Layanan M-Banking Bank Jambi Segera Beroperasi, Al Haris Minta APH Sikat Pelaku

Gubernur Al Haris dan Bank Jambi. Pemerintah Provinsi Jambi bersama jajaran manajemen Bank Jambi tengah bergerak cepat mengupayakan agar layanan mobile banking (M-Banking) milik bank daerah tersebut dapat segera kembali beroperasi normal.(Ist) 

JAMBI - Pemerintah Provinsi Jambi bersama jajaran manajemen Bank Jambi tengah bergerak cepat mengupayakan agar layanan mobile banking (M-Banking) milik bank daerah tersebut dapat segera kembali beroperasi normal. 

Langkah konkret yang saat ini sedang dilakukan adalah mengajukan permohonan pembukaan kembali layanan digital itu kepada Bank Indonesia (BI).

Layanan transaksi daring ini sebelumnya terpaksa dihentikan menyusul adanya dugaan serangan siber yang melumpuhkan sistem teknologi informasi Bank Jambi. 

Demi memberikan kenyamanan bagi para nasabah, Gubernur Jambi Al Haris menegaskan bahwa pemerintah daerah terus mendorong percepatan pengaktifan kembali sistem tersebut ke Bank Indonesia.

Syarat Ketat Pemulihan Sistem dan Hasil Audit Forensik

Seperti diketahui, sejak sistem digital Bank Jambi mengalami gangguan fatal pada awal 2026, ribuan nasabah mengeluhkan hambatan dalam bertransaksi menggunakan aplikasi ponsel. 

Akibatnya, masyarakat harus kembali mengandalkan mesin ATM, CRM, hingga mengantre di layanan kantor cabang konvensional untuk kebutuhan transaksi sehari-hari.

Sebagai bagian dari pemulihan pasca-insiden, sebuah audit forensik mendalam telah dilakukan untuk memeriksa celah keamanan. 

Hasil audit tersebut resmi diterbitkan pada 3 Juni 2026 sebagai landasan utama penguatan sistem perbankan ke depan.

Al Haris membeberkan bahwa sebelum layanan m-banking diaktifkan kembali oleh Bank Indonesia, terdapat sejumlah persyaratan regulasi ketat yang wajib dipenuhi. 

Bank Jambi diwajibkan melakukan peningkatan instrumen keamanan serta mengganti sejumlah perangkat teknologi informasi yang dinilai belum memadai agar pertahanan digital mereka semakin tangguh. 

Penguatan ini dianggap krusial demi menjamin rasa aman bagi nasabah sekaligus memastikan keluhan serupa tidak terulang kembali di masa depan.

Gubernur Desak Penegak Hukum Tindak Tegas Temuan Siber

Tidak hanya fokus pada pemulihan pelayanan perbankan, Gubernur Jambi juga mengambil sikap tegas terhadap dalang di balik kelumpuhan sistem ini. 

Al Haris meminta secara langsung kepada Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera menindaklanjuti poin-poin temuan yang tertuang di dalam hasil audit forensik per 3 Juni lalu.

Ia menegaskan, siapa pun pihak yang terbukti terlibat atau bertanggung jawab atas persoalan yang menyebabkan runtuhnya sistem pertahanan siber Bank Jambi harus diproses secara hukum tanpa pandang bulu. 

Instruksi keras pun dilayangkan kepada APH untuk langsung menyikat pihak-pihak terkait apabila terbukti melakukan pelanggaran hukum.

Audit Forensik Diharapkan Bantu Penyidik

Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jambi masih melakukan proses penyelidikan kasus dugaan peretasan Bank Jambi yang telah menyebabkan kehilangan saldo nasabah beberapa waktu lalu.

Terbaru, diketahui audit forensik dari pihak Bank Jambi telah rampung dilakukan.

Di mana diketahui, Otoritas Jaksa Keuangan (OJK) Jambi sendiri telah menerima surat audit forensik sejak awal Juni 2026 ini.

Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Erlan Munaji mengungkapkan bahwa pihaknya yang dalam hal ini Direktorat Reserse Kriminal Khusus masih melakukan penyelidikan.

Dia mengatakan dengan adanya audit forensik ini diharapkan mampu membantu proses penyelidikan.

"Dengan adanya (hasil audit forensik) tentunya akan membantu dan proses penyidikan nantinya. Dan saat ini proses penyidik masih melakukan proses penyidikan," jelasnya.

Sebelumnya, pihak kepolisian sendiri telah memeriksa puluhan orang yang dipangggil sebagai saksi.

Saksi-saksi tersebut termasuk Direktur Bank Jambi hingga staf dan pihak ketiga yang berhubungan dengan Bank Jambi.

Pihak kepolisian sendiri memperkirakan kerugian dari peristiwa peretasan ini mencapai Rp143 miliar dengan perkiraan 6.000 rekening nasabah Bank Jambi yang dibobol.

Untuk layanan Bank Jambi sendiri hingga saat ini masih berjalan meski dalam kondisi terbatas. 

Layanan mobile banking diketahui belum bisa diakses. Sementara Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dapat digunakan di waktu tertentu saja.

Masyarakat berharap, pemulihan pelayanan Bank Jambi bisa segera pulih dan kembali normal.

DPRD Provinsi Jambi: Masyarakat Menunggu, Segera Ditindaklanjuti

DPRD Provinsi Jambi menyebut pihaknya telah mendapatkan kabar terkait hasil forensik Bank Jambi dan diserahkan ke Polda Jambi.

Informasi tersebut didapatkan dari pihak terkait, satu diantaranya Direktur Utama Bank Jambi.

Hal itu disampaikan Ketua DPRD Provinsi Jambi, M Hafiz Fattah. Sehingga, dia berharap agar permasalahan tersebut segera ditindak lanjuti, sebab masyarakat sudah menunggu terkait permasalahan itu.

“Masyarakat menunggu bagaimana pelayanan mobile banking dapat berjalan lancar seperti sebelumnya. Masyarakat menunggu silakan ditindaklanjuti dan diumumkan,” harapnya.

Sebelumnya, Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jambi masih melakukan proses penyelidikan kasus dugaan peretasan Bank Jambi yang telah menyebabkan kehilangan saldo nasabah beberapa waktu lalu.

Terbaru, diketahui audit forensik dari pihak Bank Jambi telah rampung dilakukan. 

Diketahui, Otoritas Jaksa Keuangan (OJK) Jambi sendiri telah menerima surat audit forensik sejak awal Juni 2026 ini.

Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Erlan Munaji mengungkapkan bahwa pihaknya yang dalam hal ini Direktorat Reserse Kriminal Khusus masih melakukan penyelidikan.(Adz)

Kota Sungai Penuh Mulai Sensus Ekonomi 2026, Sekda Alpian Ajak Warga Dukung Pendataan

SUNGAI PENUH – Pemerintah Kota Sungai Penuh bersama Badan Pusat Statistik (BPS) resmi memulai Pencanangan dan Sosialisasi Sensus Ekonomi (SE) Tahun 2026. Kegiatan ini dirangkaikan dengan apel kerja di lingkungan Pemkot Sungai Penuh, bertempat di Lapangan Kantor Walikota Sungai Penuh, Senin (22/6/26).

Kegiatan ini menjadi langkah awal pelaksanaan pendataan ekonomi di Kota Sungai Penuh. Pemerintah berharap data yang dikumpulkan nantinya bisa lebih akurat dan menjadi dasar dalam menyusun kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.

Apel pagi menjadi pembuka kegiatan. Setelah itu, Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh Alpian membacakan sambutan Wali Kota Sungai Penuh sekaligus memasangkan atribut kepada petugas lapangan sebagai tanda dimulainya Sensus Ekonomi 2026.

Baca Juga: Kenduri Sko Tigo Luhah 4 Desa Belui Meriah, Monadi: Adat Dijunjung, Budaya Dipelihara

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Polres Kerinci, Kodim 0417/Kerinci, staf ahli, para asisten, kepala perangkat daerah, serta petugas lapangan sensus.

Dalam sambutan Wali Kota Sungai Penuh yang dibacakan Sekda Alpian, disampaikan bahwa data memiliki peran penting dalam setiap perencanaan pembangunan. Data yang lengkap dan akurat membantu pemerintah memahami kondisi ekonomi masyarakat secara lebih nyata.

“Dengan data yang lengkap dan akurat, pemerintah dapat menyusun kebijakan yang tepat, merancang program sesuai kebutuhan masyarakat, serta memastikan pembangunan berjalan efektif dan berkelanjutan,” ujar Alpian.

Ia menjelaskan, Sensus Ekonomi 2026 akan mencakup seluruh aktivitas usaha, mulai dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hingga perusahaan besar di berbagai sektor. Hasil pendataan ini akan menjadi acuan penting dalam penyusunan kebijakan ekonomi ke depan.

Alpian juga menyebut Kota Sungai Penuh memiliki potensi ekonomi yang terus berkembang, seperti perdagangan, jasa, pertanian, pariwisata, pendidikan, industri rumah tangga, hingga UMKM. Karena itu, seluruh potensi tersebut perlu tercatat secara lengkap agar pemerintah memiliki gambaran ekonomi daerah yang utuh.

Baca Juga: Wabup Murison Hadiri Pembukaan Jamda Pramuka Jambi, Perkuat Karakter Generasi Muda

Ia mengajak masyarakat untuk mendukung penuh pelaksanaan sensus ini dengan menerima petugas lapangan dan memberikan data yang benar dan akurat.

Selain itu, Sekda Alpian juga berpesan kepada petugas sensus agar bekerja secara profesional, menjaga kerahasiaan data responden, serta memastikan tidak ada data usaha yang terlewat.

Kegiatan pencanangan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota Sungai Penuh dan seluruh pihak dalam menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 demi mendukung pembangunan daerah yang lebih maju, terarah, dan berkelanjutan.(Ali)

Al Haris Buka Jamda Jambi 2026: Disiplin Karakter dan Kepemimpinan

MUARO JAMBI – Gubernur Jambi sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Kamabida) Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., secara resmi membuka Jambore Daerah Jambi Tahun 2026 di Bumi Perkemahan Abdurahman Sayoeti-Musa, Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, Minggu (21/6/2026).

Mengusung tema “Ceria, Berkarya dan Berkarakter Simpatik”, kegiatan yang digelar setiap lima tahun tersebut diikuti pramuka penggalang usia 11 hingga 15 tahun dari seluruh kabupaten dan kota se-Provinsi Jambi.

Dalam amanatnya sebagai inspektur upacara, Al Haris menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Jambore Daerah yang dinilai menjadi sarana penting dalam membentuk karakter generasi muda.

Baca Juga: Wabup Murison Hadiri Pembukaan Jamda Pramuka Jambi, Perkuat Karakter Generasi Muda

“Jambore Daerah ini dirancang sebagai wadah bagi pramuka penggalang untuk mengasah wawasan, keterampilan, kepemimpinan, persaudaraan, dan kemandirian melalui berbagai kegiatan besar dan beragam,” ujar Al Haris.

Menurutnya, pendidikan kepramukaan merupakan jalur pendidikan nonformal yang berperan memperkuat nilai moral dan kebangsaan, serta membentuk pribadi yang berakhlak mulia, disiplin, taat hukum, dan berjiwa patriotik.

Al Haris menegaskan, pengalaman yang diperoleh dalam jambore berbeda dengan kegiatan pramuka lainnya karena lebih menekankan pada kehidupan bermasyarakat, kerja sama, dan pembentukan karakter.

“Sebagai generasi penerus bangsa, adik-adik harus dibekali sejak dini agar menjadi manusia yang berkepribadian, berintegritas, memiliki kecakapan hidup, serta berakhlak mulia,” katanya.

Ia juga berharap seluruh peserta mampu menjadi pelopor dan teladan, sehingga lahir generasi Pramuka yang simpatik, santun, beriman, mandiri, peduli, terampil, dan berintegritas.

Dalam kesempatan tersebut, Al Haris turut menyoroti pentingnya disiplin bagi anggota Pramuka. Ia mengingatkan masih adanya peserta yang berjalan ketika upacara telah dimulai.

“Disiplin harus dimulai dari sini. Saya minta seluruh anggota Pramuka menunjukkan sikap tertib sebagai wujud komitmen terhadap pendidikan dan etika kepramukaan,” tegasnya.

Kepada awak media, Al Haris mengatakan jambore menjadi wadah bagi para anggota Pramuka untuk mempraktikkan hasil pembelajaran yang selama ini mereka peroleh, mulai dari kedisiplinan, kepemimpinan, hingga keterampilan.

“Melalui jambore kita bisa melihat bagaimana sikap, etika, perilaku, dan keterampilan seorang Pramuka ketika berinteraksi dengan teman sebayanya,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kwartir Nasional Gerakan Pramuka sekaligus Ketua Umum Panitia Jambore Nasional 2026, Mayjen TNI (Purn) Bachtiar Utomo, S.Ip., M.AP., menyampaikan apresiasi atas kesiapan Kwarda Jambi dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut.


Menurutnya, Kwartir Nasional terus berkomitmen memperkuat peran Gerakan Pramuka sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda yang beriman, berjiwa Pancasila, memiliki kecakapan hidup, serta peduli terhadap sesama dan lingkungan.

Sebelumnya, Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jambi, Dr. H. Sudirman, S.H., M.H., mengatakan pembentukan karakter generasi muda harus dilakukan melalui berbagai cara, salah satunya melalui kegiatan jambore.

“Karakter tidak terbentuk dalam satu cara. Jambore menjadi ruang efektif untuk mengasah kemandirian, kerja sama tim, dan nilai-nilai kebangsaan secara langsung,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Gerakan Pramuka Jambi dengan Universitas Adiwangsa Jambi.

Acara pembukaan turut dihadiri unsur Forkopimda Provinsi Jambi, para rektor perguruan tinggi, kepala OPD lingkup Pemerintah Provinsi Jambi, para bupati dan wali kota selaku Kamabicab, jajaran Kwarda Jambi, para Ketua Kwarcab, pimpinan kontingen, pembina pendamping, serta seluruh peserta Jambore Daerah Jambi Tahun 2026.(*)

Kenduri Sko Tigo Luhah 4 Desa Belui Meriah, Monadi: Adat Dijunjung, Budaya Dipelihara

MERDEKAPOST.COM – Rangkaian puncak Kenduri Sko Tigo Luhah Empat Desa Belui yang digelar di Kecamatan Depati Tujuh, Kabupaten Kerinci, Minggu (21/6/2026), berlangsung meriah, khidmat, dan sarat makna budaya. Tradisi adat yang menjadi agenda penting masyarakat ini melibatkan empat desa dalam wilayah adat Belui, yakni Desa Belui, Belui Tinggi, Pahlawan Belui, dan Simpang Belui.

Kenduri Sko merupakan warisan budaya turun-temurun masyarakat Kerinci yang menjadi simbol pelestarian adat istiadat serta penguatan nilai-nilai kebersamaan. Pada puncak kegiatan, masyarakat disuguhkan berbagai atraksi seni budaya, seperti tari tradisional, pencak silat, hingga Tari Nek Salindah yang memukau para tamu dan warga yang hadir.

Suasana semakin semarak dengan penampilan kesenian adat yang melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari anak jantan, anak batino, ninik mamak, para Rio hingga Depati. Tradisi gayung bersambut yang ditampilkan menjadi gambaran kuatnya nilai-nilai adat dan filosofi yang diwariskan secara turun-temurun dalam Tigo Luhah Empat Desa Belui.

KetuA Panitia, Mirta Sayadi Depati, mengatakan Kenduri Sko merupakan puncak dari proses pemberian dan pengukuhan gelar adat kepada tokoh-tokoh yang telah ditetapkan berdasarkan hasil musyawarah para ninik mamak dan pemangku adat.

“Kenduri Sko adalah momentum penting dalam menjaga keberlangsungan adat istiadat. Gelar adat yang diberikan telah melalui proses dan pertimbangan yang matang oleh para ninik mamak, kemudian dimusyawarahkan bersama para Depati, pemangku adat, serta disaksikan oleh anak batino dan seluruh masyarakat adat,” ujarnya.

Mewakili empat kepala desa, Halapni menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah mendukung serta berpartisipasi dalam menyukseskan pelaksanaan Kenduri Sko tahun ini.

BACA JUGA: Wabup Murison Hadiri Pembukaan Jamda Pramuka Jambi, Perkuat Karakter Generasi Muda

“Alhamdulillah, berkat kerja keras panitia serta dukungan seluruh masyarakat Empat Desa Belui, acara puncak Kenduri Sko Tigo Luhah berlangsung sukses, aman, dan meriah. Ini menjadi bukti kuatnya persatuan dan semangat gotong royong masyarakat dalam menjaga warisan leluhur,” katanya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Kerinci Monadi, Ketua DPRD Kabupaten Kerinci Irwandri, Drs. Afip Budiman, Dandim, Kapolres Kerinci, Sekretaris Daerah Kabupaten Kerinci, para Depati, ninik mamak, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta unsur Forkopimda dan tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Kerinci Monadi menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kerinci mendukung penuh pelestarian adat dan budaya yang menjadi jati diri masyarakat Kerinci.

“Hari ini kami menghadiri Kenduri Sko Tigo Luhah Belui Tahun 2026 sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian adat istiadat dan budaya yang menjadi jati diri masyarakat Kerinci. Kenduri Sko bukan hanya sebuah tradisi, tetapi juga momentum mempererat silaturahmi, memperkuat persatuan, serta mewariskan nilai-nilai luhur kepada generasi penerus,” ujar Monadi.

Ia berharap semangat kebersamaan yang terbangun dalam Kenduri Sko terus menjadi kekuatan dalam menjaga adat, melestarikan budaya, serta mendorong pembangunan Kabupaten Kerinci yang maju namun tetap berakar pada kearifan lokal.

“Adat dijunjung, budaya dipelihara, Kerinci semakin berjaya,” pungkasnya.

Pelaksanaan Kenduri Sko Tigo Luhah Empat Desa Belui tahun 2026 tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga mempererat silaturahmi dan memperkokoh identitas masyarakat Kerinci di tengah perkembangan zaman. Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, tradisi warisan leluhur ini diharapkan tetap lestari dan menjadi kebanggaan generasi mendatang.(*)

Wabup Murison Hadiri Pembukaan Jamda Pramuka Jambi, Perkuat Karakter Generasi Muda

Merdekapost.com – Wakil Bupati Kerinci, Murison, yang juga menjabat sebagai Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kerinci, menghadiri pembukaan Jambore Daerah Kwartir Daerah Jambi Tahun 2026 di Bumi Perkemahan Abdul Rahman Syahyuti Musa, Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, Minggu.

Kegiatan tersebut menjadi ajang pertemuan ribuan anggota Pramuka dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Jambi. Selain itu, jambore juga menjadi sarana memperkuat karakter, meningkatkan keterampilan, serta mempererat persaudaraan antaranggota Pramuka.

Pembukaan Jambore Daerah Jambi 2026 berlangsung meriah. Gubernur Jambi selaku Ketua Majelis Pembimbing Daerah Gerakan Pramuka Jambi memimpin langsung upacara pembukaan. Sementara itu, Sekretaris Jenderal Gerakan Pramuka Nasional, Mayjen TNI (Purn) Dr. Bachtiar Utomo, S.IP., M.AP., turut hadir dan memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.

Jambore Jadi Wadah Pembentukan Karakter Generasi Muda

Jambore Daerah Jambi 2026 menghadirkan berbagai kegiatan edukatif, keterampilan kepramukaan, serta pembinaan kepemimpinan bagi peserta. Karena itu, kegiatan ini menjadi momentum penting dalam membentuk generasi muda yang disiplin, mandiri, dan berjiwa nasionalis.

Selain mengikuti rangkaian upacara pembukaan, para peserta juga akan menjalani berbagai agenda yang bertujuan meningkatkan kemampuan kerja sama, kreativitas, dan kepedulian sosial.

Dengan demikian, jambore tidak hanya menjadi kegiatan perkemahan semata. Sebaliknya, kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran yang efektif untuk menyiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan.

Murison Dorong Pramuka Kerinci Terus Berprestasi

Dalam kesempatan tersebut, Murison menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Jambore Daerah Jambi 2026. Menurutnya, kegiatan ini mampu memperkuat semangat persatuan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan kepramukaan.

Murison juga mengajak seluruh peserta dari Kabupaten Kerinci untuk memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik mungkin. Oleh sebab itu, ia berharap para peserta dapat menambah pengalaman, memperluas wawasan, dan menjalin persahabatan dengan anggota Pramuka dari berbagai daerah.

“Kegiatan Jambore Daerah ini memiliki nilai yang sangat penting bagi pembentukan karakter generasi muda. Karena itu, saya berharap seluruh peserta dari Kabupaten Kerinci dapat mengikuti setiap kegiatan dengan semangat, disiplin, dan penuh tanggung jawab,” ujar Murison.

Perkuat Sinergi Pramuka untuk Kemajuan Daerah

Lebih lanjut, Murison menegaskan bahwa Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam membangun generasi muda yang berintegritas, berakhlak, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, Kwartir Pramuka, dan seluruh pemangku kepentingan perlu terus diperkuat agar pembinaan generasi muda berjalan optimal.

“Saya meyakini Gerakan Pramuka mampu melahirkan generasi yang tangguh, kreatif, dan siap menjadi pemimpin masa depan. Oleh karena itu, mari kita jadikan Jambore Daerah Jambi 2026 sebagai momentum untuk mempererat persaudaraan, meningkatkan kemampuan diri, dan menumbuhkan semangat pengabdian kepada bangsa serta daerah,” tambah Murison.

Melalui pelaksanaan Jambore Daerah Jambi 2026, Gerakan Pramuka di Provinsi Jambi semakin menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang berkualitas, berkarakter, dan siap menghadapi perkembangan zaman. Dengan semangat kebersamaan dan persaudaraan, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan kader-kader terbaik untuk kemajuan daerah dan bangsa.(*)

Tapak Lahan Diserahkan, Proyek Pembangunan RSUD Kerinci Resmi Dikerjakan

  

Merdekapost.com - Proyek pembangunan dan renovasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kerinci melalui PHTC ( Program Hasil Terbaik Cepat)Bidang Kesehatan Batch 4 resmi memasuki tahap pelaksanaan setelah dilakukan serah terima tapak/lahan kepada pihak penyedia.


Hal tersebut tertuang dalam Berita Acara Serah Terima Tapak/Lahan yang ditandatangani oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan  RS Berkualitas pada RSUD Kabupaten Kerinci, Pihak Pertama Kepala Dinas Kesehatan Hermendizal, dan Pihak kedua PPK Mahdevie.


Dalam dokumen tersebut disebutkan bahwa pihak penyedia menerima lokasi pekerjaan dan berkewajiban melaksanakan pekerjaan konstruksi terintegrasi rancang bangun pembangunan maupun renovasi RSUD Kabupaten Kerinci sesuai ketentuan yang tercantum dalam kontrak.


Selain itu, pihak penyedia juga diwajibkan melakukan pengamanan terhadap seluruh aset dan harta benda yang berada di area proyek selama pelaksanaan pekerjaan berlangsung.


Dengan ditandatanganinya berita acara tersebut, PPK selaku pihak pertama secara resmi menyerahkan lokasi pekerjaan kepada kontraktor pelaksana, sementara pihak kedua menyatakan menerima penyerahan tersebut dan siap mematuhi seluruh ketentuan yang telah disepakati.


Penandatanganan dokumen juga disaksikan oleh Manajemen Konstruksi atas nama Kuasa KSO yang diwakili Rosa Gustina, ST., selaku Tenaga Ahli K3.


Bupati Kerinci Monadi saat diwawancarai awak media, Sabtu (20/6/2026), menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat yang telah mengalokasikan anggaran untuk peningkatan fasilitas kesehatan di Kabupaten Kerinci.


“Kita sangat bersyukur Kabupaten Kerinci mendapatkan fasilitas anggaran dari Pemerintah Pusat ke daerah untuk peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat,” ujar Monadi.


Ia menjelaskan, proyek pembangunan dan renovasi RSUD Kerinci tersebut ditargetkan selesai pada 31 Desember 2026. Setelah rampung, rumah sakit daerah itu akan mengalami peningkatan kapasitas dan layanan yang signifikan.


Menurut Monadi, pengembangan RSUD Kerinci mencakup penambahan 100 tempat tidur, layanan hemodialisa (cuci darah), ruang terapi, serta fasilitas kemoterapi yang selama ini sangat dibutuhkan masyarakat.


“Dengan adanya fasilitas ini, masyarakat akan mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih lengkap dan berkualitas tanpa harus banyak dirujuk ke luar daerah,” katanya.


Monadi juga berharap dukungan dari seluruh pihak agar proses pembangunan berjalan lancar dan selesai tepat waktu sesuai target yang telah ditetapkan.


“Dukungan dari pihak manapun sangat kita harapkan. Ini merupakan program yang manfaatnya sangat besar bagi masyarakat Kerinci,” tegasnya.


Serah terima tapak ini menjadi salah satu tahapan penting dalam pelaksanaan proyek peningkatan fasilitas kesehatan di Kabupaten Kerinci. Dengan dimulainya pekerjaan fisik, Pemerintah Kabupaten Kerinci optimistis RSUD Kerinci akan menjadi rumah sakit yang lebih representatif dan mampu memberikan pelayanan kesehatan yang semakin baik bagi masyarakat.


Dalam penyerahan tersebut turut hadir pihak PPK, PT Urban, Ketua DPRD Kabupaten Kerinci Irwandri, Sekda Zainal, Kepala Dinas Kesehatan Hermendizal, Dirut Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Kerinci, inspektur Zufran dan jajaran RSUD Kabupaten Kerinci. (*)

Polres Kerinci Amankan Residivis Curanmor, Pelaku Dihadiahi Timah Panas Karena Melawan Petugas

 

Merdekapost.com – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kerinci berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) roda dua yang terjadi di wilayah hukum Polsek Kayu Aro. Seorang pelaku yang merupakan residivis kambuhan terpaksa diberikan tindakan tegas dan terukur pada bagian kakinya karena mencoba melawan saat akan ditangkap.

​Kapolres Kerinci melalui Kasat Reskrim membenarkan penangkapan tersebut. Pengungkapan ini berdasarkan Laporan Polisi LP/B/2/VI/2026/SPKT/POLSEK KAYU ARO/POLRES KERINCI tertanggal 18 Juni 2026.

​Kronologis Kejadian: Motor Raib di Dalam Rumah

​Peristiwa pencurian tersebut terjadi pada Kamis pagi, 18 Juni 2026, di Dusun Air Tenang, Desa Pelompek, Kecamatan Gunung Tujuh, Kabupaten Kerinci.

​Sekira pukul 10.00 WIB, korban baru saja pulang dari ladang. Namun, saat membuka pintu rumah, korban terkejut mendapati sepeda motor Honda Blade tahun 2009 warna putih silver miliknya yang terparkir di dalam rumah sudah raib. Tak hanya itu, kunci kontak yang biasa digantung di tempatnya pun ikut hilang. Sadar menjadi korban pencurian, korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kayu Aro.

Penyelidikan Cepat Melalui Rekaman CCTV

​Menerima laporan tersebut, Tim Opsnal Satreskrim Polres Kerinci langsung bergerak cepat melakukan olah TKP dan penyelidikan mendalam. Petugas di lapangan berhasil mengumpulkan sejumlah rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

​Dari hasil analisis rekaman video tersebut, petunjuk kuat mengarah kepada seorang pria paruh baya berinisial SR (47), seorang petani asal Desa Dusun Dilir, Kecamatan Hamparan Rawang, Kota Sungai Penuh, yang diketahui merupakan seorang residivis kasus serupa.

​Tindakan Tegas dan Terukur

​Tak butuh waktu lama, pada hari yang sama sekira pukul 18.30 WIB, Tim Opsnal langsung melakukan penggerebekan di kediaman pelaku di wilayah Hamparan Rawang, Kota Sungai Penuh.

​"Benar, pelaku berhasil kita amankan di rumahnya beserta barang bukti satu unit sepeda motor milik korban. Namun, saat akan ditangkap, pelaku melakukan perlawanan yang membahayakan petugas, sehingga personel di lapangan terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kaki sebelah kanan pelaku," ujar Kasat Reskrim.

​Usai dilumpuhkan, petugas langsung membawa pelaku ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis sebelum digelandang ke Mapolres Kerinci.

​Barang Bukti dan Proses Hukum

​Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa:

​1 (satu) unit sepeda motor merk Honda Blade Tahun 2009 Warna Putih Silver (No. Pol. BH 4610 DG).

​Rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

​Saat ini, pihak Satreskrim Polres Kerinci tengah melengkapi administrasi penyidikan, memeriksa saksi-saksi, serta melakukan koordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk pengiriman Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dan berkas perkara. Atas perbuatannya, pelaku bakal dijerat dengan pasal pencurian kendaraan bermotor sebagaimana diatur dalam KUHP. (*)

Makin Marak Demo Tandingan, Apakah Posisi Prabowo Aman?


Makin Marak Demo Tandingan, Apakah Posisi Prabowo Aman?

Lupakan sekejab kisah Roy Suryo dan dr Tifa. Kita kembali fokus pada demo. Mulai marak aksi demo tandingan. Muncul pertanyaan, apakah fenomena ini mengindikasi posisi Prabowo tidak aman? Simak narasinya sambil seruput Koptagul, wak!

Munculnya BEM Bersatu beberapa waktu lalu sudah membuat banyak orang mengernyitkan dahi sampai hampir menyentuh ubun-ubun. Belum habis publik mencerna kemunculan mereka, kini muncul lagi gelombang dukungan lebih besar. Ribuan orang dari berbagai kelompok turun ke jalan mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pemerintahan Prabowo.

Pertanyaannya sederhana. Kalau memang semuanya aman, kenapa tiba-tiba ramai sekali yang harus turun ke jalan membela?

Ini bukan tuduhan. Ini pertanyaan. Sebab dalam ilmu fisika sosial ala warung kopi, semakin banyak pagar dipasang, biasanya semakin banyak orang bertanya apa yang sedang dijaga.

Jumat, 19 Juni 2026, Jakarta seperti sedang menggelar festival demonstrasi nasional. Ada lima titik aksi sekaligus. Ada petani, nelayan, pedagang, mahasiswa, pemuda, hingga berbagai organisasi masyarakat. Polres Jakarta Pusat mencatat aksi tersebar dari Monas, Patung Kuda, Tugu Tani, Kementerian Keuangan hingga DPR.

Yang paling mencolok adalah aksi dukungan terhadap MBG dan Prabowo. Sekitar 7.000 orang hadir. Jumlah yang tidak kecil. Mereka membawa poster bertuliskan "Mahasiswa Bersama Prabowo", "MBG Menyelamatkan Petani", dan "Jangan Mau Diadu Domba".

Secara resmi, aksi itu disebut murni dukungan rakyat yang merasakan manfaat program pemerintah. Ketua Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir menjelaskan, petani merasa terbantu karena hasil panen terserap untuk program MBG dan akses pupuk menjadi lebih mudah.

Penjelasan itu masuk akal.

Tapi netizen adalah makhluk tidak pernah puas dengan sesuatu yang masuk akal. Mereka selalu bertanya lebih jauh.

Kenapa muncul sekarang? Kenapa saat mahasiswa sedang gencar mengkritik MBG? Kenapa setelah berbagai kampus mulai bergerak? Kenapa setelah muncul gelombang penolakan yang semakin luas Pertanyaan-pertanyaan itu beterbangan di media sosial seperti nyamuk musim hujan.

Sementara itu, mahasiswa Trisakti datang membawa "Tritura Kembali". Mahasiswa Esa Unggul menuntut audit korupsi MBG. Kelompok mahasiswa lain berdemo di Bundaran HI dan Tugu Tani.

Di sinilah menariknya. Di satu sisi pemerintah ingin menunjukkan masih banyak rakyat yang mendukung. Di sisi lain mahasiswa ingin menunjukkan masih banyak rakyat yang kecewa.

Akhirnya yang terjadi bukan lagi perang argumen. Sudah seperti lomba pengeras suara nasional. Yang satu membawa toa. Yang satu membawa toa lebih besar. Yang satu membawa spanduk. Yang satu membawa spanduk lebih panjang.

Kalau begini terus, tahun depan mungkin ada lomba desain poster antarpendemo dengan hadiah utama paket MBG setahun.

Lalu muncul pertanyaan yang lebih besar. Apakah posisi Prabowo aman?

Kalau melihat peta kekuasaan formal, jawabannya masih sangat aman. DPR relatif terkonsolidasi. Kabinet masih solid. Aparat negara masih bekerja normal. Tidak ada tanda-tanda ancaman politik langsung yang bisa menggoyang kursi kekuasaan.

Tetapi politik tidak selalu ditentukan oleh gedung parlemen. Kadang politik ditentukan oleh persepsi. Persepsi publik sedang bergerak.

Masalahnya, persepsi tidak bisa ditangkap polisi. Tidak bisa diborgol. Tidak bisa dibubarkan.

Ia hidup di warung kopi, kampus, grup WA ormas, TikTok, Facebook, dan kolom komentar lebih ganas dari hutan Amazon.

Apalagi pada hari yang sama Kejagung menetapkan tersangka baru dalam dugaan korupsi tata kelola MBG. Glory Harimas Sihombing diduga menjual titik dapur SPPG kepada calon mitra dengan tarif sekitar Rp100 juta per lokasi.

Kasus ini menjadi bensin yang disiram ke api yang sudah menyala.

Kemudian muncul lagi kabar distribusi MBG dihentikan sementara selama libur sekolah untuk penataan tata kelola.

Netizen tentu langsung bekerja lembur. Mereka menyambung satu titik ke titik lain. Menghubungkan satu peristiwa ke peristiwa berikutnya. Membuat teori konspirasi dengan kecepatan yang membuat kecerdasan buatan minder.

Ada bilang negara sedang panik. Ada bilang negara sedang melakukan konsolidasi. Ada bilang ini strategi komunikasi. Ada bilang ini strategi pengalihan. Ada pula bilang ini hanya kebetulan. Di republik ini, kebetulan pun sering dicurigai sebagai rapat rahasia.

Yang jelas, semakin banyak demo dukungan bermunculan, semakin banyak pula pertanyaan muncul. Karena dalam politik, dukungan yang terlalu sepi bisa dianggap lemah.

Tetapi dukungan terlalu ramai juga bisa membuat orang bertanya, sebenarnya siapa yang sedang diyakinkan?

Pemerintah? Rakyat? Atau justru dirinya sendiri?

Nah, itu pertanyaan yang jawabannya mungkin hanya diketahui para dewa politik yang konon bermarkas di balik awan Istana.

*Rosadi Jamani / Ketua Satupena Kalbar

Mirip BEM Bersatu, Demo Tandingan Dukung MBG Muncul di Patung Kuda

Mirip BEM Bersatu, Demo Tandingan Dukung MBG Muncul di Patung Kuda. (FOTO: ILUSTRASI)

Belum habis rakyat mencerna kemunculan mendadak "Aliansi BEM Fakultas Bersatu" yang menggelar konferensi pers di Jakarta pada 16 Juni 2026, lengkapb dengan meja kayu estetik, mikrofon berjajar, wartawan diundang, dan suasana yang lebih mirip peluncuran startup dari perlawanan mahasiswa, tiba-tiba muncul episode berikutnya yang jauh lebih spektakuler.

Kalau kemarin yang turun gunung adalah mahasiswa misterius yang mendukung MBG sambil mengkritik mahasiswa lain, maka kali ini yang muncul adalah kekuatan lebih dahsyat.

Emak-emak.

Ya, emak-emak. Lawan seimbang diskon supermarket, dan makhluk yang jika sudah bergerak dalam jumlah besar bisa mengalahkan pasukan Mongol tanpa perlu mengangkat senjata.

Rabu, 17 Juni 2026, kawasan Patung Kuda mendadak berubah menjadi lautan putih. Koordinator lapangan mereka, Edi Marzuki dari Aliansi Masyarakat Jakarta Timur, mengklaim jumlah massa mencapai 10.000 orang.

Sepuluh ribu!

Jumlah yang kalau disuruh mengupas bawang secara serentak mungkin bisa membuat harga bawang nasional ambruk dalam satu sore.

Mereka datang sejak pukul 11.30 WIB. Bukan cuma ibu rumah tangga. Ada bapak-bapak, ada anak muda, semuanya seperti sedang syuting film kolosal berjudul The Avengers: Nasi Kotak Endgame.

Patung Kuda yang biasanya hanya berdiri gagah menyaksikan demonstrasi kemungkinan mulai mempertanyakan takdirnya sendiri. "Kenapa setiap minggu aku jadi saksi episode baru?" mungkin begitu pikirnya.

Massa membawa poster, spanduk, dan semangat yang level panasnya setara knalpot bus antarkota yang sedang menanjak. Tuntutan mereka juga jelas. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus lanjut. Koruptor dana MBG harus ditangkap. Kalau perlu dipenjara seumur hidup.

Terdengar sederhana. Tapi justru disitulah letak kejeniusan politik Indonesia.

Ketika sebagian mahasiswa meneriakkan kritik terhadap MBG karena berbagai persoalan tata kelola, dugaan korupsi, hingga kasus keracunan di sejumlah daerah, tiba-tiba muncul pasukan putih yang berkata, "Programnya lanjut saja. Yang korupsi tangkap."

Sesederhana itu. Logika tingkat dewa. Seperti mobil yang bannya copot lalu pemiliknya berkata, "Mobilnya jangan dihentikan. Ban yang bermasalah saja yang ditangkap."

Yang membuat netizen mulai garuk-garuk kepala adalah urutan kejadiannya. Baru kemarin muncul kelompok mahasiswa yang mendukung MBG. Hari ini muncul ribuan emak-emak yang mendukung MBG.

Besok siapa lagi? Persatuan Tukang Bakso Peduli MBG? Aliansi Ojol Cinta MBG? Forum Kucing Oren Nasional untuk Ketahanan Gizi?

Publik tentu tidak punya bukti apa-apa. Tetapi teori konspirasi berkembang lebih cepat dari promo e-commerce tanggal kembar.

Di media sosial, ada yang bercanda bahwa di sebuah ruang rahasia terdapat papan strategi raksasa bertuliskan:

Tahap 1: Mahasiswa demo.

Tahap 2: Keluarkan mahasiswa tandingan.

Tahap 3: Keluarkan emak-emak.

Tahap 4: Jika masih gagal, keluarkan seluruh penghuni grup WA keluarga.

Lucunya lagi, aksi ini berlangsung damai. Tidak ada ban terbakar. Tidak ada pagar tumbang. Tidak ada lemparan batu. Hanya ribuan orang berbaju putih yang rela berpanas-panasan demi mempertahankan program makan gratis. Katanya ribuan, lihat fotonya sepertinya tak nyampelah.

Sementara itu, rakyat biasa menonton dari rumah mulai mengalami kebingungan tingkat nasional. Mahasiswa mengaku mewakili rakyat. Mahasiswa lain juga mengaku mewakili rakyat. Emak-emak juga mengaku mewakili rakyat.

Semua mengaku suara rakyat. Yang tidak pernah muncul justru koruptornya. Mereka seperti karakter utama yang selalu disebut dalam setiap episode, tetapi tidak pernah terlihat wajahnya.

Begitulah Indonesia kembali menghadirkan pertunjukan politik paling absurd di muka bumi. Mahasiswa turun ke jalan. Mahasiswa lain turun ke konferensi pers. Emak-emak turun ke Patung Kuda.

Sementara koruptor di BGN baru lima tersangka dikerangkeng Kejagung. Padahal, menurut Sony, si malaikat yang tak pernah ngaku salah, ada 26-30 nama ikut bermain titik SPPG. Nama-nama itu sepakat bernyanyi "Kami Tak Kenal Sony". Padahal, bukti sudah terang benderang, baru lima jadi tersangka. Kasihan Haji Dadan yang ditunjuk jadi Ketua Persatuan Maling Anggaran Indonesia (PERMAI) sekarang kedinginan di jeruji. Nasibmu Pak Aji. 

"Bang, esok akan ada tandingan apalagi ni?"

"Nampaknya akan ada tandingan baru. Asal jangan coba-coba tandingi Koptagul, pahit wak!" Ups

(Rosadi Jamani/Ketua Satupena Kalbar)

Wabup Murison Lepas Kontingen Pramuka Kerinci ke Jamda Jambi, Ini Pesannya

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Wakil Bupati Kerinci, H. Murison, S.Pd., S.Sos., M.Si, secara resmi melepas Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kerinci untuk mengikuti Jambore Daerah Gerakan Pramuka Jambi Tahun 2026, Jumat (19/6/2026), di Aula Kantor Bupati Kerinci, Bukit Tengah.

Pelepasan kontingen dilakukan oleh H. Murison yang juga menjabat sebagai Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kerinci. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Wakil Ketua Kwarcab, Andalan Cabang, para pembina, serta anggota Pramuka yang akan mewakili Kabupaten Kerinci pada ajang pertemuan Pramuka tingkat Provinsi Jambi tersebut.

Dalam sambutannya, H. Murison menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah terpilih menjadi duta Kabupaten Kerinci dalam Jambore Daerah Tahun 2026. Menurutnya, keikutsertaan dalam kegiatan tersebut bukan hanya menjadi ajang pertemuan dan pembelajaran, tetapi juga kesempatan untuk menunjukkan karakter, kedisiplinan, serta kemampuan generasi muda Kerinci di tingkat provinsi.

“Anak-anakku sekalian adalah putra-putri terbaik yang dipercaya membawa nama baik Kabupaten Kerinci. Tunjukkan semangat kebersamaan, disiplin, kreativitas, dan jiwa kepramukaan yang sejati selama mengikuti kegiatan Jambore Daerah,” pesan Murison.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjaga kesehatan, menaati aturan yang berlaku, serta menjadikan kegiatan tersebut sebagai sarana memperluas wawasan, mempererat persaudaraan, dan menambah pengalaman yang bermanfaat bagi masa depan.

Lebih lanjut, Murison berharap kontingen Kwarcab Kerinci dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik serta mampu mengharumkan nama daerah melalui berbagai prestasi dan penampilan terbaik selama pelaksanaan Jambore Daerah Gerakan Pramuka Jambi Tahun 2026.

Pelepasan kontingen ditandai dengan pemberian bendera dan doa bersama sebagai simbol dukungan serta harapan agar seluruh peserta diberikan kelancaran, keselamatan, dan kesuksesan selama mengikuti kegiatan.

Keikutsertaan Kontingen Kwarcab Kerinci dalam Jambore Daerah Jambi 2026 diharapkan menjadi momentum pembinaan generasi muda yang berkarakter, berjiwa kepemimpinan, serta memiliki semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara sesuai nilai-nilai yang diajarkan dalam Gerakan pramuka.(Ali)

Ribuan Massa Kepung DPRD Jambi: "Jika MBG di STOP di Jambi akan Banyak Pengangguran"

Ribuan Massa Kepung DPRD Jambi, Jika MBG di STOP maka akan Banyak Pengangguran di Jambi.(ist)

JAMBI - Ribuan massa yang mengatasnamakan Masyarakat Jambi mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi, Jumat (19/06/2026). 

Mereka menyuarakan aspirasi agar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap dilanjutkan dan tidak dihentikan oleh pemerintah.

Dalam aksi tersebut, masyarakat menilai program MBG tidak hanya memberikan manfaat bagi pemenuhan gizi anak-anak, tetapi juga berdampak langsung terhadap perekonomian masyarakat, khususnya bagi para pekerja yang terlibat dalam operasional dapur MBG.

Salah satu peserta aksi, Mak Erni menyampaikan bahwa keberadaan program tersebut telah membuka peluang kerja bagi banyak masyarakat yang sebelumnya kesulitan memperoleh penghasilan tetap.

“Program ini bukan hanya memberikan makanan bergizi kepada anak-anak, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Banyak ibu rumah tangga, janda, dan warga yang sebelumnya tidak memiliki pekerjaan kini bisa memperoleh penghasilan untuk membantu kebutuhan keluarga,” katanya saat menyampaikan orasi.

Selain itu, Mukhlis juga memaparkan bahwa keberlangsungan program MBG sangat penting bagi masyarakat kecil yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas dapur MBG di berbagai daerah.

“Dengan adanya MBG kami para janda dan ibu rumah tangga juga bisa bekerja sekaligus membantu perekonomian yang stabil untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari,” kata Deni.

Baca Juga: Tersangka Baru, Jual Titik Dapur SPPG Rp100 Juta per lokasi

Senada dengan itu, Mukhlis menegaskan bahwa penghentian program MBG berpotensi menambah angka pengangguran di Provinsi Jambi. Ia berharap pemerintah tetap mempertahankan program tersebut demi menjaga keberlangsungan pekerjaan masyarakat.

Menurutnya, efek ekonomi dari program MBG sangat besar karena melibatkan banyak tenaga kerja mulai dari tenaga masak, distribusi, administrasi hingga kebutuhan bahan pangan yang disuplai oleh pelaku usaha lokal.

“Jika MBG di-stop, akan banyak pengangguran di Provinsi Jambi. Bayangkan, sikok dapur biso mempekerjakan sekitar 50 karyawan, sedangkan di provinsi ini lebih dari seratus hampir tigo ratusan dapur,” kata mukhlis dengan tegas dan lantang. (Red/*) 

Tersangka Baru, Jual Titik Dapur SPPG Rp100 Juta per lokasi

Jakarta - Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review Glory Harimas Sihombing (GHS) diduga menjual titik dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kepada calon mitra program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan harga sekitar Rp 100 juta per lokasi.

Dugaan tersebut diungkap Kejaksaan Agung (Kejagung) setelah menetapkan GHS sebagai tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG periode 2025-2026.

"Kurang lebih dulu ya. Karena mungkin masih bisa bergulir ya berikutnya ya, masih bisa bergulir. Tapi, yang kita lihat sekarang sekitar kurang lebih sekitar Rp 100 juta," kata Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung Syarief Sulaeman Nahdi, dalam konferensi pers di Gedung Bundar Kejagung, Jakarta, Kamis (18/6/2026) malam.

Syarief mengatakan, harga yang dipatok untuk memperoleh titik SPPG bervariasi, mulai dari puluhan juta hingga ratusan juta rupiah.

Menurut dia, penyidik menemukan adanya sejumlah yayasan yang diduga digunakan untuk memperoleh dan mengelola titik-titik dapur MBG.

Salah satunya adalah Yayasan Indonesia Food Security Review yang dipimpin GHS.

"Jadi, yayasannya ada banyak. Ada banyak, memang salah satunya adalah yayasan itu. Tapi ada banyak," ungkap Syarief.

Dalam konstruksi perkara, GHS diduga memperoleh akses titik dapur SPPG dari mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana (DH) melalui yayasan yang dimilikinya.

"Bahwa saudara DH secara melawan hukum memberikan akses kepada saudara GHS untuk memperoleh titik dapur SPPG kepada yayasan yang dimiliki oleh saudara GHS," kata Syarief.

Setelah mendapatkan titik dapur tersebut, yayasan milik GHS diduga menjual titik-titik itu kepada pihak lain yang ingin menjadi mitra program MBG.

Atas perbuatannya, GHS ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan selama 20 hari ke depan di Rumah Tahanan Salemba Cabang Kejaksaan Agung.

(Aldie Prasetyo / Sumber:kompascom) 

Desak MBG Jangan Dihentikan, Ribuan Massa Demo di depan Kantor DPRD Provinsi Jambi

Desak MBG Jangan Dihentikan, Ribuan Massa Demo di depan Kantor DPRD Provinsi Jambi.(ist)

JAMBI - Ribuan massa menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Provinsi Jambi, Jumat (19/6/2026), untuk mendesak agar program MBG tidak dihentikan dan tetap berlanjut.

Aksi tersebut diikuti oleh berbagai elemen masyarakat. Mereka memadati kawasan depan gedung DPRD sambil membawa spanduk dan menyampaikan orasi secara bergantian.

Dalam aksinya, massa menegaskan bahwa program MBG dinilai sangat dibutuhkan, terutama bagi anak-anak. Sejumlah spanduk yang dibentangkan berisi tuntutan agar pemerintah tetap melanjutkan program tersebut.

Selain itu, massa juga menyoroti dugaan persoalan dalam pelaksanaan program. Mereka meminta aparat penegak hukum untuk menindak tegas pihak-pihak yang terlibat jika terbukti melakukan pelanggaran, tanpa harus menghentikan program yang dinilai bermanfaat bagi masyarakat.

Aksi berlangsung di pintu gerbang DPRD Provinsi Jambi dengan pengawalan aparat keamanan. Selama kegiatan, situasi terpantau kondusif meski jumlah massa cukup besar.

Melalui aksi ini, massa berharap DPRD Provinsi Jambi dapat menindaklanjuti aspirasi mereka dan memperjuangkan agar program MBG tetap berjalan demi kepentingan masyarakat luas.(*) 

Bupati Fadhil Arief Lepas Kontingen Pramuka Batang Hari Menuju Jambore Daerah Jambi 2026

 

Merdekapost.com – Bupati Batang Hari Mhd. Fadhil Arief yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kabupaten Batang Hari secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Batang Hari untuk mengikuti Jambore Daerah Jambi Tahun 2026. Kegiatan pelepasan berlangsung di Bumi Perkemahan Abdurrahman Sayoeti-Musa, Sungai Gelam, Jumat (19/06/2026).

Dalam arahannya, Bupati Fadhil Arief menekankan bahwa Gerakan Pramuka merupakan wadah pembentukan karakter generasi muda yang sarat dengan nilai-nilai positif. Menurutnya, berbagai kegiatan kepramukaan mengajarkan kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian, serta semangat untuk berprestasi dan membanggakan orang tua.

Ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar menjaga kesehatan selama mengikuti rangkaian kegiatan jambore. Sementara kepada para pembina dan pendamping, Bupati meminta agar senantiasa memberikan perhatian dan pengawasan kepada para peserta demi kelancaran serta keselamatan selama kegiatan berlangsung.

“Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar, menambah pengalaman, serta menjalin persahabatan dengan peserta dari daerah lain. Tunjukkan sikap terbaik dan jaga nama baik Kabupaten Batang Hari,” pesan Bupati.

Keikutsertaan kontingen Batang Hari pada Jambore Daerah Jambi 2026 diharapkan mampu menjadi sarana pembinaan generasi muda yang berkarakter, berjiwa kepemimpinan, serta memiliki semangat pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan nilai-nilai Dasa Dharma dan Tri Satya Pramuka.

Acara pelepasan turut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Batang Hari, para Kepala OPD yang tergabung dalam Majelis Pembimbing Cabang, Ketua KONI Batang Hari, Kepala BPJS Ketenagakerjaan, para camat, kepala sekolah, serta sejumlah tamu undangan lainnya. (*)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs