Syarat Diperlonggar, Kini Guru PPPK Bisa Jadi Kepala Sekolah

Syarat Diperlonggar, Kini Guru PPPK Bisa Jadi Kepala Sekolah.(Doc. ANTARA)

MERDEKAPOST.COM – Pemerintah membuka peluang lebih luas bagi guru aparatur sipil negara (ASN), termasuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), untuk menjabat sebagai kepala sekolah. Kebijakan ini di atur dalam Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025 tentang penugasan guru sebagai kepala sekolah.

Aturan baru tersebut menggantikan regulasi sebelumnya dan di nilai memberi kesempatan lebih setara bagi guru ASN, baik PNS maupun PPPK. Salah satu perubahan penting adalah di hapuskannya kewajiban memiliki sertifikat guru penggerak sebagai syarat utama.

Meski demikian, calon kepala sekolah tetap harus memenuhi sejumlah kualifikasi. Di antaranya berpendidikan minimal S1 atau D-IV, memiliki sertifikat pendidik, pengalaman mengajar atau manajerial sekurang-kurangnya dua tahun, serta memperoleh penilaian kinerja minimal baik dalam dua tahun terakhir.

Baca Juga:

Viral di Medsos, Konten Kreator Kerinci Keluhkan Pelayanan RSUD Mayjen H.A. Thalib Sungai Penuh

Tinjau Ruang Belajar SMPN 2 Pasca Terbakar, Wako Alfin Minta PUPR Lakukan Kajian Kelayakan Konstruksi

Pemkab Merangin Dorong Ekonomi Warga Melalui Pasar Bedug Ramadhan

Bakteri Jadi Penyebab Ratusan Siswa Keracunan MBG di Muaro Jambi, GMNI : Tindak Tegas SPPG Sengeti!

Khusus bagi guru PPPK, pemerintah mensyaratkan pengalaman mengajar minimal delapan tahun sebagai pertimbangan penting. Selain itu, batas usia maksimal saat pengangkatan di tetapkan 56 tahun.

Regulasi tersebut juga mengatur masa jabatan kepala sekolah selama empat tahun dan dapat di perpanjang hingga empat periode atau maksimal 16 tahun, selama memenuhi evaluasi kinerja.

Dalam kondisi tertentu, jika daerah mengalami kekurangan calon kepala sekolah yang telah mengikuti pelatihan resmi, pemerintah daerah dapat menugaskan guru ASN yang memenuhi syarat untuk menjabat sementara selama satu periode.

Kebijakan guru PPPK jadi kepala sekolah ini di nilai membawa perubahan signifikan dalam tata kelola kepemimpinan sekolah. Peluang terbuka lebih luas, namun proses seleksi tetap di tuntut berjalan objektif dan profesional guna menjaga kualitas pendidikan.***

Pasca Viral di Medsos Keluhan Warga tentang Pelayanan, Ini Klarifikasi Dinkes dan Manajemen RSUD M.H.A. Thalib

SUNGAI PENUH - Menyikapi viralnya keluhan masyarakat terkait pelayanan poli di RSUD M.H.A. Thalib, pihak Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh bersama manajemen rumah sakit memberikan klarifikasi resmi mengenai mekanisme pelayanan yang berlaku.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh, Gunardi, menjelaskan bahwa sistem pelayanan poli telah berjalan sesuai prosedur dan mekanisme pendaftaran yang ditetapkan.

Menurutnya, untuk pelayanan poli spesialis, pasien diwajibkan melakukan pendaftaran secara online terlebih dahulu melalui aplikasi Mobile JKN. Kuota pelayanan setiap harinya dibatasi sekitar 30 hingga 40 pasien.

“Untuk kondisi emergency atau darurat, pasien bisa langsung dilayani melalui IGD. Namun untuk rujukan biasa memang harus menunggu jadwal dokter spesialis. Setiap hari Jumat, poli spesialis tutup. Pendaftaran online dilakukan melalui aplikasi Mobile JKN,” ujarnya.

Baca Juga: Viral di Medsos, Konten Kreator Kerinci Keluhkan Pelayanan RSUD Mayjen H.A. Thalib Sungai Penuh

Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat agar memahami alur pelayanan, termasuk jadwal praktik dokter serta sistem antrean, guna menghindari kesalahpahaman di lapangan.

Sementara itu, Direktur RSUD M.H.A. Thalib, Debi, saat dikonfirmasi Jumat (20/2/2026), menegaskan bahwa pendaftaran poli sepenuhnya dilakukan melalui aplikasi Mobile JKN, layanan resmi dari BPJS Kesehatan. Melalui aplikasi tersebut, peserta JKN dapat mendaftar dari mana saja dan memilih jadwal pelayanan sesuai ketersediaan kuota.

“Petugas di lobi telah menyampaikan bahwa kuota untuk besok hingga hari Senin sudah penuh, sementara untuk hari Selasa masih tersedia. Namun pihak keluarga pasien meminta dijadwalkan besok juga. Kami sudah menjelaskan, jika ingin tetap besok, harus menunggu hingga pukul 11.00 WIB. Apabila ada pasien yang batal karena batas check-in Mobile JKN sampai pukul 11.00 WIB, maka berkas pasien manual bisa kami naikkan,” terang Debi.

Pilihan Redaksi:

Bakteri Jadi Penyebab Ratusan Siswa Keracunan MBG di Muaro Jambi, GMNI : Tindak Tegas SPPG Sengeti!

Tinjau Ruang Belajar SMPN 2 Pasca Terbakar, Wako Alfin Minta PUPR Lakukan Kajian Kelayakan Konstruksi

Ia menambahkan, melalui aplikasi Mobile JKN, masyarakat dapat memantau secara langsung ketersediaan kuota poli setiap harinya, sehingga proses pendaftaran lebih transparan dan efisien.

Manajemen rumah sakit berharap masyarakat dapat memanfaatkan layanan pendaftaran online agar pelayanan berjalan tertib, profesional, dan optimal.

Terakhir, pihak rumah sakit mengimbau keluarga pasien agar segera membawa pasien ke IGD apabila kondisi memburuk. Jika berdasarkan instruksi dokter spesialis pasien harus dirujuk, maka rumah sakit akan langsung memproses rujukan ke fasilitas kesehatan tujuan melalui sistem SISRUT sesuai ketentuan yang berlaku.(red)

Viral di Medsos, Konten Kreator Kerinci Keluhkan Pelayanan RSUD Mayjen H.A. Thalib Sungai Penuh

Konten Kreator Kerinci Keluhkan Pelayanan RSUD Mayjen H.A. Thalib Sungai Penuh.(ist)

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM – Media sosial kembali dihebohkan dengan siaran langsung seorang konten Kreator asal Kerinci, Anisa yang dikenal dengan nama “Itek Mamek”, yang menyampaikan keluhan terkait pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah Mayjen H.A. Thalib Sungai Penuh.

Siaran langsung yang tayang melalui akun Facebook pribadinya tersebut ditonton ribuan pengguna dan menuai ratusan komentar dari warganet.

Dalam penuturannya, Anisa menjelaskan bahwa keluhan tersebut bermula saat dirinya membawa sang ibu berobat karena mengalami penurunan kadar hemoglobin (HB). Setelah dilakukan pemeriksaan di RSUD Mayjen H.A. Thalib, ibunya sempat menjalani perawatan dan diperbolehkan pulang. Namun tak lama kemudian, kondisi kembali menurun sehingga harus dibawa kembali ke rumah sakit.

Pihak keluarga kemudian berinisiatif untuk membawa pasien berobat ke Padang guna mendapatkan pemeriksaan lanjutan. Saat meminta rujukan, keluarga mengaku diarahkan ke dokter spesialis jantung.

Padahal, menurut pihak keluarga, selama ini keluhan utama pasien berkaitan dengan HB rendah dan tidak memiliki riwayat penyakit jantung.

Baca Juga :  

Bakteri Jadi Penyebab Ratusan Siswa Keracunan MBG di Muaro Jambi, GMNI : Tindak Tegas SPPG Sengeti!

Meski demikian, keluarga tetap membawa pasien ke rumah sakit di Padang untuk berkonsultasi dengan spesialis jantung. Setelah dilakukan pemeriksaan, disebutkan bahwa pasien tidak mengalami gangguan jantung. Pihak rumah sakit di Padang kemudian menyarankan agar keluarga kembali ke Sungai Penuh untuk meminta rujukan baru ke spesialis penyakit dalam.

Setibanya kembali di RSUD Sungai Penuh, keluarga mengaku belum bisa mendapatkan layanan rujukan dengan alasan kuota antrean telah penuh untuk hari tersebut hingga beberapa hari ke depan. Sementara itu, kondisi pasien disebut masih membutuhkan penanganan medis lanjutan.

Situasi inilah yang memicu kekecewaan Anisa hingga menyampaikannya secara terbuka melalui siaran langsung. Dalam tayangan tersebut, ia menyatakan akan kembali menyuarakan persoalan ini apabila rujukan yang dibutuhkan tidak segera diperoleh. Namun ia juga menyampaikan kesiapan untuk menghapus konten dan meminta maaf apabila persoalan tersebut dapat diselesaikan dengan baik.

Baca Juga :  

Dandim 0417/Kerinci Bersama Forkopimda Hadiri Pembukaan Pasar Ramadhan di Bukit Tengah

Siaran langsung tersebut mendapat respons luas dari warganet. Sebagian besar komentar berisi dukungan serta berbagai pengalaman pribadi terkait pelayanan kesehatan.

Sementara itu, pihak media telah mencoba mengonfirmasi persoalan ini kepada Wali Kota Sungai Penuh, Alfin. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi baik dari Pemerintah Kota Sungai Penuh maupun dari manajemen RSUD Mayjen H.A. Thalib terkait permasalahan yang disampaikan.

Perkembangan lebih lanjut masih dinantikan guna mendapatkan klarifikasi dan penjelasan resmi dari pihak terkait. (Red)

Bakteri Jadi Penyebab Ratusan Siswa Keracunan MBG di Muaro Jambi, GMNI : Tindak Tegas SPPG Sengeti!

Kepala Satgas MBG Muaro Jambi, Budhi Hartono. [Dok.Antara]

MUARO JAMBI, MERDEKAPOST.COM – Dugaan keracunan massal yang menimpa siswa sekolah dasar di Kabupaten Muaro Jambi beberapa waktu lalu mulai menemukan titik terang. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan adanya bakteri patogen pada sejumlah sampel makanan dan klinis.

Ketua Satgas MBG Muaro Jambi, Budhi Hartono, mengungkapkan bahwa berdasarkan paparan hasil laboratorium, etiologi utama kasus ini diduga kuat disebabkan oleh bakteri Staphylococcus aureus dengan kontribusi Escherichia coli (E. coli).

“Bakteri Staphylococcus aureus ditemukan pada beberapa sampel makanan, seperti tahu dan toge dari bank sampel, serta ayam suwir dan kol dari sisa makanan siswa,” ujarnya dalam rapat evaluasi, Kamis (19/2/2026) kemarin.

Baca Juga:

Tinjau Ruang Belajar SMPN 2 Pasca Terbakar, Wako Alfin Minta PUPR Lakukan Kajian Kelayakan Konstruksi

Sementara itu, E. coli terdeteksi pada sampel bihun sisa konsumsi siswa kelas 1 hingga 3. Bahkan, kombinasi kedua bakteri tersebut juga ditemukan pada sampel ayam suwir dari bank sampel.

Temuan tidak hanya terbatas pada makanan. Pemeriksaan sampel klinis menunjukkan feses seorang siswa berusia tujuh tahun positif E. coli, sehingga memperkuat dugaan bahwa sumber paparan berasal darimakanan yang terkontaminasi.

Bacaan Lainnya: Sanksi tegas bagi SPPG Jika Terbukti Lalai, Kepala BGN Jambi: Bisa Tutup Permanen!

Selain itu, kualitas air sumur bor yang digunakan juga dinyatakan tidak memenuhi standar. Total coliform mencapai 33 CFU/100 ml atau melampaui ambang batas, sedangkan kandungan mangan tercatat sebesar 0,74 mg/l.

Tim pemeriksa menyimpulkan pola kejadian mengarah pada common source outbreak, yakni wabah dengan satu sumber paparan yang sama. Lonjakan kasus terjadi dalam waktu singkat dan diduga akibat kontaminasi pada proses pengolahan atau distribusi makanan sebelum dikonsumsi.

Baca Juga: Pemkab Merangin Dorong Ekonomi Warga Melalui Pasar Bedug Ramadhan

Secara umum, Staphylococcus aureus berasal dari tangan atau peralatan yang tidak higienis, sedangkan E. coli berkaitan dengan sanitasi lingkungan yang buruk.

Satgas MBG meminta dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengolahan makanan, kebersihan dapur, serta kualitas air. Rekomendasi perbaikan juga disampaikan kepada yayasan penyelenggara, Aziz Rukiyah Amanah, termasuk peningkatan pengawasan dapur dan penerapan standar keamanan pangan yang lebih ketat.

“Pengawasan harian oleh petugas di lokasi produksi harus diperkuat agar seluruh proses berjalan sesuai prosedur,” tuturnya.

Terkait kemungkinan penghentian kerja sama atau penggantian pengelola, Budhi menyebut keputusan berada di tangan BGN Pusat.

Baca Juga: Pimpinan DPRD Hardizal Hadiri Pembukaan Pasar Ramadan di Sungai Penuh

Baca juga:  Ratusan Siswa Keracunan Usai Santap MBG, Pemkab Muaro Jambi Hentikan Sementara Operasional SPPG Sengeti

“Satgas hanya menyampaikan hasil pemeriksaan dan rekomendasi. Keputusan akhir sepenuhnya kewenangan BGN Pusat,” tegasnya.

Untuk diketahui, insiden bermula setelah warga menyantap makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sengeti pada Jumat (30/1/2026). Tidak lama kemudian, ratusan penerima makanan mengalami gejala seperti mual, muntah, pusing, dan lemas. Beberapa korban bahkan harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.

Baca Juga: Dandim 0417/Kerinci Bersama Forkopimda Hadiri Pembukaan Pasar Ramadhan di Bukit Tengah

Sebelumnya, Kepala SPPG dari Yayasan Aziz Rukiyah Amanah, Akbar Amrullah, mengatakan menu yang disajikan kepada siswa saat itu adalah soto dan membantah makanan yang disajikan semuanya higienis dan sudah sesuai SOP.

Ketika disinggung mengenai dugaan makanan basi dan daur ulang, Amrullah langsung membantah.

“Sudah sesuai aturan. Kita juga masih mendata. Total kita layani 28 sekolah,” ucap Akbar Amrullah tidak lama setelah kejadian.

Sementara itu, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Jambi, Adityo Wirapranatha, menegaskan sanksi tegas akan dijatuhkan jika ditemukan unsur kelalaian.

“Kalau terbukti lalai, operasional dihentikan sementara untuk perbaikan. Jika pelanggaran terulang, bisa diberhentikan permanen. Kesempatannya dua kali,” tegasnya.

Baca juga:  

PERMAHI Jambi Hadiri Apel Siaga Kamtibmas Ramadan Di Mapolda Jambi

Ia menekankan bahwa BGN sebenarnya memiliki aturan ketat terkait penerima manfaat yang terdata. Namun, setelah makanan diserahterimakan di lingkungan sekolah, pengawasan distribusi menjadi tanggung jawab masing-masing pihak sekolah.

“Ini menjadi pelajaran besar. Ke depan, seluruh proses mulai dari penentuan menu, pemilihan bahan baku, hingga teknis penyajian harus benar-benar diawasi secara ketat agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” tutupnya.

Berita Terkait:

Pasca 145 Orang Diduga Keracunan MBG, Pemkab Muaro Jambi Panggil Seluruh Kepala SPPG

Kasus Keracunan Soto MBG di Muaro Jambi, 12 Siswa Masih Jalani Perawatan

SPPG Sengeti Ditutup Sementara Usai Dugaan Keracunan Massal

BGN Larang Siswa Bawa Pulang Makan Bergizi Gratis: Wajib dikonsumsi di Sekolah

Menanggapi hal ini, Ketua DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GmnI), Ludwig Syarif Sitohang mendesak BGN harus mengambil sikap tegas supaya jadi efek jera bagi pengelola SPPG yang lain.

“Program ini memakan anggaran yang sangat besar, Yayasan Aziz Rukiyah Amanah dalam hal ini sebagai pengelola SPPG harus dikenakan sanksi tegas supaya bagi pelajaran bagi SPPG lain,” tegasnya kepada tanyafakta.co pada Jumat, (20/2/2026).

Lebih jauh, Ludwig menegaskan bahwa Program MBG ini seharusnya hadir sebagai perbaikan gizi anak bangsa bukan malah meracuni akibat kelalaian pengelola. (*)

Pemkab Merangin Dorong Ekonomi Warga Melalui Pasar Bedug Ramadhan

Pemkab Merangin Dorong Ekonomi Warga Melalui Pasar Bedug Ramadhan.(ist)

MERANGIN, MERDEKAPOST.COM – Pemerintah Kabupaten Merangin membuka Pasar Bedug dan Bazar Ramadan 1447 Hijriah di Pasar Bawah Bangko, Kamis, 19 Februari 2026. Pembukaan dilakukan Bupati Merangin M. Syukur, di dampingi Wakil Bupati A. Khafidh dan Sekretaris Daerah Zulhifni.

Dalam sambutannya, M. Syukur mengatakan pasar Ramadan menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat, terutama menjelang Idul Fitri ketika kebutuhan meningkat. Ia menilai kegiatan ini dapat membantu pelaku usaha kecil dan menengah menambah pendapatan.

Bupati Merangin membuka Pasar Bedug dan Bazar Ramadan 1447 Hijriah di Pasar Bawah Bangko

Bupati juga mengimbau aparatur sipil negara dan jajaran organisasi perangkat daerah untuk berbelanja di lokasi bazar sebagai bentuk dukungan terhadap produk lokal. Ia menekankan pentingnya menjaga ketertiban, mengingat lokasi pasar berada di kawasan jalan umum.

Baca Juga: Pimpinan DPRD Hardizal Hadiri Pembukaan Pasar Ramadan di Sungai Penuh

Untuk mengantisipasi kepadatan, pemerintah daerah menginstruksikan Dinas Perhubungan dan Satuan Polisi Pamong Praja mengatur lalu lintas serta keamanan selama kegiatan berlangsung.

Sekda Merangin Zulhifni menyebut pemerintah akan melakukan evaluasi, terutama terkait potensi kemacetan. Koordinasi dengan kepolisian dan dinas terkait akan di perkuat guna memastikan kenyamanan pengunjung.

Baca Juga: Dandim 0417/Kerinci Bersama Forkopimda Hadiri Pembukaan Pasar Ramadhan di Bukit Tengah

Sejumlah warga yang hadir menyambut positif pelaksanaan pasar bedug tahun ini. Mereka menilai penataan lebih rapi, dengan fasilitas parkir yang lebih tertib sehingga aktivitas belanja menjadi lebih nyaman.

Usai pembukaan, bupati bersama rombongan meninjau stan bazar dan berinteraksi dengan para pedagang.(*)

Pimpinan DPRD Hardizal Hadiri Pembukaan Pasar Ramadan di Sungai Penuh

Pimpinan DPRD Kota Sungai Penuh Hardizal Hadiri Pembukaan Pasar Ramadan atau biasa disebut Pasar mambo di Sungai Penuh.(ist)

SUNGAIPENUH, MERDEKAPOST.COM – Wakil Ketua I DPRD Kota Sungai Penuh, Hardizal, menghadiri pembukaan Pasar Ramadan dan Pasar Mambo di kawasan Pasar Beringin Jaya, Kamis, (19/02/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda tahunan pemerintah daerah dalam menyambut Ramadan 1447 Hijriah.

Pembukaan pasar tersebut di resmikan Wakil Wali Kota Azhar Hamzah. Sejumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) ikut ambil bagian dengan menjajakan aneka kuliner serta kebutuhan berbuka puasa.

Baca Juga:

Dandim 0417/Kerinci Bersama Forkopimda Hadiri Pembukaan Pasar Ramadhan di Bukit Tengah

Tinjau Ruang Belajar SMPN 2 Pasca Terbakar, Wako Alfin Minta PUPR Lakukan Kajian Kelayakan Konstruksi

Hardizal  atau yang krab disapa Ncu Am mengatakan keberadaan Pasar Ramadan dan Pasar Mambo tidak hanya menjadi pusat aktivitas masyarakat saat bulan puasa, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi daerah. “Kegiatan ini memberi ruang bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan pendapatan selama Ramadan,” kata dia.

Ia juga mengingatkan pedagang agar menjaga kualitas dan kebersihan makanan yang di jual. Selain itu, masyarakat diminta turut menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.

Pasar Ramadan dan Pasar Mambo menjadi salah satu kegiatan yang rutin di gelar Pemerintah Kota Sungai Penuh setiap tahun dan selalu menarik minat masyarakat. Selain sebagai pusat ekonomi, kegiatan ini juga memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat selama bulan Ramadan.(ADZ)

PERMAHI Jambi Hadiri Apel Siaga Kamtibmas Ramadan Di Mapolda Jambi

PERMAHI Jambi Hadiri Apel Siaga Kamtibmas Ramadan Di Lapangan Hitam Mapolda Jambi.(ist)

JAMBI, MERDEKAPOST.COM – Polda Jambi menggelar Apel Siaga Kamtibmas Bulan Ramadan 1447 H/2026 M di Lapangan Hitam Mapolda Jambi, Jumat (20/2/2026). Apel dipimpin langsung oleh Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar dan dihadiri unsur Forkopimda, TNI, tokoh agama, organisasi kepemudaan, serta elemen mahasiswa, termasuk Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (PERMAHI) Jambi.

Dalam arahannya, Kapolda Jambi menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan fondasi utama bagi keberlangsungan aktivitas sosial, ekonomi, dan pembangunan di Provinsi Jambi. Ia menekankan bahwa apel siaga bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk kesiapsiagaan nyata seluruh jajaran dalam menjamin rasa aman masyarakat selama bulan suci Ramadan.

Kapolda juga menginstruksikan penguatan deteksi dini terhadap potensi gangguan Kamtibmas, termasuk upaya pencegahan intoleransi dan gangguan ketertiban di titik-titik rawan, seperti saat ngabuburit, salat tarawih, hingga waktu sahur. Selain itu, perhatian serius diarahkan pada stabilitas harga dan kelancaran distribusi bahan pokok agar tidak terjadi praktik spekulasi yang merugikan masyarakat.

Bacaan Lainnya: IMKS Jambi Sukses Gelar Kongres ke-XXV, Fidel Aufin Ketum Terpilih!

Ketua Umum PERMAHI Jambi, Roland Pramudiansyah, yang turut hadir dalam apel tersebut menyampaikan bahwa mahasiswa hukum memiliki tanggung jawab moral untuk mendukung terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif selama Ramadan.

“Keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi juga tanggung jawab kolektif seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa. PERMAHI Jambi mendukung penuh langkah preventif dan preemtif yang dilakukan Polda Jambi dalam menjaga stabilitas Kamtibmas dan memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan nyaman,” tegas Roland.

Ia juga menyoroti pentingnya pengawasan distribusi bahan pokok agar tidak terjadi lonjakan harga yang membebani masyarakat.

“Stabilitas keamanan harus berjalan beriringan dengan stabilitas ekonomi. Jangan sampai momentum Ramadan justru dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk melakukan penimbunan atau spekulasi harga. Kami mendorong pengawasan yang tegas dan transparan,” lanjutnya.

Roland menambahkan, sinergi antara aparat, pemerintah daerah, tokoh agama, dan organisasi kepemudaan menjadi kunci utama menjaga kondusivitas Jambi selama Ramadan.

Baca Juga:

Tinjau Ruang Belajar SMPN 2 Pasca Terbakar, Wako Alfin Minta PUPR Lakukan Kajian Kelayakan Konstruksi

“Ramadan adalah momentum memperkuat solidaritas sosial. Ketika negara hadir, masyarakat aman. Ketika masyarakat berpartisipasi, keamanan menjadi kokoh,” tutupnya.

Dengan digelarnya Apel Siaga Kamtibmas ini, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat selama bulan suci Ramadan 1447 H di Provinsi Jambi dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh kekhusyukan.(ADZ)

IMKS Jambi Sukses Gelar Kongres ke-XXV, Fidel Aufin Ketum Terpilih!

IMKS Jambi sukses menyelenggarakan Kongres IMKS-J yang ke-XXVmengusung tema “Satu Visi, Satu Aksi, Satu Tujuan”.(adz/ist)

JAMBI –  Ikatan Mahasiswa Kerinci Sungai Penuh (IMKS) Jambi baru saja sukses menyelenggarakan Kongres IMKS-J yang ke-XXV. Perhelatan akbar tahunan ini berlangsung khidmat di Aula Dinas Perikanan Provinsi Jambi pada Senin, 16 Februari 2026.

Kongres yang mengusung tema “Satu Visi, Satu Aksi, Satu Tujuan” ini menjadi momen penting bagi regenerasi kepemimpinan mahasiswa asal Kerinci dan Sungai Penuh yang tengah menempuh pendidikan di Jambi. Berdasarkan hasil musyawarah dan pemungutan suara, Fidel Aufin resmi terpilih sebagai Ketua Umum IMKS Jambi untuk masa bakti 2026-2027.

Fidel Aufin Ditetapkan sebagai Ketua Umum terpilih

Dalam sambutan perdananya, Fidel Aufin menyampaikan komitmennya untuk membawa IMKS-Jambi menjadi organisasi yang lebih solid dan progresif. Ia menekankan pentingnya sinergi antar mahasiswa agar kehadiran IMKS dapat dirasakan manfaatnya, baik bagi internal anggota maupun bagi daerah asal (Kerinci dan Sungai Penuh).

“Ini adalah amanah besar. Saya mengajak seluruh rekan-rekan mahasiswa untuk bersatu dalam satu visi dan aksi. Mari kita jadikan IMKS sebagai rumah kolaborasi yang aktif berkontribusi untuk kemajuan daerah kita,” ujar Fidel di hadapan para peserta kongres.(*)



Tinjau Ruang Belajar SMPN 2 Pasca Terbakar, Wako Alfin Minta PUPR Lakukan Kajian Kelayakan Konstruksi

Tinjau Ruang Belajar SMPN 2 Pasca Terbakar, Wako Alfin Minta PUPR Lakukan Kajian Kelayakan Konstruksi.(ist)

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM - Walikota Sungai Penuh Alfin kembali kunjungi Sekolah Menegah Pertama Negeri 2 (SMP N2), sebelum telah dilakukan dan kunjungan kali ini Walikota dIdampingi Sekda Kota Alpian, Jum’at (19/02/2026).

Dalam kunjungannya, Walikota Alfin bersama Sekda Alpian, kunjungan kesekolah tersrbut, bentuk keprihatinannya atas musibah yang terjadi dan Pemerintah Kota Sungai Penuh akan segera mengambil langkah-langkah koordinatif guna mempercepat proses pendataan kerusakan dan penanganan darurat, agar aktivitas belajar mengajar tidak terganggu dalam waktu lama.

Dalam musibah kebakaran SMP N2, Kamis 18 Februari 2026 Kenaren, 6 Ruang belajar dan 1 kantin yang hangus terbakar, dan tidak bisa digunakan.

Baca Juga:

SMPN 2 Sungai Penuh Dilalap Sijago Merah, Kantin dan Enam Ruang Kelas Hangus Terbakar

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Alfin, menyampaikan atas nama Pemerintah Kota Sungai Penuh (Pemkot) dan pribadi sangat prihatin atas musibah kebakaran menghaguskan ruang belajar.”tutur Alfin.

“Selama dilokasi Alfin didampingi Sekda Alpian, satu persatu ruangan memasuki ruang belajar yang hangus terbakar.

“Menurut Alfin, Ruang belajar yang terbakar untuk sementara tidak dapat ditempat, kendati demikian saya minta Dinas PUPR untuk kelapangan dan segera lakukan kajian untuk memastikan apakah konstruksi masih layak untuk rehab atau dibongkar.” Tegas Alfin

Baca Juga:

Dandim 0417/Kerinci Bersama Forkopimda Hadiri Pembukaan Pasar Ramadhan di Bukit Tengah

“Hal ini sangat penting, untuk mencegah timbulnya tidak inginkan dikemudian hari, mengingat ini lingkungan sekolah banyak aktifkan para pelajar.

“Disebutnya juga dari hasil kajian sudah didapat, akan dijadikan dasar dibicarakan bersama dengan DPRD Kota Sungai Penuh, mencari sumber dana untuk membangun ruang baru atau merahap ruang yang terbakar, sehingga proses belajar dan mengajar di SMPN2 tidak terganggu.

Walikota Alfin mengimbau seluruh satuan pendidikan untuk meningkatkan kewaspadaan dan memastikan standar keamanan lingkungan sekolah guna mencegah terjadinya peristiwa serupa di masa mendatang.(*)

Dandim 0417/Kerinci Bersama Forkopimda Hadiri Pembukaan Pasar Ramadhan di Bukit Tengah

Dandim 0417/Kerinci bersama Forkopimda Hadiri Pembukaan Pasar Ramadhan di Bukit Tengah Siulak.(ist)

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Komandan Kodim (Dandim) 0417/Kerinci menghadiri kegiatan Pembukaan Pasar Ramadhan Kabupaten Kerinci 1447 H/2026 M yang digelar di Jalan Jalur Dua Bukit Tengah, Kamis (19/02/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Kerinci, para kepala OPD, tokoh masyarakat, serta masyarakat yang antusias memadati lokasi acara untuk menyaksikan pembukaan Pasar Ramadhan.

Pembukaan Pasar Ramadhan ini menjadi momentum penting dalam menyambut bulan suci Ramadhan, sekaligus sebagai upaya pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM lokal.

Dalam kesempatan itu, Dandim 0417/Kerinci menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan Pasar Ramadhan agar berjalan aman dan tertib.

“Pasar Ramadhan ini bukan hanya tempat berjualan, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi serta menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Kami dari Kodim 0417/Kerinci siap bersinergi untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung,” ujar Dandim.

Acara pembukaan ditandai dengan seremoni resmi oleh pemerintah daerah, dilanjutkan dengan peninjauan stand-stand pedagang oleh unsur Forkopimda. Berbagai kuliner khas Ramadhan dan kebutuhan berbuka puasa tersedia untuk masyarakat.

Diharapkan dengan digelarnya Pasar Ramadhan 1447 H/2026 M ini, suasana kebersamaan dan semangat gotong royong semakin terasa di tengah masyarakat Kabupaten Kerinci selama menjalankan ibadah puasa.(ADZ)

Miliki Narkoba Sekoper, AKBP Didik Eks Kapolres Bima Dipecat dan Ditahan Bareskrim

Usai jalani sidang etik di Mabes Polri, AKBP Didik Eks Kapolres Bima Dipecat tidak dengan hormat (PTDH) dan Ditahan Bareskrim.(adz/Foto: Antara)

JAKARTA, MERDEKAPOST.COM - Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menahan eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro (DPK) Polri. Penahanan terkait kasus kepemilikan narkoba, usai Didik dipecat tidak dengan hormat (PTDH) dari anggota Polri.

“Terhadap AKBP DPK telah dilakukan sidang kode etik dengan putusan PTDH dan mulai hari ini, Kamis, 19 Februari 2026, dilakukan penahanan terhadap AKBP DPK oleh Dittipidnarkoba Bareskrim Polri,” kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso di Jakarta, dikutip dari Antara, Kamis, 19 Februari 2026.

Eko mengatakan bahwa pihaknya telah menetapkan Didik sebagai tersangka atas kepemilikan narkoba pada Jumat, 13 Februari 2026. Barang bukti yang diamankan, antara lain sabu sebanyak tujuh plastik klip dengan berat total 16,3 gram, ekstasi sebanyak 49 butir dan dua butir sisa pakai, pil aprazolam sebanyak 19 butir, pil happy five dua butir, dan ketamin sebanyak lima gram.

Narkoba itu, kata dia, disimpan di dalam sebuah koper yang kemudian diamankan penyidik di rumah Aipda Dianita Agustina (DA), bekas bawahan Didik, di kawasan Tangerang, Banten.

“Aipda DA sadar akan adanya perbedaan jenjang kepangkatan antara AKBP DPK dengan Aipda DA sehingga tidak berani menolak perintah dan membuang koper tersebut karena ada ketakutan akan menghilangkan barang bukti apabila hal tersebut dilakukan,” ungkap Eko.

Atas perbuatannya, Didik disangkakan Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP Juncto UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana dan Pasal 62 UU Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika.

Didik terancam pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling lama 20 tahun dan/atau pidana denda paling banyak kategori VI (Rp2 miliar) dan pidana penjara paling lama 5 tahun dan/atau pidana denda paling banyak kategori IV (Rp200 juta).

Eko mengatakan selain perkara kepemilikan narkoba tersebut, Didik juga telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda NTB pada Senin (16/2) dalam perkara dugaan menerima aliran dana hasil kejahatan narkotika dari eks Kasat Resnarkoba Polres Bima Kota AKP Malaungi (M) senilai Rp2,8 miliar.

AKBP Didik saat di proses Propam Mabes pada sidang Etik.(adz/ant)

Atas perbuatan tersebut, Didik dikenakan Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (2) atau Pasal 137 huruf a UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling lama 20 tahun dan/atau pidana denda maksimum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditambah 1/3 atau pidana penjara paling lama 15 tahun dan/atau pidana denda paling banyak kategori VII.

Pada Kamis (19/2) ini, Sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) menjatuhkan putusan PTDH terhadap eks Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengungkapkan dalam sidang KKEP ditemukan suatu wujud perbuatan pelanggaran oleh Didik, yaitu telah meminta dan menerima uang melalui AKP Malaungi yang bersumber dari pelaku bandar narkotika di wilayah Bima.

“Melakukan penyalahgunaan narkotika dan melakukan kegiatan penyimpangan dalam kegiatan seksual asusila,” katanya.

Selain sanksi administrasi berupa PTDH, Didik juga diberi sanksi administratif berupa penempatan dalam tempat khusus selama tujuh hari terhitung mulai tanggal 13–19 Februari 2026 di Ruang Patsus Biro Provos Divpropam Polri dan sanksi ini telah dijalani.

Tidak hanya itu, Didik juga dijatuhi sanksi etika, yaitu perilakunya dinyatakan sebagai perbuatan tercela.

“Atas putusan tersebut, pelanggar di hadapan Ketua dan Anggota Komisi Kode Etik Polri pada putusan sidang, menyatakan menerima,” ucap dia.(*)

( Editor: Aldie Prasetya | Sumber: Metrotvnews.com)

Oleng Saat tanjakan, Sebuah Mobil Terjun ke Jurang di Pendakian Bukit Tengah Siulak

Oleng Saat tanjakan, Sebuah Mobil Terjun ke Jurang di Pendakian Bukit Tengah.(ist)

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Sebuah mobil dilaporkan masuk ke jurang di jalur pendakian menuju Bukit Tengah, Siulak, Kabupaten Kerinci, Kamis (19/2/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.

Peristiwa tersebut terjadi di kawasan pendakian setelah Jembatan Pelangi Siulak. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, mobil tersebut diketahui baru saja mengantarkan pesanan sebelum akhirnya mengalami kecelakaan masuk jurang yang merupakan area persawahan warga.

Bacaan Lainnya:

SMPN 2 Sungai Penuh Dilalap Sijago Merah, Kantin dan Enam Ruang Kelas Hangus Terbakar

Diduga kendaraan oleng saat melintasi tanjakan, lalu terperosok ke jurang di sisi jalan. 

Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih belum diketahui.

Sopir kendaraan telah dievakuasi warga dan dilarikan ke Puskesmas Siulak Gedang untuk mendapatkan perawatan medis. Belum ada keterangan resmi terkait kondisi korban.

Warga yang mengetahui kejadian itu langsung ramai mendatangi lokasi. Mobil yang disebut-sebut milik usaha Family Orgen tersebut masih berada di dalam jurang dan menunggu alat berat untuk proses evakuasi.

Meski menjadi tontonan warga, arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian terpantau tetap lancar. Aparat dan warga setempat masih berjaga sambil menunggu proses penarikan kendaraan dari jurang.(Ali)

SMPN 2 Sungai Penuh Dilalap Sijago Merah, Kantin dan Enam Ruang Kelas Hangus Terbakar

Kebakaran hebat melanda SMP Negeri 2 Sungai Penuh, Kota Sungai Penuh, Kamis (19/2/2026) sekitar pukul 09.00 WIB pagi.(ist)

SUNGAIPENUH | MERDEKAPOST.COM - Kebakaran hebat melanda SMP Negeri 2 Sungai Penuh, Kota Sungai Penuh, Kamis (19/2/2026) sekitar pukul 09.00 WIB pagi. Api menghanguskan enam ruang kelas dan satu kantin, hal ini memicu kepanikan di lingkungan sekolah dan warga sekitar.

Berdasarkan informasi di lapangan, api pertama kali terlihat dari area kantin yang berada di bagian belakang kompleks sekolah. Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dan merambat ke beberapa ruang kelas di lantai atas.

Bagian jendela, atap (loteng), serta sejumlah fasilitas belajar di dalam ruangan dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah.

Beruntung, saat kebakaran terjadi, kegiatan belajar-mengajar sedang diliburkan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Tidak ada siswa maupun tenaga pendidik di dalam gedung, sehingga peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api menjalar ke bangunan lain di sekitar sekolah. Hingga berita ini diturunkan, proses pemadaman dan pendinginan masih berlangsung.

Seorang anggota pemadam kebakaran yang dikonfirmasi di lokasi mengatakan pihaknya belum dapat memastikan penyebab kebakaran.

“Belum tahu sumber api dari mana, yang jelas kantin lebih dulu habis terbakar,” ujarnya singkat.
Enam ruang kelas yang berada dilantai atas SMPN 2 Sungai Penuh dikabarkan ludes terbakar.(ist)
Informasi yang berkembang di sekitar lokasi menyebutkan dugaan awal api berasal dari obat nyamuk yang berada di kantin belakang sekolah.

Namun, dugaan tersebut masih menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak berwenang.

Kepala Dinas Damkar dan Satpol PP Sungai Penuh, Dafri Dailami, mengatakan respons cepat dilakukan untuk meminimalkan dampak kebakaran. “Api berhasil dikendalikan sebelum meluas ke bangunan lain,” ujarnya.

Aparat dari Polsek Sungai Penuh turut mengamankan lokasi dan mengatur kerumunan warga yang memadati area sekolah. Kapolsek Sungai Penuh, Awaludin, menyebut pihaknya langsung melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP) serta membantu proses evakuasi.

Tim forensik dari Polres Kerinci kini tengah melakukan olah TKP guna memastikan penyebab kebakaran. Hingga saat ini, tidak ada laporan korban jiwa. Sementara itu, kerugian materiil masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.

Penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap sumber api dan memastikan keamanan bangunan sebelum kegiatan belajar mengajar kembali berlangsung.

Peristiwa ini menjadi perhatian warga sekitar dan diharapkan tidak mengganggu proses belajar-mengajar saat kegiatan sekolah kembali aktif setelah libur Ramadhan.(*)

(Khaidir Ali | Editor: Aldie Prasetya

Bupati Muaro Jambi BBS Serahkan Bantuan korban kebakaran di Talang Kerinci

Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno menyerahkan bantuan kepada korban musibah kebakaran di Desa Talang Kerinci, Kecamatan Sungai Gelam, Selasa (17/2/2026).(adz/diskominfomuarojambi)

SENGETI | MERDEKAPOST.COM – Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno menyerahkan langsung bantuan kepada korban musibah kebakaran di Desa Talang Kerinci, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi.

Kehadiran Bupati Muaro Jambi bersama rombongan disambut haru oleh masyarakat Desa Talang Kerinci.

Agus  (45), selaku korban kebakaran rumah, menyampaikan ucapan terima kasihnya atas perhatian Pemerintah Daerah.

"Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati Muaro Jambi, Dr. Bambang Bayu Suseno yang sudah datang langsung melihat kondisi kami. Musibah ini memang berat, semua harta benda kami habis terbakar, tapi dengan adanya bantuan ini setidaknya kami merasa tidak sendirian. Semoga Allah membalas kebaikan Bapak Dr. Bambang Bayu Suseno dan rombongan," ungkap Bupati.

Baca Juga: Ini Daftar 12 Pejabat Pemkab Muaro Jambi yang Dilantik Wabup Jun Mahir

Dia menegaskan bahwa Pemerintah akan selalu hadir bersama masyarakat, terlebih ketika menghadapi musibah.

"Kami hadir di sini bukan hanya untuk menyerahkan bantuan, tetapi kami juga ingin memberikan semangat kepada saudara-saudara kami yang sedang ditimpa musibah. Bantuan ini memang tidak dapat menggantikan harta benda yang hilang, namun semoga bisa sedikit meringankan beban dan menjadi tanda bahwa pemerintah selalu hadir bersama masyarakat dalam apapun situasi dan kondisi," ucapnya.

Dalam kesempatan itu, dirinya mengingatkan kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya akibat arus pendek listrik.

Baca Juga: Sikapi Lonjakan Harga Gas di Sarolangun, Bupati Hurmin: Kami Pantau dan Awasi, Izin Pangkalan akan Dicabut Jika Jual Gas Diatas HET

"Kami mengimbau agar masyarakat selalu berhati-hati, memeriksa instalasi listrik, serta menjaga lingkungan agar terhindar dari musibah serupa," tuturnya.

Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi akan terus berupaya membantu pemulihan, termasuk melalui program perbaikan rumah bagi keluarga yang terdampak. Di akhir kunjungannya, Bupati Muaro Jambi menyampaikan doa dan keperihatinannya atas musibah yang menimpa warga Desa Talang Kerinci.

"Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi, saya menyampaikan keperihatinan yang sedalam-dalamnya. Semoga Allah SWT memberi kekuatan, kesabaran, dan jalan terbaik bagi saudara-saudara masyarakat kami yang sedang diuji," imbuhnya. (*)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs