Peringati Sumpah Pemuda, Pemkot Sungai Penuh Berikan Penghargaan Kepada Pemuda Berprestasi, Ini Para Penerimanya!

MERDEKAPOST.COM, SUNGAI PENUH - Pemerintah Kota Sungai Penuh menyerahkan Piagam Penghargaan dan Pemuda berprestasi yang telah mengharumkan nama Kota Sungai Penuh tingkat Provinsi, Nasional dan Internasional. Pemberian penghargaan tersebut bersamaan HUT-ke 98 Sumpah Pemuda tahun 2026.

Penyerahan Piagam penghargaan ini sebagai bentuk penghormatan Pemerintah kepada generasi muda yang telah menunjukkan dedikasi, prestasi, dan kontribusi di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, olahraga, seni budaya, kepemudaan hingga lingkungan hidup.

Wali Kota Alfin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa keberhasilan para pemuda merupakan aset berharga bagi daerah sekaligus bukti bahwa generasi muda Sungai Penuh mampu bersaing di tingkat nasional.

“Prestasi yang diraih para pemuda ini adalah kebanggaan seluruh masyarakat Kota Sungai Penuh. Kami berharap penghargaan ini menjadi motivasi agar terus berkarya, berprestasi, serta menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya,” ujar Alfin, Rabu (28/10/2026).

Berikut Ini Pemuda Berprestasi yang Menerima Penghargaan:

Penghargaan diberikan kepada pemuda dan pemudi yang berhasil mengukir prestasi sepanjang tahun 2025 hingga 2026.

Biidang akademik dan kepemimpinan pelajar, Bolsia Atilla dari SMAN 1 Sungai Penuh berhasil mencatat sederet prestasi membanggakan.

Di antaranya meraih, Putra Generasi Hijau Utama Nasional 2026, masuk Top 100 Ketua OSIS Indonesia Student Leadership Camp (ISLC) XV 2026 Universitas Indonesia, dua kali menjadi Juara II National Schools Debating Championship (NSDC) Tingkat Provinsi Jambi pada 2025 dan 2026, menyandang predikat Best Speaker NSDC, serta masuk Top 7 Olimpiade Sains Nasional (OSN-K) Ekonomi 2025.

Masih dari SMAN 1 Sungai Penuh, Dinda Rezki Ramadhani menerima penghargaan atas berbagai prestasi di bidang lingkungan hidup, akademik, dan olahraga.

Ia juga menjadi Duta Generasi Hijau 2026, masuk Top 2 OSN-S Fisika, serta menorehkan berbagai gelar juara pada kejuaraan bulutangkis tingkat provinsi, termasuk Juara I Tunggal Remaja Putri dan sejumlah gelar ganda putri.

Sementara itu, Mohd. Febri Habiburrahman diapresiasi berkat prestasinya sebagai atlet pencak silat mewakili Provinsi Jambi pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) 2025, meraih medali emas Kejuaraan Pencak Silat Wali Kota Cup, Hafiz Al-Qur’an dengan hafalan 23 juz, finalis Bujang Gadis Kota Sungai Penuh, serta peraih prestasi nasional di cabang olahraga taekwondo dan pencak silat.

Penghargaan juga diberikan kepada Lathifa Hendelisia sukses menjadi Paskibraka Provinsi Jambi 2026, Duta Paskibraka Provinsi Jambi 2026, serta meraih gelar Juara II Gadis Pariwisata Kota Sungai Penuh.

Kemudian Ratu Azzahra Liswar menerima penghargaan setelah menjadi Juara II Lomba Debat Indonesia Cabang Bahasa Inggris Tingkat Provinsi Jambi 2026 serta dinobatkan sebagai Gadis Kota Sungai Penuh 2025.

Bidang olahraga, sejumlah atlet muda yang memperoleh penghargaan, diantaranya:

Rahma Hidayah dari SMAN 2 Sungai Penuh berhasil meraih Juara I Kejuaraan Pencak Silat Terbuka Se-Sumatera, Juara III Siginjai Championship II Tahun 2026, serta berbagai gelar juara lainnya.

Rekan satu sekolahnya, Zulfirman, juga mencatat prestasi membanggakan dengan menjadi Juara I Kejuaraan Pencak Silat Terbuka Se-Sumatera Tahun 2026, Juara III Siginjai Championship, serta Juara I pada sejumlah kejuaraan pencak silat.

Dari SMAN 4 Sungai Penuh, Asyraf Fairuz Edisa memperoleh penghargaan berkat raihan Juara I Junior Putra U-48 Kg Kejuaraan Nasional Kapolri Cup 2026, Juara I Kejuaraan Menteri Pertahanan Tahun 2025 kategori Kyourugi Junior, serta aktif sebagai Duta Generasi Hijau 2026.

Penggiat Budaya dan Atlet Nasional

Tidak hanya pelajar, penghargaan juga diberikan kepada Marten Agung Laksono, M.Sn, sebagai penggiat budaya dan ekonomi kreatif.

Marten dikenal aktif dan membawa nama Kota Sungai Penuh di berbagai forum nasional dan internasional.

di antaranya menjadi narasumber Rembuk Kebudayaan Kota Kita di Singkawang, serta Youth City Changer (YCC) 2026,

Dan penerima Fasilitasi Pemajuan Kebudayaan (FPK), Pemuda Pelopor Kota Sungai Penuh Bidang Seni dan Budaya 2025,

Setelah penerima Dana Indonesiana, mewakili Indonesia dalam pameran internasional di Galeri Nasional Malaysia, hingga meraih Juara II Lomba Desain Batik Kerinci.

M. Rizki Mahindra, S.Pd., M.Pd., Gr, olahragawan yang berhasil menorehkan prestasi pada ajang World Natural Bodybuilding Federation (WNBF) Internasional di Malaysia.(*)

Disdik Kota Sungai Penuh Tindak lanjuti Penyegelan SD 064/XI Koto Tuo, Mediasi Akhirnya Kepsek Mundur

Disdik Kota Sungai Penuh Tindak lanjuti Penyegelan SD 064/XI Koto Tuo, Mediasi Akhirnya Kepsek Mundur.(Ist)

Merdekapost.com - Rabu, 28/10/2026, Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh menindaklanjuti aksi penutupan akses sekolah (penyegelan) di SDN 064/XI Koto Tuo melalui mediasi bersama wali murid, pihak sekolah, Kepala Desa Koto Tuo, serta Kapolsek Sitinjau Laut. 

Mediasi tersebut dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan melalui Kepala Bidang PTK, Deri Nopalion, S.Pd., sebagai upaya menampung aspirasi masyarakat dan mencari penyelesaian atas permasalahan yang terjadi.

Setelah mediasi, Dinas Pendidikan memanggil kepala sekolah yang bersangkutan untuk membahas tindak lanjut atas aspirasi yang disampaikan masyarakat. Dalam proses tersebut, kepala sekolah menyatakan bersedia mengundurkan diri dan selanjutnya telah resmi mengundurkan diri dari jabatannya.

Baca Juga: Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Wabup Murison Ajak Pemuda Kerinci Patriotik, Gigih, dan Berempati

Menindaklanjuti hal tersebut, Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh akan memproses penunjukan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Sekolah SD Negeri 064/XI Koto Tuo sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang berlaku. Penunjukan ini diharapkan dapat menjaga kelangsungan pengelolaan sekolah serta memastikan kegiatan pendidikan berjalan dengan baik.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh, Bovi Handriyanto, S.Pd., M.M., menyampaikan bahwa pihaknya menghargai kepedulian masyarakat terhadap peningkatan mutu pendidikan. Setiap aspirasi yang disampaikan menjadi perhatian dan akan ditindaklanjuti secara profesional, objektif, serta bertanggung jawab.

Baca Juga: Bupati Monadi dan 28 pemuda Ikrarkan Sumpah Pemuda di 'Atap Sumatera" Puncak Gunung Kerinci 3805 MDPL

“Kami menghargai kepedulian masyarakat terhadap peningkatan mutu pendidikan. Setiap aspirasi yang disampaikan akan kami terima, pelajari, dan tindak lanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Ia juga berharap Plt. kepala sekolah yang nantinya ditunjuk dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan baik, membangun koordinasi dengan guru dan tenaga kependidikan, serta menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif demi meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan.

Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh turut mengimbau agar para siswa dapat kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar seperti biasa, sementara guru dan tenaga kependidikan tetap melaksanakan tugas secara optimal. Keberlangsungan pembelajaran dan pemenuhan hak siswa untuk memperoleh pendidikan harus menjadi prioritas bersama.(*)

Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Wabup Murison Ajak Pemuda Kerinci Patriotik, Gigih, dan Berempati

Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Wabup Murison Ajak Pemuda Kerinci Patriotik, Gigih, dan Berempati.(Ist)

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Wakil Bupati Kerinci, H. Murison, S.Pd., S.Sos., M.Si., mengajak generasi muda untuk memperkuat semangat patriotisme, meningkatkan daya juang, dan menumbuhkan kepedulian sosial. Ajakan tersebut ia sampaikan saat memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026. di halaman Kantor Bupati Kerinci, Bukit Tengah, Rabu (28/10/2026).

Peringatan tahun ini mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”. Melalui tema tersebut, Pemerintah Kabupaten Kerinci mendorong generasi muda agar tidak hanya mengenang sejarah perjuangan bangsa. Tetapi juga mengambil peran nyata dalam pembangunan daerah.

Baca Juga: Pasca Sekolah Disegel Wali Murid, Kepala SDN 064/XI Koto Tuo Tanah Kampung Mundur

Upacara berlangsung khidmat dengan kehadiran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Kabupaten Kerinci Zainal Efendi, S.P., M.Si. para staf ahli, asisten, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, serta aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Kerinci.

Wabup Murison Tegaskan Semangat Persatuan dan Perjuangan Pemuda

Dalam kesempatan tersebut, Murison membacakan amanat Bupati Kerinci yang menegaskan bahwa Sumpah Pemuda bukan sekadar catatan sejarah. Sebaliknya, ikrar 28 Oktober 1928 menjadi simbol persatuan, semangat perjuangan, dan tekad generasi muda. Untuk mengutamakan kepentingan bangsa daripada kepentingan pribadi maupun golongan.

Karena itu, Murison mengajak pemuda Kerinci untuk terus menjaga persatuan, menghormati keberagaman, dan memperkuat semangat gotong royong. Selain itu, generasi muda perlu mengambil bagian dalam berbagai kegiatan yang mendorong kemajuan masyarakat.

Baca Juga: Bupati Monadi dan 28 pemuda Ikrarkan Sumpah Pemuda di 'Atap Sumatera" Puncak Gunung Kerinci 3805 MDPL

“Pemuda harus memiliki karakter, daya juang, kepedulian sosial, serta komitmen untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, daerah, dan bangsa. Jangan hanya menjadi penonton perubahan, tetapi jadilah pelaku yang membawa perubahan,” demikian pesan dalam amanat Bupati Kerinci.

Lebih lanjut, pemerintah daerah mengajak pemuda untuk menerapkan tiga nilai utama dalam kehidupan sehari-hari, yakni patriotik, gigih, dan berempati.

Nilai patriotik mendorong generasi muda mencintai tanah air, menjaga persatuan, melestarikan alam dan budaya, serta menggunakan teknologi dan media sosial secara bijak. Sementara itu, sikap gigih menuntut pemuda untuk terus belajar, mengembangkan keterampilan. Menguasai teknologi digital, dan membangun jiwa kewirausahaan.

Adapun nilai berempati mengajak pemuda untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Dengan demikian, mereka dapat berkontribusi melalui kegiatan sosial, membantu masyarakat, dan menjaga kelestarian lingkungan.

Pemkab Kerinci Dorong Pemuda Berinovasi dan Jauhi Narkoba

Selanjutnya, Pemerintah Kabupaten Kerinci mendorong organisasi kepemudaan, pelajar, mahasiswa, komunitas kreatif. Serta pelaku usaha muda agar mengambil peran lebih besar dalam pembangunan daerah.

Pemerintah daerah membuka ruang kontribusi pemuda pada berbagai sektor strategis, mulai dari pendidikan, ekonomi kreatif, pariwisata. Pertanian, teknologi digital, pelestarian lingkungan, hingga pengembangan budaya lokal.

Selain mengembangkan kemampuan, generasi muda juga perlu menjaga diri dari narkoba, kekerasan, dan pergaulan yang dapat merusak masa depan. Oleh sebab itu, pemuda hendaknya mengisi waktu dengan kegiatan produktif, meraih prestasi, memperluas wawasan. Dan menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.

Melalui langkah tersebut, pemuda Kerinci dapat memperkuat kualitas sumber daya manusia sekaligus menjawab tantangan zaman. Terlebih lagi, perkembangan teknologi menuntut generasi muda untuk terus beradaptasi, berpikir kreatif, dan berani menciptakan peluang baru.

Pemuda Berprestasi Terima Penghargaan, Randi Pitora Raih Juara Provinsi

Pada rangkaian upacara tersebut, Pemkab Kerinci juga memberikan piagam penghargaan kepada sejumlah pemuda berprestasi. Yang menunjukkan kemampuan dan potensi dalam berbagai bidang kepemudaan.

Dalam Seleksi Pemuda Pelopor Tingkat Kabupaten Kerinci, panitia menetapkan tiga pemenang, yaitu:

Juara I: Randi Pitora

Juara II: Lukyana Azmia Putri

Juara III: Zaidatul Adawiyah

Selain itu, Arya Geni Permana meraih juara kategori putra dalam Pertukaran Pelajar Antar provinsi (PPAP), sedangkan Marsa Higro Pratiwi meraih juara kategori putri.

Prestasi lainnya datang dari Marsa Hijro Pratiwi yang terpilih sebagai delegasi Provinsi Jambi untuk mengikuti Wira Sena Youth Camp 2026 tingkat nasional. Sementara itu, Randi Pitora mengukuhkan prestasinya dengan meraih Juara I Seleksi Pemuda Pelopor Tingkat Provinsi Jambi.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap kreativitas, semangat, dan pencapaian generasi muda. Pada saat yang sama, prestasi para penerima penghargaan diharapkan mampu menginspirasi pemuda lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 ini sekaligus mengingatkan masyarakat bahwa masa depan Kabupaten Kerinci tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah. Sebaliknya, kemajuan daerah juga membutuhkan keterlibatan generasi muda yang cerdas, berkarakter, inovatif, dan memiliki kepedulian sosial.

Karena itu, Pemkab Kerinci mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan ruang, kepercayaan. Dan dukungan kepada pemuda agar mereka mampu berkembang serta bersaing pada tingkat regional maupun nasional.

Dengan semangat Sumpah Pemuda, generasi muda Kerinci diharapkan terus bergerak, berkarya. Dan menghadirkan perubahan positif demi mewujudkan Kabupaten Kerinci yang maju, berdaya saing, dan sejahtera.(ADZ)

Pasca Sekolah Disegel Wali Murid, Kepala SDN 064/XI Koto Tuo Tanah Kampung Mundur

Setelah Sekolah Disegel Wali Murid, Kepsek SDN 064 Koto Tuo Tanah Kampung Akhirnya Mengundurkan Diri.(IST)

MERDEKAPOST.COM, SUNGAI PENUH – Pasca sekolah di segel oleh wali murid, akhirnya Kepala SD Negeri 064/XI Koto Tuo, Kecamatan Tanah Kampung, Kota Sungai Penuh, Sulaiman, resmi mengundurkan diri pada Rabu (28/10/2026).Cari Peta Wilayah

Aksi protes tersebut mendorong Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh mengambil langkah untuk menyelesaikan persoalan kepemimpinan sekolah. Kini, Dinas Pendidikan menyiapkan Pelaksana Tugas (Plt.) kepala sekolah agar pengelolaan pendidikan dan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan.

Baca Juga: Bupati Monadi dan 28 pemuda Ikrarkan Sumpah Pemuda di 'Atap Sumatera" Puncak Gunung Kerinci 3805 MDPL

Sebelumnya, para wali murid mengeluhkan minimnya perkembangan sekolah selama sekitar dua tahun terakhir. Mereka menyampaikan tuntutan melalui penyegelan pagar sekolah dan meminta anak-anak tidak mengikuti kegiatan belajar mengajar sebagai bentuk protes.

Setelah Dinas Pendidikan menggelar mediasi bersama sejumlah pihak, Sulaiman menyatakan kesediaannya untuk mengundurkan diri. Ia kemudian resmi melepaskan jabatan kepala sekolah.

Dinas Pendidikan Gelar Mediasi

Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh menggelar mediasi untuk menampung aspirasi para wali murid sekaligus mencari solusi atas persoalan di SDN 064/XI Koto Tuo.Cari Peta Wilayah

Kepala Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh, Deri Nopalion, S.Pd., memimpin mediasi tersebut. Pertemuan itu melibatkan wali murid, pihak sekolah, Kepala Desa Koto Tuo, serta Kapolsek Sitinjau Laut.

Setelah mediasi, Dinas Pendidikan memanggil Sulaiman untuk membahas tindak lanjut tuntutan para wali murid. Dalam pembahasan itu, Sulaiman menyatakan kesediaannya mundur hingga akhirnya resmi mengundurkan diri dari jabatannya.

Selanjutnya, Dinas Pendidikan memproses penunjukan Plt. kepala sekolah sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku. Pemerintah berharap penunjukan tersebut dapat menjaga kelancaran administrasi serta kegiatan belajar mengajar.

Wali Murid Minta Perbaikan Pengelolaan Sekolah

Sebelum kepala sekolah mengundurkan diri, para wali murid menyegel pagar sekolah dan memasang spanduk yang mendesak pergantian pimpinan.

Spanduk tersebut bertuliskan, “Pindahkan Sulaiman dari SD 064/XI. Kami masyarakat menyegel sekolah ini.”

Salah seorang wali murid, Herlina Sibulian, mengatakan bahwa para orang tua menginginkan perubahan nyata dalam pengelolaan sekolah. Ia meminta Kepala Dinas Pendidikan dan Wali Kota Sungai Penuh menanggapi keluhan mereka.Cari Peta Wilayah

“Kami meminta Kepala Dinas Pendidikan dan Bapak Wali Kota Sungai Penuh agar mengganti kepala sekolah yang sekarang dengan yang baru. Selama dua tahun ini, kami menilai belum ada kemajuan yang berarti di sekolah,” ujar Herlina.

Herlina menilai kepala sekolah perlu mendorong kemajuan dalam berbagai aspek pendidikan. Menurutnya, perkembangan sekolah selama dua tahun terakhir belum memenuhi harapan para wali murid.

Ia juga menyoroti proses penerimaan guru honorer. Herlina menilai proses tersebut lebih mengutamakan warga dari desa asal kepala sekolah daripada warga setempat.

Namun, penilaian tersebut merupakan keterangan dari pihak wali murid. Klarifikasi dari pihak sekolah dan instansi terkait tetap diperlukan agar masyarakat memperoleh informasi yang berimbang mengenai proses penerimaan guru honorer.

Bovi Handriyanto Tegaskan Komitmen Dinas Pendidikan

Kepala Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh, Bovi Handriyanto, S.Pd., M.M., mengapresiasi kepedulian masyarakat terhadap peningkatan mutu pendidikan.Cari Peta Wilayah

Ia menegaskan bahwa Dinas Pendidikan membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan keluhan terkait pelayanan pendidikan.

“Kami menghargai kepedulian masyarakat terhadap peningkatan mutu pendidikan. Setiap aspirasi yang disampaikan akan kami terima, pelajari, dan tindak lanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Bovi.

Bovi menjelaskan bahwa Dinas Pendidikan akan menangani setiap aspirasi secara profesional, objektif, dan bertanggung jawab. Pihaknya juga akan menjadikan masukan masyarakat sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan.

Ia berharap Plt. kepala sekolah yang nantinya bertugas dapat membangun koordinasi dengan guru dan tenaga kependidikan. Selain itu, pimpinan sementara tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang kondusif agar sekolah dapat memberikan pelayanan pendidikan secara optimal.

Disdik Minta Siswa Kembali Belajar

Di tengah penyelesaian persoalan kepemimpinan, Dinas Pendidikan mengingatkan semua pihak agar tetap mengutamakan kepentingan siswa.

Bovi mengimbau para wali murid agar mengizinkan anak-anak kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar seperti biasa. Ia juga meminta guru dan tenaga kependidikan tetap menjalankan tugas secara optimal.

Menurutnya, persoalan kepemimpinan tidak boleh menghambat proses pembelajaran maupun hak siswa untuk memperoleh pendidikan.

Setelah Sulaiman mengundurkan diri, Dinas Pendidikan akan melanjutkan proses penunjukan Plt. kepala sekolah sekaligus menjaga kelancaran pengelolaan sekolah.

Pemerintah berharap seluruh pihak dapat bekerja sama menyelesaikan persoalan tersebut sehingga kegiatan belajar mengajar kembali berjalan kondusif dan upaya peningkatan mutu pendidikan di SDN 064/XI Koto Tuo dapat berlanjut.(Red)

Aset Pemkab Merangin Dipakai Bank Jambi Sejak 2011 Tanpa Perjanjian Sewa, Penyertaan Modal Rp47,5 Miliar Jadi Sorotan

Aset Pemkab Merangin Dipakai Bank Jambi Sejak 2011 Tanpa Perjanjian Sewa, Penyertaan Modal Rp47,5 Miliar Jadi Sorotan

 Merdekapost.com | Merangin - Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), terdapat lima bidang tanah milik Pemerintah Kabupaten Merangin yang dimanfaatkan pihak lain tanpa perjanjian. Salah satunya adalah tanah milik Pemkab Merangin seluas 1.541 meter persegi di kawasan Pasar Bawah Bangko yang dimanfaatkan oleh Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jambi Cabang Bangko.

Dalam LHP tersebut, BPK mencatat bahwa tanah itu merupakan aset milik Pemkab Merangin yang telah dimanfaatkan Bank Jambi sejak 2011 tanpa disertai perjanjian sewa. Temuan ini menimbulkan pertanyaan mengenai tata kelola barang milik daerah. Bagaimana sebuah aset pemerintah dapat dimanfaatkan selama bertahun-tahun tanpa perjanjian yang menjadi dasar hubungan hukum antara pemilik aset dan pihak yang memanfaatkannya?

Persoalan ini bukan hanya menyangkut pembayaran sewa, tetapi juga berkaitan dengan kepastian hukum, tertib administrasi, pengawasan, dan tanggung jawab pemerintah daerah dalam menjaga kekayaan milik masyarakat.

Di sisi lain, pihak Bank Jambi menyampaikan bahwa bank tidak dapat melakukan pembayaran sewa karena tidak terdapat perjanjian sewa atas tanah tersebut. Pernyataan ini perlu dilihat secara objektif. Ketiadaan perjanjian memang menjadi persoalan yang perlu ditelusuri, tetapi pemerintah daerah juga perlu menjelaskan bagaimana aset tersebut dikelola dan diawasi selama bertahun-tahun.

Oleh karena itu, persoalan ini tidak tepat jika langsung disimpulkan bahwa Bank Jambi pasti memiliki kewajiban membayar sewa selama 15 tahun. Namun, ketiadaan perjanjian juga tidak seharusnya menjadi alasan untuk menghentikan penelusuran terhadap riwayat pemanfaatan aset sejak 2011.

Pemkab Merangin Perlu Membuka Riwayat Aset Sejak 2011

Langkah Pemkab Merangin yang meminta Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) melakukan penilaian terhadap tanah tersebut merupakan bagian dari upaya penyelesaian yang perlu ditindaklanjuti. Namun, penilaian nilai aset saja belum cukup untuk menjawab seluruh persoalan yang muncul dari temuan BPK.

Pemerintah daerah perlu melakukan inventarisasi dan penelusuran dokumen secara menyeluruh. Hal ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tanah seluas 1.541 meter persegi tersebut dicatat dalam administrasi barang milik daerah, sejak kapan pemanfaatannya berlangsung, apa dasar penggunaan tanah ketika Bank Jambi mulai memanfaatkannya, dan apakah pernah terdapat dokumen persetujuan, surat-menyurat, atau bentuk kerja sama lain.

Penelusuran juga perlu mencakup dokumen selama periode pemanfaatan, termasuk kemungkinan adanya perubahan status administrasi atau kebijakan pemerintah daerah yang berkaitan dengan penggunaan tanah tersebut.

Langkah ini penting agar penyelesaian masalah tidak hanya berfokus pada keadaan saat ini, tetapi juga mempertimbangkan seluruh fakta administratif dan hukum yang relevan sejak awal pemanfaatan.

Perlu ditegaskan bahwa pencatatan BPK mengenai pemanfaatan aset sejak 2011 tanpa perjanjian sewa tidak dengan sendirinya membuktikan adanya utang sewa untuk seluruh periode tersebut. Penentuan kewajiban pembayaran harus didasarkan pada dokumen, fakta yang terverifikasi, dan ketentuan hukum yang berlaku.

Dengan demikian, hasil inventarisasi harus menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk mengambil keputusan yang dapat dipertanggungjawabkan, bukan sekadar memenuhi tindak lanjut pemeriksaan secara administratif.

Dasar Hukum Menuntut Tertib Pengelolaan Aset Daerah

Persoalan pemanfaatan tanah milik Pemkab Merangin oleh Bank Jambi perlu dilihat dalam kerangka hukum pengelolaan barang milik daerah. Hal ini bukan sekadar persoalan administratif, melainkan juga berkaitan dengan kewajiban pemerintah daerah untuk menjaga status, pencatatan, dan pemanfaatan aset yang menjadi kekayaan daerah.

Pertama, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara. Pasal 44 menegaskan kewajiban pengguna barang dan/atau kuasa pengguna barang untuk mengelola serta menatausahakan barang milik negara atau daerah yang berada dalam penguasaannya dengan sebaik-baiknya. Sementara itu, Pasal 49 ayat (1) mengatur mengenai kewajiban sertifikasi tanah milik negara atau daerah atas nama pemerintah yang bersangkutan. Ketentuan ini memperkuat pentingnya kepastian status kepemilikan dan tertib administrasi aset daerah.

Kedua, Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah, sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2020. Peraturan ini mengatur mekanisme pemanfaatan barang milik daerah. Pasal 27 menyebutkan sejumlah bentuk pemanfaatan, termasuk sewa, pinjam pakai, kerja sama pemanfaatan, bangun guna serah atau bangun serah guna, serta kerja sama penyediaan infrastruktur. Ketentuan mengenai sewa juga diatur dalam pasal-pasal berikutnya sesuai dengan bentuk dan mekanisme pemanfaatannya.

Ketiga, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah, sebagaimana diubah dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 7 Tahun 2024. Peraturan ini menjadi pedoman teknis dalam pengelolaan barang milik daerah, termasuk pemanfaatan, penentuan besaran sewa, penilaian, dan penyertaan modal pemerintah daerah atas barang milik daerah.

Keempat, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Dalam hal ini, DPRD Kabupaten Merangin perlu menjalankan fungsi pengawasan sesuai dengan kewenangannya, termasuk mengawasi penyelenggaraan pemerintahan daerah dan menindaklanjuti persoalan yang berkaitan dengan hasil pemeriksaan BPK.

Penerapan seluruh ketentuan tersebut harus memperhatikan waktu berlakunya masing-masing peraturan. Mengingat pemanfaatan tanah disebut telah berlangsung sejak 2011, penentuan hak dan kewajiban untuk periode sebelumnya harus didasarkan pada aturan yang berlaku saat itu, dokumen yang tersedia, dan hasil pemeriksaan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Dengan demikian, pemerintah daerah perlu menjelaskan dasar pemanfaatan tanah, status administrasinya, serta langkah hukum yang diperlukan untuk menertibkan pemanfaatan aset tersebut. Tujuannya bukan untuk langsung menyalahkan salah satu pihak, melainkan memastikan bahwa pengelolaan kekayaan daerah berjalan sesuai ketentuan hukum.

Penyertaan Modal Rp47,5 Miliar Perlu Disertai Transparansi

Persoalan ini semakin relevan karena Pemkab Merangin pada saat yang sama mengusulkan penyertaan modal sebesar Rp47,5 miliar kepada Bank Jambi. Rencana tersebut perlu dibahas secara terbuka agar masyarakat mengetahui dasar kebijakan, manfaat yang diharapkan, serta pertimbangan pemerintah daerah dalam menggunakan keuangan daerah.

Penyertaan modal dan pemanfaatan aset daerah merupakan dua persoalan yang berbeda secara hukum. Temuan mengenai tanah tersebut tidak secara otomatis menjadi alasan untuk menyimpulkan bahwa penyertaan modal kepada Bank Jambi tidak boleh dilakukan. Sebaliknya, rencana penyertaan modal juga tidak menghapus kewajiban pemerintah daerah untuk menindaklanjuti persoalan pemanfaatan aset.

Keduanya tetap berkaitan dengan tata kelola keuangan daerah dan tanggung jawab pemerintah dalam menjaga kepentingan publik. Ketika pemerintah daerah berencana mengalokasikan dana dalam jumlah besar untuk penyertaan modal, transparansi terhadap pengelolaan aset daerah patut menjadi perhatian.

Oleh karena itu, Pemkab Merangin perlu menjelaskan dasar hukum penyertaan modal, tujuan investasi, manfaat yang diharapkan bagi daerah, serta langkah konkret dalam menyelesaikan temuan BPK mengenai tanah tersebut.

Jika penyertaan modal dilakukan dalam bentuk uang daerah kepada Bank Jambi, mekanismenya harus dibedakan dari persoalan pemanfaatan tanah. Keduanya tidak boleh dicampuradukkan, tetapi harus sama-sama dikelola secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

Tuntutan agar persoalan aset diselesaikan sebelum atau bersamaan dengan pembahasan penyertaan modal bukan berarti secara otomatis melarang penambahan modal. Tuntutan tersebut merupakan dorongan agar pemerintah daerah memastikan pengelolaan aset dan keuangan daerah berjalan sesuai hukum serta memberikan penjelasan terbuka kepada masyarakat.

DPRD Merangin Perlu Menjalankan Fungsi Pengawasan

DPRD Kabupaten Merangin memiliki peran penting dalam mengawasi penyelenggaraan pemerintahan daerah sesuai dengan kewenangannya. Dalam persoalan ini, DPRD perlu meminta penjelasan dari pemerintah daerah mengenai tindak lanjut temuan BPK, hasil penilaian KPKNL apabila telah tersedia, status pencatatan tanah seluas 1.541 meter persegi tersebut, serta dasar pemanfaatannya oleh Bank Jambi sejak 2011.

Selain itu, DPRD perlu memastikan bahwa pemerintah daerah mempunyai langkah penyelesaian yang terukur. Langkah tersebut dapat mencakup penertiban administrasi aset, penetapan dasar hukum pemanfaatan tanah untuk masa mendatang, dan penentuan tindak lanjut apabila hasil pemeriksaan dokumen menunjukkan adanya hak atau kewajiban yang perlu diselesaikan.

Pengawasan tidak seharusnya berhenti pada penyampaian surat, permintaan penilaian, atau pemenuhan dokumen administratif. Harus ada kejelasan mengenai hasil yang ingin dicapai dan langkah yang akan dilakukan untuk memastikan aset daerah dikelola secara tertib.

Masyarakat juga perlu memperoleh informasi yang memadai mengenai perkembangan penyelesaian persoalan tersebut dengan tetap memperhatikan ketentuan keterbukaan informasi publik dan dokumen yang dikecualikan.

Yang Dibutuhkan Bukan Sekadar Penilaian, tetapi Kepastian Hukum

Dalam pengelolaan barang milik daerah, penilaian aset, pencatatan administrasi, dan penetapan dasar pemanfaatan merupakan bagian yang saling berkaitan, tetapi tidak dapat saling menggantikan.

Hasil penilaian KPKNL dapat menjadi salah satu dasar untuk menentukan nilai aset atau kepentingan ekonomi yang relevan. Namun, hasil tersebut tidak dengan sendirinya menjawab apakah terdapat kewajiban pembayaran untuk masa lalu, bagaimana status pemanfaatan sebelumnya, atau mekanisme hukum yang tepat untuk digunakan selanjutnya.

Karena itu, Pemkab Merangin perlu menjelaskan secara terbuka tahapan penyelesaian yang ditempuh. Pertama, melakukan inventarisasi dan penelusuran dokumen sejak awal pemanfaatan pada 2011. Kedua, memastikan status hukum dan pencatatan aset dalam administrasi barang milik daerah. Ketiga, menindaklanjuti hasil penilaian sesuai tujuan dan ruang lingkupnya. Keempat, menetapkan mekanisme pemanfaatan tanah ke depan berdasarkan ketentuan yang berlaku. Kelima, menjelaskan hasil tindak lanjut temuan BPK kepada pihak yang berwenang dan masyarakat sesuai ketentuan keterbukaan informasi.

Apabila penelusuran menemukan adanya hak atau kewajiban yang belum diselesaikan, pemerintah perlu menentukan langkah penyelesaian berdasarkan dasar hukum dan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan. Sebaliknya, apabila tidak ditemukan dasar yang cukup untuk menetapkan kewajiban tertentu, keputusan tersebut juga harus disertai penjelasan yang jelas.

Dengan demikian, penyelesaian persoalan ini tidak boleh didasarkan pada dugaan, tetapi harus mengacu pada fakta, dokumen, dan ketentuan hukum yang berlaku.

Persoalan pemanfaatan tanah milik Pemkab Merangin oleh Bank Jambi sejak 2011 tanpa perjanjian sewa menunjukkan pentingnya tertib administrasi dan pengawasan terhadap barang milik daerah. Pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa aset yang dimiliki tercatat dengan baik, mempunyai status hukum yang jelas, dan dimanfaatkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pada saat yang sama, usulan penyertaan modal sebesar Rp47,5 miliar kepada Bank Jambi perlu dibahas secara transparan dan berdasarkan prosedur yang berlaku. Persoalan pemanfaatan tanah dan penyertaan modal harus ditangani melalui mekanisme hukum masing-masing, tanpa mengabaikan pentingnya akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah.

Pemkab Merangin tidak perlu terburu-buru menyimpulkan adanya kewajiban sewa selama 15 tahun. Namun, pemerintah juga tidak seharusnya membiarkan riwayat pemanfaatan aset tersebut tanpa penjelasan dan penyelesaian yang memadai.

Keberhasilan menindaklanjuti LHP BPK tidak cukup diukur dari adanya proses penilaian atau surat-menyurat. Hal yang lebih penting adalah kepastian status aset, tertib administrasi, kejelasan dasar pemanfaatan, dan perlindungan terhadap kepentingan keuangan daerah.

Sebelum keputusan penyertaan modal Rp47,5 miliar ditetapkan, Pemkab Merangin perlu memastikan bahwa persoalan pemanfaatan tanah tersebut telah ditangani secara serius, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Jangan sampai pembahasan mengenai penambahan modal berjalan lebih cepat daripada penyelesaian persoalan tata kelola aset daerah yang telah berlangsung bertahun-tahun. Sebab, menjaga keuangan daerah bukan hanya soal ke mana uang baru akan dialokasikan, tetapi juga tentang bagaimana aset yang sudah dimiliki dikelola, diawasi, dan dilindungi agar kepentingan masyarakat tidak terabaikan.

Catatan: Nomor pasal dan penerapan peraturan perlu diverifikasi kembali melalui sumber resmi, terutama untuk memastikan ketepatan dasar hukum yang berlaku pada periode pemanfaatan tanah sejak 2011. (Tim)

Bupati Monadi dan 28 pemuda Ikrarkan Sumpah Pemuda di 'Atap Sumatera" Puncak Gunung Kerinci 3805 MDPL

Bupati Monadi dan 28 Pemuda Ikrarkan Sumpah Pemuda di Puncak Gunung Kerinci 3805 MDPL

Merdekapost.com, Kerinci -  Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos., M.Si., bersama 28 pemuda menggelorakan semangat persatuan dengan membacakan ikrar Sumpah Pemuda di puncak Gunung Kerinci, Rabu (28/10/2026). Pada ketinggian 3.805 meter di atas permukaan laut (mdpl), mereka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 sekaligus menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga nasionalisme dan memperkuat persatuan bangsa.

Kegiatan ini menghadirkan suasana berbeda dalam peringatan Sumpah Pemuda. Para peserta tidak hanya mengucapkan ikrar kebangsaan, tetapi juga menunjukkan semangat juang, kebersamaan, dan kepedulian terhadap masa depan Indonesia melalui perjalanan menuju puncak gunung tertinggi di Sumatra.

Gaungkan Persatuan dari Puncak Gunung Kerinci

Sebanyak 28 pemuda dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Badan Usaha Milik Negara (BUMN), serta Komunitas Trekking Indrapura turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Bersama Monadi, mereka membawa semangat Sumpah Pemuda ke puncak Gunung Kerinci. Perjalanan yang menuntut ketahanan fisik dan mental itu sekaligus menggambarkan pentingnya kerja sama, kedisiplinan, dan tekad dalam mencapai tujuan bersama.

Bagi Monadi, kegiatan ini bukan sekadar perayaan tahunan. Ia ingin mengajak generasi muda memahami bahwa semangat Sumpah Pemuda harus terus hidup dan tercermin dalam tindakan nyata, baik dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam pembangunan daerah.

“Saya bangga dan mengapresiasi semangat 28 pemuda yang telah bersama-sama membawa nilai-nilai Sumpah Pemuda hingga ke puncak Gunung Kerinci. Ini bukan hanya tentang menaklukkan ketinggian, tetapi juga tentang meneguhkan persatuan, membangun karakter, dan membuktikan bahwa semangat kebangsaan harus terus hidup dalam diri setiap generasi muda,” ujar Monadi.

Monadi Dorong Pemuda Berani Berkarya dan Berinovasi

Monadi berharap peringatan Hari Sumpah Pemuda mampu membangkitkan semangat generasi muda untuk terus maju, berani menghadapi tantangan, dan menjaga persaudaraan di tengah keberagaman. Ia juga mengajak para pemuda meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat serta lingkungan sekitar.

Menurutnya, pemuda memiliki peran penting dalam menentukan arah masa depan bangsa. Karena itu, generasi muda Kabupaten Kerinci perlu membekali diri dengan pengetahuan, keterampilan, kreativitas, dan semangat pengabdian agar mampu menjawab tantangan zaman.

Ia mendorong para pemuda untuk menghasilkan karya, meraih prestasi, menciptakan inovasi, serta berkontribusi langsung dalam pembangunan daerah. Dengan semangat tersebut, generasi muda tidak hanya menjadi penerus bangsa, tetapi juga menjadi penggerak perubahan yang membawa manfaat bagi masyarakat.

Patriotisme dan Empati Jadi Kekuatan Generasi Muda

Mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”, kegiatan ini mengingatkan bahwa generasi muda dapat membangun kekuatan bangsa dengan menghargai perbedaan dan mengutamakan kepentingan bersama.

Perbedaan latar belakang, profesi, maupun organisasi tidak seharusnya memisahkan para pemuda. Sebaliknya, keberagaman perlu menjadi modal untuk mempererat persaudaraan, menumbuhkan semangat gotong royong, dan membangun Indonesia yang lebih kuat.

Melalui kegiatan ini, Monadi mengajak generasi muda menjadikan patriotisme sebagai tindakan nyata. Mereka dapat menunjukkan kecintaan terhadap Tanah Air dengan menjaga lingkungan, membantu sesama, mengembangkan potensi diri, dan mengambil bagian dalam berbagai kegiatan positif di tengah masyarakat.

Dari Kerinci, Semangat Sumpah Pemuda untuk Indonesia

Pembacaan ikrar di puncak Gunung Kerinci menjadi pesan bahwa semangat persatuan harus terus menyala, bahkan di tengah berbagai tantangan. Monadi bersama 28 pemuda mengajak generasi muda Indonesia untuk menjaga persaudaraan, memperkuat nasionalisme, dan berani mengambil peran dalam mewujudkan masa depan yang lebih baik.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 ini diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi menjadi dorongan bagi seluruh pemuda untuk terus bergerak, berkarya, dan mengabdi bagi bangsa.

Dari puncak Gunung Kerinci, Kabupaten Kerinci menyuarakan pesan persatuan untuk seluruh Indonesia. Semangat para pemuda menjadi pengingat bahwa kemajuan bangsa tumbuh dari tekad, kepedulian, dan kebersamaan.(Adz)

Wujudkan Generasi Berkarakter, Polres Kerinci Hadiri dan Amankan Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Kota Sungai Penuh

Wujudkan Generasi Berkarakter, Polres Kerinci Hadiri dan Amankan Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Kota Sungai Penuh.(Ist)

​SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM — Jajaran Polres Kerinci bersama Polsek Sungai Penuh dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mengawal serta mengamankan jalannya Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-98 Tahun 2026. Kegiatan khidmat ini berlangsung di Lapangan Kantor Walikota Sungai Penuh, Rabu (28/10/2026) pagi.

​Upacara yang mengusung tema "Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda Untuk Indonesia" ini dipimpin langsung oleh Walikota Sungai Penuh, Alfin, S.H., selaku Pembina Upacara.

​Kapolres Kerinci, AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro, S.H., M.I.K., tampak hadir secara langsung mengikuti jalannya upacara bersama Dandim 0417-Kerinci Letkol Eko Siswanto, S.Hub.Int., M.I.P., pimpinan DPRD Kota Sungai Penuh, serta para pejabat utama dan unsur Forkopimda lainnya.

​Dalam amanatnya yang membacakan pidato Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Walikota Sungai Penuh menekankan pentingnya membangun manusia yang berkarakter di tengah kemajuan zaman. Disebutkan bahwa kemajuan sejati bukan hanya tentang gedung menjulang atau teknologi canggih, melainkan dimulai dari hati yang mencintai tanah air, jiwa yang tidak menyerah, serta kepedulian terhadap sesama. Generasi muda diarahkan untuk memiliki tiga pilar utama: patriotik dalam pengabdian, gigih dalam perjuangan, dan berempati dalam kemanusiaan.

​Rangkaian upacara turut dimeriahkan dengan pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila dan UUD 1945, serta pembacaan Teks Keputusan Kongres Pemuda Indonesia 1928. Selain itu, momentum peringatan hari bersejarah ini juga diisi dengan pemberian tanda penghargaan di bidang kepemudaan, penyerahan piagam pemenang lomba, serta penyaluran bantuan sosial paket sembako dari BAZNAS kepada masyarakat penerima manfaat.

​Sementara itu, pengamanan ketat di sekitar lokasi kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolsek Sungai Penuh, AKP Eko Munkoid, S.E., M.H., bersama personel Unit Intel dan jajaran Polsek setempat.

​Kapolres Kerinci melalui Kapolsek Sungai Penuh menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan dengan tertib dan lancar. Berkat sinergi yang baik antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat, kegiatan upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Kota Sungai Penuh selesai pada pukul 09.00 WIB dalam situasi yang aman, tertib, dan kondusif.(red)


DPW SATGAS TANI MERDEKA Jambi Kutuk Keras Dugaan Peredaran Rokok Ilegal di Kerinci–Sungai Penuh, Laporan Resmi Segera Dilayangkan

DPW SATGAS TANI MERDEKA Jambi Kutuk Keras Dugaan Peredaran Rokok Ilegal di Kerinci–Sungai Penuh, Laporan Resmi Segera Dilayangkan

JAMBI — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) SATGAS TANI MERDEKA Provinsi Jambi menyatakan sikap tegas terhadap dugaan peredaran rokok ilegal di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh. Peredaran rokok yang diduga tidak memenuhi ketentuan cukai tersebut dinilai perlu mendapat perhatian serius dari instansi berwenang karena berpotensi merugikan penerimaan negara serta menciptakan persaingan usaha yang tidak sehat.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPW SATGAS TANI MERDEKA Provinsi Jambi, Kang Erry, menegaskan bahwa organisasinya berkomitmen mengawal persoalan tersebut melalui langkah yang terukur, berdasarkan data dan bukti, serta sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Menurut Kang Erry, dugaan penyalahgunaan pita cukai maupun peredaran rokok yang tidak memenuhi ketentuan perundang-undangan tidak boleh dianggap sebagai persoalan sepele. Apabila terbukti terjadi pelanggaran, tindakan tersebut harus ditangani secara serius karena menyangkut kepatuhan terhadap hukum dan potensi kerugian keuangan negara.

“DPW SATGAS TANI MERDEKA Provinsi Jambi mengutuk keras segala bentuk pelanggaran di bidang cukai yang terbukti merugikan negara. Kami berkomitmen mengawal persoalan ini agar ditangani secara transparan dan sesuai hukum. Jika ditemukan bukti yang cukup, pihak-pihak yang bertanggung jawab harus diproses berdasarkan ketentuan yang berlaku,” tegas Kang Erry.

Dugaan jaringan besar perlu ditelusuri

DPW SATGAS TANI MERDEKA Provinsi Jambi juga menyoroti dugaan adanya jaringan distribusi rokok ilegal yang luas di wilayah Kerinci dan Sungai Penuh. Dugaan tersebut, menurut organisasi, perlu ditelusuri secara menyeluruh agar penanganan tidak hanya berhenti pada peredaran barang di tingkat penjual, tetapi juga mampu mengungkap asal barang, jalur distribusi, serta pihak-pihak yang bertanggung jawab apabila ditemukan unsur pelanggaran.

Kang Erry menekankan bahwa setiap dugaan harus diuji melalui pemeriksaan dan penyelidikan aparat berwenang. Identitas pihak yang diduga terlibat maupun informasi mengenai jalur distribusi perlu diverifikasi berdasarkan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Jangan sampai persoalan ini dibiarkan tanpa kejelasan. Kami meminta instansi berwenang menelusuri dugaan peredaran tersebut secara menyeluruh, mulai dari asal barang hingga jalur distribusinya. Jika ditemukan pelanggaran, kami berharap penegakan hukum dilakukan secara profesional tanpa pandang bulu,” lanjutnya.

Laporan resmi akan disampaikan kepada Bea Cukai dan aparat terkait

Sebagai bentuk keseriusan dalam mengawal persoalan tersebut, DPW SATGAS TANI MERDEKA Provinsi Jambi menyatakan akan melayangkan laporan resmi kepada Bea Cukai Jambi dan aparat penegak hukum terkait.

Laporan tersebut direncanakan memuat informasi awal, data lapangan, serta bukti pendukung yang dapat membantu instansi berwenang melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Organisasi juga mendorong agar setiap laporan yang disampaikan ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan prosedur hukum.

DPW SATGAS TANI MERDEKA Provinsi Jambi berharap Bea Cukai dan aparat terkait dapat melakukan verifikasi serta penindakan apabila ditemukan bukti pelanggaran. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan kepatuhan terhadap ketentuan cukai sekaligus menjaga penerimaan negara.

Komitmen mengawal kepentingan negara

Kang Erry menegaskan bahwa langkah pelaporan tersebut merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam menjalankan fungsi pengawasan dan menyampaikan aspirasi masyarakat. DPW SATGAS TANI MERDEKA Provinsi Jambi menyatakan siap memberikan informasi dan bukti yang dimiliki kepada pihak berwenang untuk mendukung proses pemeriksaan.

Organisasi juga mengajak masyarakat yang mengetahui dugaan peredaran rokok ilegal agar menyampaikan informasi melalui saluran pengaduan resmi dengan menyertakan data yang jelas dan dapat diverifikasi.

“Prinsip kami jelas, setiap dugaan pelanggaran harus ditindaklanjuti berdasarkan bukti dan aturan hukum. Kami ingin persoalan ini terang, tidak menimbulkan spekulasi, dan ditangani secara profesional. Kepentingan negara harus dijaga, dan penegakan hukum harus berjalan sesuai ketentuan,” tutup Kang Erry.

DPW SATGAS TANI MERDEKA Provinsi Jambi menegaskan akan mengawal perkembangan persoalan ini dan mendorong transparansi dalam penanganannya hingga diperoleh kejelasan dari instansi yang berwenang.(Red)

11 Personel Polres Kerinci Terima Penghargaan, Kapolres AKBP Hernawan Tekankan Pentingnya Dedikasi

​Merdekapost.com, KERINCI — Kepolisian Resor (Polres) Kerinci kembali menunjukkan komitmennya dalam mengapresiasi kinerja anggotanya. Sebanyak 11 personel dari berbagai fungsi secara resmi menerima penghargaan (reward) atas prestasi dan dedikasi tinggi dalam menjalankan tugas kepolisian.

​Upacara penyerahan penghargaan tersebut digelar secara khidmat di Lapangan Upacara Mapolres Kerinci pada Selasa, 27 Oktober 2026.

​Bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara, Kapolres Kerinci AKBP Hernawan Rizki Yudhantoro, S.I.K., memimpin jalannya prosesi yang dihadiri oleh jajaran perwira dan personel Polres Kerinci.

​Rangkaian kegiatan diawali dengan laporan Komandan Upacara kepada Inspektur Upacara, dilanjutkan dengan penghormatan pasukan. Suasana semakin khidmat ketika para personel penerima penghargaan maju ke hadapan Inspektur Upacara untuk mendengarkan pembacaan Keputusan Kapolres Kerinci.

Baca Juga: 

Polda Jambi Ungkap 32 Kasus PETI, 71 Orang dan 3,5 Kg Emas Diamankan

Pompa IPA Koto Petai Rusak, Distribusi Air Bersih Terganggu di Sejumlah Wilayah Kerinci

​Satu per satu, piagam penghargaan diserahkan langsung oleh AKBP Hernawan Rizki Yudhantoro kepada sepuluh personel terpilih sebagai bentuk pengakuan institusi atas kerja keras, loyalitas, dan prestasi luar biasa yang telah mereka tunjukkan di satuan fungsi masing-masing.

​Dalam amanatnya, Kapolres Kerinci menyampaikan bahwa pemberian penghargaan ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan bentuk konkret dari perhatian kesatuan kepada anggota yang berprestasi. Diharapkan, penghargaan ini dapat menjadi motivasi serta pemacu semangat bagi seluruh personel Polres Kerinci untuk terus memberikan pelayanan terbaik, pelindung, dan pengayom bagi masyarakat.

Baca Juga: Dugaan Pengendali Peredaran Rokok Tanpa Cukai di Kerinci Disebut Telah Teridentifikasi, Ketegasan Aparat Dipertanyakan

​Upacara yang berlangsung tertib dan lancar ini diakhiri dengan pembacaan doa, laporan akhir Komandan Upacara, serta penghormatan pasukan kepada Inspektur Upacara sebelum meninggalkan lapangan.

​Perwira Upacara turut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta atas kedisiplinan dan kekhidmatan yang ditunjukkan sepanjang pelaksanaan upacara pagi hari ini.(Merdekapost.com/Ali)

110 Hafidz-Hafidzah Darul Qiyam Diwisuda, Cetak Generasi Berakhlak Qur’ani

 

Sebanyak 110 orang Hafidz-Hafidzah Darul Qiyam Diwisuda, Cetak Generasi Berakhlak Qur’ani.(Ist) 

Kerinci, Merdekapost.com - Alhamdulillah! Kabar membanggakan datang dari Pondok Pesantren Modern Darul Qiyam, Desa Koto Petai, Kabupaten Kerinci. Sebanyak 110 santri mengikuti Wisuda Tahfidz Al-Qur’an Tahun 2026, Minggu (25/10/2026). Jumlah ini meningkat dari tahun sebelumnya yang berjumlah 106 santri, dengan capaian hafalan tertinggi mencapai 7 juz. 

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kerinci, H. Pahrizal, S.Ag., M.M., turut hadir dan memberikan apresiasi atas keberhasilan pesantren dalam membina generasi muda yang mencintai Al-Qur’an.

Dalam momentum penuh berkah ini, diharapkan para wisudawan tidak hanya mampu menghafal ayat-ayat suci Al-Qur’an, tetapi juga memahami, mengamalkan, serta menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. 

Menghafal Al-Qur’an adalah prestasi, mengamalkannya adalah bukti kecintaan.

Semoga para hafidz dan hafidzah terus istiqamah menjaga hafalan, memperkuat akhlak, meraih prestasi, serta tumbuh menjadi generasi Qur’ani yang membawa keberkahan bagi keluarga, masyarakat, agama, dan bangsa.

Sinergi pesantren, orang tua, pendidik, dan pemerintah menjadi kunci dalam melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.

Kemenag Kerinci — Menguatkan Pendidikan Keagamaan, Mewujudkan Generasi Qur’ani! 

(Adz)

Akses Jalan IFK Kerinci dan Trans Sungai Bermas Diperbaiki, Warga Sampaikan Terima Kasih

Akses Jalan IFK Kerinci dan Trans Sungai Bermas Diperbaiki, Warga Sampaikan Terima Kasih kepada Dinas PUPR dan Bupati Kerinci.(mpc/Facebook)

Kerinci, Merdekapost.com – Akses jalan menuju kantor Instalasi Farmasi Kabupaten (IFK) Kerinci dan kawasan Transmigrasi Sungai Bermas, Kecamatan Siulak, Kabupaten Kerinci, yang sebelumnya sempat viral, kini telah diperbaiki.

Perbaikan tersebut mendapat apresiasi dari pegawai dan masyarakat yang selama ini menggunakan akses jalan tersebut untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Salah seorang warga yang juga pegawai melewati jalan tersebut, Reqi Aela, Senin (27/10/2026), menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kerinci, khususnya Bupati Monadi, Wakil Bupati Murison, serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) atas perbaikan jalan tersebut.

Baca Juga: Pompa IPA Koto Petai Rusak, Distribusi Air Bersih Terganggu di Sejumlah Wilayah Kerinci

“Atas nama pribadi dan masyarakat Kerinci, saya mengucapkan terima kasih banyak kepada Bapak Bupati Kerinci Monadi, Wakil Bupati Murison, hingga Ibu Kepala Dinas PUPR atas perbaikan jalan di kantor Instalasi Farmasi Kerinci dan kawasan Trans Sungai Bermas, Kecamatan Siulak,” ujar Reqi.

Ia berharap, perbaikan akses jalan tersebut dapat memperlancar aktivitas masyarakat, mendukung pelayanan di kantor Instalasi Farmasi Kabupaten Kerinci, serta memberikan dampak positif bagi perekonomian warga sekitar.

Baca Juga: Pererat Sinergi antar Daerah, Wawako Sungai Penuh Hadiri HUT Muara Jambi

“Semoga akses yang semakin lancar ini mendatangkan kebaikan dan kemajuan bagi ekonomi masyarakat,” ungkapnya.

Perbaikan jalan ini menjadi perhatian karena akses tersebut tidak hanya digunakan oleh masyarakat kawasan Transmigrasi Sungai Bermas, tetapi juga menunjang aktivitas pelayanan di lingkungan Instalasi Farmasi Kabupaten Kerinci.

Di tengah keterbatasan anggaran dan kebijakan efisiensi, pemerintah daerah terus berupaya melakukan perbaikan infrastruktur secara bertahap, semaksimal mungkin, terutama pada akses jalan yang menunjang pelayanan publik dan kebutuhan masyarakat.(Red)

Pompa IPA Koto Petai Rusak, Distribusi Air Bersih Terganggu di Sejumlah Wilayah Kerinci

Pompa IPA Koto Petai Rusak, membuat Distribusi Air Bersih Terganggu di Sejumlah Wilayah Kerinci.
(Ist)

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Kerusakan pompa Instalasi Pengolahan Air (IPA) Koto Petai, Cabang Hiang, mengganggu distribusi air bersih Perumda Tirta Sakti Kabupaten Kerinci mulai 27 Oktober 2026. Akibatnya, pelanggan di Kecamatan Setinjau Laut, Kecamatan Tanah Cogok (Tanco), sebagian wilayah Tanjung Pauh Mudik, serta sejumlah desa sekitar menghadapi kendala pasokan air.

Saat ini, Perumda Tirta Sakti menunggu pengiriman pompa pengganti dari Jambi. Selain itu, kemarau panjang yang menurunkan muka air Danau Kerinci turut menyulitkan pengambilan air baku. Kedua kondisi tersebut menjadi tantangan bagi perusahaan untuk menjaga kelancaran pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga: Polda Jambi Ungkap 32 Kasus PETI, 71 Orang dan 3,5 Kg Emas Diamankan

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama Perumda Tirta Sakti Kerinci, Maya Novefri Handayani, menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan yang terdampak. Sementara itu, perusahaan menempuh langkah teknis untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih selama proses perbaikan berlangsung.

Pompa IPA Koto Petai Rusak, Perumda Tirta Sakti Tunggu Pengganti

Kerusakan pompa submersible di IPA Koto Petai menjadi penyebab utama gangguan distribusi air. Saat ini, Perumda Tirta Sakti menunggu pompa baru dari Jambi untuk mendukung pemulihan operasional instalasi tersebut.

Baca Juga: Pererat Sinergi antar Daerah, Wawako Sungai Penuh Hadiri HUT Muara Jambi

Selain kerusakan peralatan, kemarau panjang juga memengaruhi pasokan air baku. Penurunan muka air Danau Kerinci membuat posisi pompa tanam semakin jauh dari permukaan air. Kondisi ini menambah tantangan bagi petugas dalam menjaga ketersediaan air untuk proses pengolahan dan distribusi.

Karena itu, pelanggan perlu memahami bahwa pemulihan layanan bergantung pada kedatangan pompa pengganti dan kesiapan operasional instalasi. Hingga saat ini, perusahaan belum menetapkan jadwal pasti untuk normalisasi aliran air.

Buka Valve 4 Inci, Pasokan dari IPA Talang Kemulun Jadi Alternatif

Untuk membantu mengatasi gangguan, Perumda Tirta Sakti membuka valve berukuran 4 inci yang mengatur aliran antara Koto Iman dan Tanjung Tanah.

Melalui langkah tersebut, perusahaan mengarahkan pasokan dari IPA Talang Kemulun untuk membantu kebutuhan air pelanggan di Koto Iman, Koto Salak, dan Koto Petai.

Baca Juga: Nilai Historis Dibalik Aura Magis Tari Nek Salih Indah Asal Belui

Dengan demikian, pengaturan jaringan ini menjadi salah satu upaya sementara untuk menjaga pelayanan selama pompa IPA Koto Petai menjalani perbaikan. Namun, kondisi pasokan dan kemampuan jaringan tetap memengaruhi kelancaran aliran ke setiap wilayah.

Oleh sebab itu, pelanggan perlu mengantisipasi kemungkinan aliran air yang belum stabil. Perumda Tirta Sakti juga mengimbau masyarakat agar menampung air secukupnya. Ketika aliran kembali tersedia serta menggunakan persediaan tersebut secara bijak.

Maya Novefri Handayani Minta Maaf, Pelanggan Di minta Hemat Air

Plt. Direktur Utama Perumda Tirta Sakti Kerinci, Maya Novefri Handayani, menyampaikan permohonan maaf atas gangguan pelayanan yang memengaruhi aktivitas masyarakat. Perusahaan kini berupaya menangani kerusakan pompa sekaligus mengoptimalkan jalur alternatif untuk membantu distribusi air.

Dalam draf pernyataan yang perlu di konfirmasi sebelum publikasi, Maya menyampaikan:

“Kami memohon maaf kepada seluruh pelanggan yang terdampak gangguan distribusi air bersih. Saat ini, kami menunggu pompa pengganti dari Jambi untuk mendukung pemulihan operasional IPA Koto Petai. Kami juga mengoptimalkan pengaturan aliran dari IPA Talang Kemulun sebagai langkah sementara untuk membantu memenuhi kebutuhan air masyarakat.”

Baca Juga: Pernah Viral, Kapal Pesiar 1,2 Milyar Terdampar Tak Pernah Karam

Selain itu, ia mengimbau pelanggan agar menyiapkan cadangan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama gangguan berlangsung.

“Kami memahami bahwa air bersih merupakan kebutuhan utama masyarakat. Karena itu, kami terus mengupayakan langkah penanganan agar pelayanan segera kembali normal. Kami berharap masyarakat bersabar, menggunakan air secara bijak, dan mendukung proses pemulihan ini. Terima kasih atas pengertian dan kerja sama seluruh pelanggan.”

Perumda Tirta Sakti mengingatkan pelanggan di Kecamatan Sitinjau Laut, Tanco, sebagian Tanjung Pauh Mudik, serta wilayah terdampak lainnya agar menampung air ketika aliran tersedia.

Sementara itu, masyarakat perlu mengikuti informasi resmi perusahaan mengenai perkembangan pengiriman pompa dan pemulihan distribusi. Dengan koordinasi serta dukungan pelanggan, perusahaan berharap dapat memulihkan pelayanan air bersih secepat mungkin.

Perumda Tirta Sakti kembali menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan ini dan berkomitmen mengupayakan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat Kerinci.(Red)

Kapolda Jambi Diminta Usut Dugaan Peredaran Rokok Ilegal di Kerinci dan Sungai Penuh

Kapolda Jambi Diminta Usut Dugaan Peredaran Rokok Ilegal Kerinci.(ist)

KERINCI, MERDEKAPOST.COM — Dugaan peredaran rokok merek Rasta, Luffman, dan Oris yang disinyalir tidak memenuhi ketentuan cukai di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh kembali menjadi perhatian publik. Aparat penegak hukum diminta menelusuri informasi tersebut guna memastikan legalitas produk yang beredar di pasaran.Cari Peta Wilayah

Pihak pelapor mengaku telah mengantongi sejumlah informasi terkait lokasi peredaran, pihak yang diduga terlibat, hingga jalur distribusi rokok tersebut. Informasi itu diharapkan dapat menjadi bahan awal bagi aparat untuk melakukan verifikasi dan penyelidikan sesuai prosedur hukum.

Dalam persoalan ini, Kapolres Kerinci diminta memberikan penjelasan terbuka mengenai langkah yang telah dilakukan oleh satuan atau unit terkait dalam menindaklanjuti dugaan tersebut.

Baca Juga: Pernah Viral, Kapal Pesiar 1,2 Milyar Terdampar Tak Pernah Karam

Sementara itu, Kapolda Jambi diharapkan turun tangan melakukan supervisi apabila ditemukan indikasi penanganan yang tidak optimal. Langkah pengawasan dinilai penting untuk memastikan proses penegakan hukum berjalan profesional, transparan, dan bebas dari kepentingan pihak tertentu.

Selain dugaan pelanggaran ketentuan cukai, informasi mengenai kemungkinan keterlibatan oknum aparat serta dugaan adanya pengendali distribusi dari luar daerah juga perlu ditelusuri. Namun, seluruh informasi tersebut tetap harus dibuktikan melalui proses pemeriksaan dan alat bukti yang sah.

Baca Juga: Polda Jambi Ungkap 32 Kasus PETI, 71 Orang dan 3,5 Kg Emas Diamankan

“Penelusuran diharapkan tidak hanya menyasar pengecer, tetapi juga mencakup mata rantai distribusi secara menyeluruh, mulai dari pemasok hingga pihak yang bertanggung jawab atas penyaluran produk. Dalam prosesnya, koordinasi dengan Bea Cukai diperlukan sesuai tugas dan kewenangan masing-masing instansi”ujar salah seorang Aktivis Kerinci yang minta identitasnya tidak ditulis.Cari Peta Wilayah

Masyarakat berharap penanganan dugaan peredaran rokok yang tidak memenuhi ketentuan cukai tersebut dilakukan secara adil dan tanpa tebang pilih. Apabila ditemukan bukti pelanggaran, pihak-pihak yang terbukti terlibat harus diproses sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Hingga terdapat hasil pemeriksaan resmi, dugaan tersebut tetap perlu ditempatkan sebagai informasi yang harus diverifikasi oleh aparat berwenang.(Red)


Pererat Sinergi antar Daerah, Wawako Sungai Penuh Hadiri HUT Muara Jambi

MUARA JAMBI – Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, bersama Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Mawarti Azhar, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Muara Jambi dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-27 Kabupaten Muara Jambi, Selasa (27/10/2026). Kehadiran keduanya menjadi wujud dukungan sekaligus mempererat silaturahmi dan sinergi antarpemerintah daerah di Provinsi Jambi.

Rapat paripurna yang berlangsung di Gedung DPRD Kabupaten Muara Jambi tersebut dihadiri Gubernur Jambi, Al Haris, S.Sos., anggota DPR RI dari daerah pemilihan Provinsi Jambi, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para bupati dan wali kota se-Provinsi Jambi, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Peringatan Hari Jadi ke-27 Kabupaten Muara Jambi tahun ini mengusung tema “Berbakti Menuju Muara Jambi Berakhlak, Adil dan Maju.” Tema tersebut mencerminkan semangat untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun daerah, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta mendorong pemerataan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat.

Momentum peringatan hari jadi ini juga menjadi kesempatan bagi pemerintah daerah untuk memperkuat koordinasi dan kerja sama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Melalui sinergi yang berkelanjutan, setiap daerah diharapkan mampu mengoptimalkan potensi yang dimiliki serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, menyampaikan ucapan selamat kepada Pemerintah Kabupaten Muara Jambi beserta seluruh masyarakat atas peringatan Hari Jadi ke-27. Ia berharap Kabupaten Muara Jambi terus mengalami kemajuan di berbagai sektor, baik pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kota Sungai Penuh dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan Selamat Hari Jadi ke-27 Kabupaten Muara Jambi Tahun 2026. Semoga Kabupaten Muara Jambi semakin maju, berdaya saing, dan semakin sejahtera,” ujar Azhar Hamzah.

Ia juga berharap momentum hari jadi tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah untuk terus memperkuat kebersamaan, meningkatkan pengabdian, serta melanjutkan pembangunan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Peringatan Hari Jadi ke-27 Kabupaten Muara Jambi diharapkan tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkokoh semangat kebersamaan dan komitmen dalam mewujudkan daerah yang berakhlak, adil, maju, serta mampu memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.(Adz)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs