPPG baru melalui portal mitra MBG yang sebenarnya telah ditutup.

Setelah berhasil mengatur sejumlah titik SPPG tersebut, AYS diduga memberikan sejumlah uang kepada Sony Sanjaya sebagai bagian dari praktik yang sedang diselidiki penyidik.

Atas perbuatannya, AYS disangka melanggar Pasal 12 huruf a dan huruf b Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi serta Pasal 605 ayat (2) dan Pasal 606 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Untuk kepentingan penyidikan, Kejagung menahan AYS selama 20 hari di Rumah Tahanan (Rutan) Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

Penahanan dilakukan guna mempermudah proses pemeriksaan serta mencegah kemungkinan tersangka menghilangkan barang bukti atau memengaruhi saksi.

Dengan penetapan AYS, jumlah tersangka dalam kasus dugaan korupsi program makan bergizi gratis bertambah menjadi empat orang.

Sebelumnya, Kejagung telah menetapkan mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, mantan Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Sony Sonjaya, dan mantan Wakil Kepala BGN Bidang Pengembangan Organisasi dan Hubungan Kelembagaan Lodewyk Pusung sebagai tersangka.

Kejagung menegaskan penyidikan masih terus berjalan dan tidak menutup kemungkinan adanya tersangka baru dalam perkara ini. Penyidik saat ini masih mendalami aliran dana, proses penunjukan mitra MBG, serta dugaan pengaturan titik SPPG yang diduga merugikan keuangan negara.(*)

Istana Buka Suara Soal Kantin Sekolah Jadi Dapur MBG

Jakarta - Istana Kepresidenan menyatakan wacana pemanfaatan kantin sekolah sebagai dapur program makan bergizi gratis (MBG) merupakan bagian dari upaya perbaikan tata kelola yang tengah dilakukan Badan Gizi Nasional (BGN).

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan, penggunaan kantin sekolah sebagai dapur MBG masih dalam tahap kajian dan menjadi salah satu alternatif yang dipertimbangkan untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan program.

"Saya pikir itu bagian dari yang sekarang proses penataan menyeluruh di Badan Gizi Nasional," ujar Prasetyo di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Menurut Prasetyo, pemerintah akan mempelajari lebih lanjut apakah skema tersebut layak diterapkan di daerah tertentu, terutama di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) yang memiliki keterbatasan infrastruktur pendukung.

Ia menegaskan, hingga kini belum ada keputusan final terkait penggunaan kantin sekolah sebagai dapur MBG karena BGN masih melakukan kajian menyeluruh terhadap berbagai aspek teknis dan operasional.

"Sebagai mungkin salah satu alternatif skema, barangkali itu juga masuk menjadi salah satu yang coba akan kita lihat, apakah tepat untuk diberlakukan di beberapa zona tertentu. Itu bagian dari yang sedang ditata oleh BGN," ucapnya.

Sebelumnya, Kepala BGN Nanik S Deyang mengungkapkan pihaknya tengah menyiapkan sejumlah skema baru untuk memperluas jangkauan program makan bergizi gratis, khususnya di wilayah 3T.

Salah satu strategi yang dipertimbangkan adalah memanfaatkan fasilitas yang telah tersedia, seperti kantin sekolah, dapur umum, dan dapur komunitas, sehingga pemerintah tidak perlu membangun dapur baru atau satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di setiap lokasi.

Langkah tersebut dinilai dapat meningkatkan efisiensi pelaksanaan program sekaligus mengurangi kebutuhan anggaran negara.

Selain itu, BGN juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari badan usaha milik negara (BUMN), sektor swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), yayasan, hingga lembaga masyarakat lainnya.

Menurut Nanik, pemanfaatan fasilitas yang sudah ada menjadi salah satu solusi untuk mengurangi beban anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) dalam pelaksanaan program MBG yang terus diperluas.

Meski demikian, BGN memastikan kualitas makanan dan standar keamanan pangan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap skema yang diterapkan.

"Jadi ada beberapa alternatif, intinya untuk mengurangi beban anggaran APBN dan kita tidak harus membangun dapur baru, itu prinsipnya. Kita bisa menggunakan dapur-dapur, misalnya kantin sekolah," kata Nanik dalam konferensi pers di Kantor Pusat BGN, Kamis (4/6/2026).(Adz)

Ketua DPD Partai Nasdem Kota Sungai Penuh Dahkir Yahya Tutup Usia

Anggota DPRD Kota Sungai Penuh dari Fraksi NasDem, Dahkir Yahya, S.Pd., MM, meninggal dunia pada Rabu (10/6/2026) pukul 23.30 WIB di RS Melati Sungai Penuh dalam usia 62 tahun.

SUNGAI PENUH – Kabar duka menyelimuti keluarga besar DPRD Kota Sungai Penuh dan masyarakat Kota Sungai Penuh. Anggota DPRD Kota Sungai Penuh dari Fraksi NasDem, Dahkir Yahya, S.Pd., MM, meninggal dunia pada Rabu (10/6/2026) pukul 23.30 WIB di RS Melati Sungai Penuh dalam usia 62 tahun.

Kepergian almarhum menjadi kehilangan besar bagi dunia politik dan pemerintahan di Kota Sungai Penuh. Semasa hidupnya, almarhum dikenal sebagai sosok yang santun, sederhana, serta memiliki dedikasi tinggi dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat. Komitmennya dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat membuat almarhum dihormati oleh berbagai kalangan, baik di lingkungan legislatif maupun masyarakat luas.

Ucapan Duka

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Sungai Penuh yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, Hardizal, menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan.

“Atas nama pribadi, keluarga besar PDI Perjuangan Kota Sungai Penuh, pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kota Sungai Penuh, saya menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya saudara sekaligus rekan kami, Bapak Dahkir Yahya. Kepergian beliau merupakan kehilangan yang sangat mendalam bagi kami semua,” ujar Hardizal.

Menurut Hardizal, almarhum merupakan sosok legislator yang memiliki integritas, loyalitas, dan kepedulian tinggi terhadap kepentingan masyarakat. Dalam setiap kesempatan, Dahkir Yahya selalu berupaya menjalankan amanah rakyat dengan penuh tanggung jawab serta mengedepankan kepentingan publik di atas kepentingan pribadi maupun golongan.

“Beliau adalah pribadi yang baik, rendah hati, mudah bergaul, dan selalu membangun komunikasi yang harmonis dengan siapa saja. Selama bertugas di DPRD, beliau aktif memperjuangkan berbagai aspirasi masyarakat dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” katanya.

Hardizal menambahkan, kepergian Dahkir Yahya bukan hanya meninggalkan duka bagi keluarga besar DPRD, tetapi juga bagi masyarakat yang selama ini mengenal dan merasakan langsung pengabdiannya. Banyak jejak pengabdian yang telah ditorehkan almarhum selama menjalankan tugas sebagai wakil rakyat.

“Kami sangat kehilangan sosok beliau. Almarhum adalah sahabat, rekan kerja, dan tokoh masyarakat yang selalu mengedepankan semangat kebersamaan. Dedikasi serta pengabdian beliau kepada masyarakat akan selalu menjadi teladan dan dikenang oleh kita semua,” tambahnya.

Lebih lanjut, Hardizal mengajak seluruh masyarakat Kota Sungai Penuh untuk bersama-sama mendoakan almarhum agar diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala dosa dan khilafnya, serta diterima seluruh amal ibadah yang telah dilakukannya selama hidup.

Ia juga berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan tersebut.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Setiap yang bernyawa pasti akan kembali kepada Allah SWT. Semoga almarhum husnul khatimah, dilapangkan kuburnya, diterima segala amal ibadahnya, serta ditempatkan di tempat yang mulia di sisi-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kesabaran dan keteguhan hati dalam menghadapi musibah ini,” tutup Hardizal.

Wafatnya Dahkir Yahya menjadi duka bagi seluruh elemen masyarakat Kota Sungai Penuh. Pengabdian, dedikasi, serta kontribusi yang telah beliau berikan selama hidup akan selalu dikenang sebagai bagian dari perjalanan pembangunan daerah dan perjuangan untuk kepentingan masyarakat. Semoga segala amal baik almarhum menjadi ladang pahala dan mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT.(*) 

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Kerinci dan Jajaran Gelar Aksi Kemanusiaan Donor Darah

KERINCI – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang jatuh pada 1 Juli 2026, Kepolisian Resor (Polres) Kerinci menggelar aksi sosial donor darah secara massal. Kegiatan kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Kerinci, AKBP Ramadahil, S.H., S.I.K., M.H., bertempat di Aula Mapolres Kerinci.

Aksi donor darah ini diikuti dengan antusias oleh Wakapolres Kerinci KOMPOL Gumuntar Aritonang, S.H., M.H., Kabag Ops Polres Kerinci AKP Edy Mardi, S.E., M.M., serta seluruh Pejabat Utama (PJU), para perwira, dan jajaran personel Polres Kerinci.

Sinergi untuk Kemanusiaan

Kapolres Kerinci, AKBP Ramadahil, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian nyata Polri, khususnya Polres Kerinci, terhadap sesama. Donor darah ini juga bertujuan untuk membantu menjaga ketersediaan atau stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) guna menyuplai kebutuhan rumah sakit di wilayah Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh.

"Hari Bhayangkara bukan hanya momentum perayaan bagi institusi Polri, melainkan juga momen untuk meneguhkan kembali komitmen kami dalam melayani dan membantu masyarakat. Setetes darah yang kita donorkan hari ini sangat berarti bagi keselamatan jiwa sesama," ujar AKBP Ramadahil.

Jalani Protokol Kesehatan dan Skrining Ketat

Sebelum melakukan donor darah, seluruh peserta—termasuk Kapolres, Wakapolres, dan Kabag Ops—wajib menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan awal (skrining) yang dilakukan oleh tim medis. Pemeriksaan tersebut meliputi:

  • Pengecekan tekanan darah (tensi).
  • Pemeriksaan kadar hemoglobin (HB).
  • Wawancara riwayat kesehatan guna memastikan darah yang didonorkan benar-benar sehat dan aman.

Suasana kebersamaan dan kekeluargaan tampak kental selama acara berlangsung. Sinergi antara pimpinan dan anggota dalam menyumbangkan darahnya ini diharapkan dapat memotivasi instansi lain serta masyarakat luas untuk rutin melakukan donor darah.

Melalui kegiatan donor darah di usia yang ke-80 ini, Polres Kerinci berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban (Kamtibmas), tetapi juga dalam aksi-aksi sosial dan kemanusiaan.(*Adz)

Perkuat Sinergi, BPC HIPMI Kerinci Audiensi bersama BSI Sungai Penuh

BPC HIPMI Kabupaten Kerinci melakukan langkah strategis dengan menggelar audiensi bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Sungai Penuh pada Rabu (10/06).(MPC)

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kabupaten Kerinci melakukan langkah strategis dengan menggelar audiensi bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Sungai Penuh pada Rabu (10/06/2026). Kegiatan ini mempertemukan para pengusaha muda dengan jajaran manajemen perbankan untuk membangun kolaborasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya bagi pengusaha muda dan UMKM.

Kehadiran BPC HIPMI Kerinci diwakili Sekretaris Umum (Sekum) Rian Aframa Wijaya, bersama Ketua Bidang I, Deni Kurniawan, Ketua Bidang II, Vado Ferlyno, Ketua Bidang VII, Edy Syaputra, Kompartemen Organisasi, Mhd. Khaidir Ali, dan beberapa pengurus lainnya.

Kedatangan Pengurus BPC HIPMI Kerinci ini disambut hangat oleh Kepala BSI Kancap Sungai Penuh, Riki Satria. Dalam kesempatan tersebut, Riki mengapresiasi semangat pengusaha muda yang tergabung dalam HIPMI Kerinci dan menyatakan kesiapan BSI untuk menjadi mitra strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

BPC HIPMI Kabupaten Kerinci melakukan langkah strategis dengan menggelar audiensi bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Sungai Penuh pada Rabu (10/09).(MPC)

"Kami sangat menyambut baik kehadiran rekan-rekan dari HIPMI Kerinci. BSI berkomitmen untuk terus bersinergi, terutama dalam mendukung akses keuangan dan pembiayaan yang berbasis syariah bagi para pengusaha muda agar terus berkembang dan naik kelas," ujar Riki Satria.

Terpisah, Ketua Umum BPC HIPMI Kerinci, Anugra Andiska, menyampaikan kegiatan ini merupakan langkah awal yang baik untuk membangun ekosistem usaha yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan di Kabupaten Kerinci.

"Ini merupakan langkah strategis bagi perkembangan pengusaha muda daerah," ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum, Rian Aframa Wijaya menjelaskan sinergi antara HIPMI dan BSI Sungai Penuh ini diharapkan dapat melahirkan program-program konkret yang berdampak langsung bagi pengusaha sehingga berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah kedepan. 

"Kami ingin memastikan pengusaha muda Kerinci tidak kesulitan mendapatkan akses keuangan dan pembinaan yang diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kerinci," jelasnya.

Pertemuan ditutup dengan diskusi santai mengenai pemetaan potensi ekonomi lokal serta foto bersama sebagai simbol kolaborasi strategis tersebut. (HZA)

Tindak Tegas Penyalahgunaan BBM, Satreskrim Polres Kerinci Amankan Pelaku “Pelangsir” Pertalite

 

Merdekapost.com – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kerinci bergerak cepat dalam menindaklanjuti atensi pimpinan terkait pengawasan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Hasilnya, petugas berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan BBM jenis Pertalite di wilayah Kecamatan Pesisir Bukit, Kota Sungai Penuh.

​Dalam operasi yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Kerinci, petugas mengamankan seorang pria berinisial RS (28), warga Desa Koto Dua, Sungai Liuk, yang diduga kuat melakukan praktik “pelangsiran” BBM.

​Kasat Reskrim Polres Kerinci menjelaskan bahwa pengungkapan ini berawal dari adanya laporan masyarakat terkait kecurigaan aktivitas pengisian BBM yang tidak wajar di SPBU Sungai Liuk pada Senin (8/6/2026).

​“Menindaklanjuti informasi tersebut, tim opsnal melakukan penyelidikan di lapangan. Kami menemukan pelaku melakukan pelangsiran BBM jenis Pertalite menggunakan sepeda motor yang telah dimodifikasi tangkinya,” ujar Kasat Reskrim.

​Modus operandi yang dijalankan pelaku adalah dengan mengisi BBM Pertalite di SPBU menggunakan sepeda motor bertangki besar secara berulang. Setelah tangki penuh, BBM tersebut kemudian disalin ke dalam jerigen untuk dikumpulkan di dalam satu unit mobil jenis Grandmax sebelum akhirnya dijual kembali kepada pengecer.

​Dari tangan pelaku, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa:

​1 unit sepeda motor Yamaha Vixion.

​1 unit sepeda motor Suzuki Thunder.

​1 unit mobil Grandmax yang memuat 18 jerigen berisi BBM Pertalite.

​Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 55 UU No. 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, sebagaimana diubah dalam Pasal 40 angka 9 UU No. 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Perpu Cipta Kerja menjadi Undang-Undang. Saat ini, proses penyidikan masih terus berjalan dengan melengkapi administrasi penyidikan (mindik) dan alat bukti.

​Kasat Reskrim menegaskan bahwa Polres Kerinci tidak akan memberikan ruang bagi oknum yang mencoba mencari keuntungan pribadi dengan melakukan penimbunan atau penyalahgunaan BBM bersubsidi.

​“Instruksi pimpinan jelas, kami akan terus melakukan patroli 24 jam dan memantau SPBU di seluruh jajaran. Kami mengimbau kepada masyarakat dan pengecer agar mematuhi aturan pemerintah mengenai distribusi BBM. Tindakan tegas akan diambil bagi siapa saja yang terbukti melakukan pelanggaran hukum di bidang migas,” tegasnya.

​Pihak kepolisian juga mengajak masyarakat untuk aktif melapor jika menemukan indikasi kecurangan dalam distribusi BBM di wilayah hukum Polres Kerinci melalui layanan kepolisian yang tersedia. (*)

Kepulangan Jemaah Haji Diperketat, Keluarga Dilarang Menjemput di Asrama

PPIH Provinsi Jambi melarang keluarga menjemput langsung jemaah haji di Asrama Haji Jambi untuk menjaga ketertiban proses pemulangan.Hal ini disampaikan dalam rapat kepulangan jemaah haji, Selasa (9/6/2026).(Ist)

JAMBI | Merdekapost.com - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Provinsi Jambi menegaskan aturan ketat terkait proses pemulangan jemaah haji Jambi.

Aturan ketat yang dimaksud ialah keluarga jemaah dilarang keras untuk melakukan penjemputan langsung di Asrama Haji Jambi.

Kebijakan itu diambil, mengingat kompleksitas fase pemulangan yang dinilai lebih rumit dibandingkan fase keberangkatan.

Pihak Kanwil Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Jambi menyatakan, tantangan utama dalam pemulangan adalah kondisi psikologis jemaah serta tingginya antusiasme keluarga.

Hal tersebut disampaikan Kepala Kanwil Kemenhaj Jambi, Wahyudi Abdul Wahab, dalam pengarahannya dalam Rapat Persiapan Pemulangan Jemaah Haji Debarkasi Haji Antara di Asrama Haji Jambi bersama para stakeholder, Selasa (9/6/2026).

"Pemulangan haji ini penyelenggaraannya lebih rumit daripada pemberangkatan," ujarnya.

Dia mengatakan, berkaca pada pengalaman sebelumnya terdapat jemaah yang langsung dibawa pulang oleh keluarganya secara mandiri.

Sehingga, hal itu menyulitkan pendataan petugas saat bus akan diberangkatkan ke kabupaten/kota.

Untuk mengantisipasi kerumunan, PPIH akan menutup dan mengunci akses pintu samping asrama dua jam sebelum kedatangan jemaah.

Panitia juga dilarang keras membawa orang luar atau ‘penumpang gelap’ ke dalam area asrama, guna memastikan situasi tetap kondusif.

"Maka panitia kami ingatkan untuk tidak membawa penumpang gelap ya dalam tanda kutip, supaya lebih aman dan tertib," tegasnya.

Wahyudi menjelaskan, selain pengaturan alur masuk melalui empat pintu teknis, perhatian khusus juga diberikan pada pengelolaan bagasi jemaah.

Tas bagasi baru akan diserahkan kepada pihak kabupaten/kota dua jam setelah jemaah meninggalkan asrama untuk menghindari kericuhan dan risiko barang tertukar antar daerah.

Panitia menekankan pentingnya menjaga agar jangan sampai tas jemaah dari satu kabupaten terbawa ke kabupaten lain yang jaraknya berjauhan.

Mengenai kondisi kesehatan, apabila terdapat jemaah yang perlu diobservasi atau dirujuk ke rumah sakit.

Koordinasi akan dilakukan secara terpusat melalui tim medis BKK agar informasi yang sampai ke keluarga tetap satu pintu dan tidak memicu kepanikan.

"Kita akan koordinasikan dengan cukup baik dengan suasana yang lebih tenang supaya tidak ada semacam persoalan-persoalan," jelasnya.

Seluruh prosesi penerimaan di asrama akan dilakukan secara efisien sebelum jemaah diserahkan kepada pemerintah kabupaten/kota masing-masing untuk dipulangkan ke daerah asal. 

Panitia berharap suasana penerimaan tetap tenang agar jemaah tidak merasa lelah atau emosional setelah perjalanan panjang. (Adz)

Dua Kecelakaan Beruntun di 'Lobang Maut' Lintas Sumatra Merangin, Warga Desak Pemkab Segera Bertindak

Dua Kecelakaan Beruntun terjadi di 'Lobang Maut' yang menganga di jalan Lintas Sumatra Merangin.(Ist)

MERANGIN, MERDEKAPOST.COM – Kondisi jalan berlubang besar di Jalan Lintas Sumatra, tepatnya di depan Kantor Dinas Kehutanan Kabupaten Merangin, kawasan Lingkungan Mensawang, Dusun Bangko RT 36, kembali memakan korban.

Dilansir dari media benuajambi.com, Pada Senin (9/6/2026) sekitar pukul 19.50 WIB, sedikitnya terjadi dua kecelakaan lalu lintas dalam rentang waktu yang berdekatan akibat pengendara terjebak lubang besar yang berada di badan jalan tersebut.

Menurut informasi yang dihimpun, para korban mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit MMC Kabupaten Merangin untuk mendapatkan perawatan medis.

Warga setempat mengaku resah dengan kondisi jalan yang dinilai sangat membahayakan pengguna jalan, terutama saat malam hari dan ketika hujan turun deras.

“Kami sangat berharap pemerintah daerah segera mengambil tindakan. Dalam hitungan menit saja sudah terjadi dua kali kecelakaan di lokasi yang sama. Lubang ini sangat dalam dan berbahaya bagi pengendara,” ujar salah seorang warga kepada media ini.

Warga juga meminta perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Merangin, khususnya Wakil Bupati Merangin Abdul Khafid, agar segera memerintahkan instansi terkait melakukan perbaikan atau setidaknya menutup lubang tersebut guna mencegah jatuhnya korban berikutnya.

Menurut warga, keberadaan lubang besar di ruas Jalan Lintas Sumatra itu sudah lama dikeluhkan masyarakat. Namun hingga kini belum terlihat adanya penanganan yang memadai.

“Kami kasihan dengan para pengguna jalan. Apalagi saat malam hari atau ketika hujan lebat, lubang itu sulit terlihat dan sangat berpotensi menyebabkan kecelakaan,” tambahnya.

Masyarakat berharap pemerintah tidak menunggu bertambahnya korban sebelum mengambil langkah cepat. Mengingat lokasi lubang berada di jalur utama yang setiap hari dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat dengan intensitas lalu lintas yang cukup tinggi.

Saat ini, warga masih menunggu respons dan tindakan konkret dari pihak terkait untuk mengatasi kondisi jalan yang dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan tersebut.(*)



Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs