Tiga Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo Ditahan di Rutan Mabes Polri

Polri mengumumkan tiga tersangka penyadapan Presiden RI Prabowo Subianto, Selasa (3/11/2026). Tiga tersangka itu yakni Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Irjen Pol Ahrie Sonta Nasution, dan Irjen Pol Eko Hadi Santoso.(Ist) 

JAKARTA - Polri menetapkan tiga perwira tinggi sebagai tersangka dalam kasus dugaan akses ilegal atau penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto.

Ketiga tersangka tersebut yakni Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Irjen Pol Ahrie Sonta Nasution, dan Irjen Pol Eko Hadi Santoso.

Penetapan tersangka diumumkan Kabareskrim Polri Komjen Pol Asep Safrudin dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (3/11/2026).

Asep menjelaskan, penetapan ketiga orang tersebut dilakukan setelah penyidik melakukan serangkaian proses penyidikan.

“Berdasarkan hasil penyidikan, penyidik telah menetapkan terhadap 3 orang tersangka dengan inisial LSP,” kata Asep, Selasa (3/11/2026).

Penetapan tersangka diumumkan Kabareskrim Polri Komjen Pol Asep Safrudin dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (3/11/2026).(Ist)

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, ketiganya langsung ditahan di rumah tahanan (rutan) Mabes Polri.

"Terhadap tersangka, kita tahan di Rutan Mabes Polri," kata Kabareskrim Polri Komjen Asep Safrudin dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (3/11/2026).

Asep menyebut, penyidik belum bisa mengungkap seluruh detail perkara tersebut karena proses penyidikan masih berlangsung.

Menurutnya, diperlukan waktu untuk membongkar fakta-fakta dalam kasus dugaan penyadapan tersebut.

"Ini adalah proses awal. Enggak mungkin kami dalam kurun waktu 24 jam menjelaskan dan membongkar semua," ucapnya.

Diduga Terlibat Penyadapan

Dalam perkara ini, ketiga tersangka diduga terlibat dalam praktik penyadapan tanpa prosedur terhadap Presiden Prabowo Subianto, sejumlah pejabat negara, tokoh politik, media, organisasi masyarakat, hingga lembaga swadaya masyarakat (LSM).

Kabareskrim Polri Komjen Asep Safrudin menyebut, ketiga tersangka masing-masing memiliki inisial LSP, ASN, dan EH.

Mereka adalah Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, mantan sekretaris pribadinya Irjen Pol Ahrie Sonta Nasution, serta Irjen Pol Eko Hadi Santoso yang menjabat sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri.

“Terhadap para tersangka tersebut diduga melakukan penyadapan tanpa prosedural terhadap Presiden RI, pejabat negara tokoh politik, media, tokoh ormas, LSM,” ucap dia.

Sementara itu, satu perwira tinggi Polri lainnya, yakni Irjen Slamet Uliandi, masih berstatus sebagai saksi.

Ia merupakan perwira tinggi Bareskrim Polri yang saat ini bertugas di luar struktur.

"Penyidik menetapkan tiga tersangka inisial LSP, ASN, EH dan satu orang saksi inisial SU," kata Asep di Bareskrim Polri.(Adz)

Profil dan Hubungan 3 Tersangka, Listyo Sigit dengan Ahrie Sonta dan Eko Hadi saat Dinas di Polri

Eks Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Irjen Ahrie Sonta Nasution dan Irjen Eko Hadi Santoso, menjadi tersangka penyadapan ilegal Presiden Prabowo Subianto, Selasa (3/11/2026) malam.(Ist) 

MERDEKAPOST.COM - Eks Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Irjen Ahrie Sonta Nasution dan Irjen Eko Hadi Santoso, menjadi tersangka penyadapan ilegal Presiden Prabowo Subianto, Selasa (3/11/2026) malam.

Polri menetapkan tiga tersangka penyadapan Presiden RI itu dalam konferensi pers.

Hubungan Listyo Sigit Prabowo dengan Ahrie Sonta Nasution dan Eko Hadi Santoso semasa dinas di Polri sangat dekat.

Hubungan Kedinasan Listyo Sigit dengan Ahrie Sonta Nasution 

Ahrie Sonta yang merupakan lulusan Akpol 2002 pernah menjadi Sekretaris Pribadi (Sekpri) saat Listyo Sigit Prabowo menjadi Kapolri, sejak Februari 2021.

Sebelum menjadi Sekpri Kapolri, Ahrie pernah bertugas di Ditresnarkoba Polda Metro Jaya.

Dia pernah juga menjadi Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok.

Pada 23 Oktober 2024, Listyo mengumumkan Ahrie Sonta Nasution sebagai ajudan Presiden Prabowo dari unsur Polri setelah mengikuti seleksi bersama enam kandidat. 

Setelah bertugas sebagai ajudan Presiden Prabowo, Ahrie kembali ke lingkungan Polri dan mendapat promosi ke Divpropam pada 2025. 

Hubungan Kedinasan Listyo Sigit Prabowo dengan Eko Hadi Santoso

Di Polri, Eko Hadi Santoso pernah menjadi Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri (Dirtipidnarkoba). Saat itu, surat mutasi ditandatangani pada masa Listyo Sigit Prabowo menjabat Kapolri. 

Pada 12 Maret 2025, Listyo menerbitkan mutasi melalui Surat Telegram Nomor ST/488/III/KEP./2025.

Eko yang sebelumnya menjabat Pengembang Teknologi Informasi Kepolisian Utama Tingkat II Divisi TIK Polri ditunjuk menjadi Dirtipidnarkoba Bareskrim.

Sebelumnya, Eko pernah Kabagmon Robinopsnal Bareskrim pada 2020

Dua tahun sebelumnya, 2018, Eko juga pernah menjabat Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok.

Biodata Listyo Sigit Prabowo

Nama lengkap: Jenderal Polisi (Purn.) Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.

Tempat, tanggal lahir: Ambon, Maluku, 5 Mei 1969

Usia: 57 tahun (per November 2026)

Pendidikan kepolisian: Akademi Kepolisian (Akpol) 1991

Pangkat terakhir di Polri: Jenderal Polisi

Jabatan saat ini: Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia

Mulai menjabat KSP: 1 Oktober 2026

Masa jabatan sebagai Kapolri: 27 Januari 2021–1 Oktober 2026

Biodata Ahrie Sonta Nasution

Nama lengkap: Irjen Pol Dr. Ahrie Sonta Nasution

Tempat lahir: Bandung, Jawa Barat

Tanggal lahir: 2 April 1981

Angkatan: Akademi Kepolisian (Akpol) 2002

Pangkat: Inspektur Jenderal Polisi (Irjen)

Jabatan: Kepala Divisi Hukum Polri

Pendidikan: Doktor Ilmu Kepolisian

Biodata Eko Hadi Santoso

Nama: Irjen Pol Eko Hadi Santoso

Pangkat: Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol)

Pendidikan kepolisian: Akademi Kepolisian (Akpol) 1999

Pendidikan menengah: SMA Taruna Nusantara angkatan keempat, 1996

Bidang penugasan: Reserse, antiteror, dan narkotika

Jabatan terakhir yang diberitakan: Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri.(Adz/Source: Tribunnews)

Polri Tetapkan Listyo Sigit Prabowo Tersangka Penyadapan

Mantan Kapolri yang kini jabat KSP, Jenderal (Purn) Listyo Sigit Prabowo tersangka 

JAKARTA, Merdekapost.com - Listyo Sigit Prabowo ditetapkan sebagai tersangka, Selasa (3/11/2026) malam.

Polri menetapkan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai tersangka dalam kasus penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto.

Penetapan mantan Kapolri Listyo Sigit sebagai tersangka diumumkan oleh Kabareskrim Polri Komjen Pol Asep Safrudin dalam jumpa pers di Mabes Polri. 

“Berdasarkan hasil penyidikan, penyidik telah menetapkan tersangka dengan inisial LSP (Listyo Sigit Prabowo),” kata Asep, dikutip dari Tribunnews.com. 

Bukan hanya itu, polisi menetapkan dua orang lainnya sebagai tersangka, yakni Kadivkum Polri Irjen Ahrie Sonta Nasution dan Irjen Pol Eko Hadi Santoso. 

“Terhadap para tersangka tersebut diduga melakukan penyadapan tanpa prosedural terhadap Presiden RI, pejabat negara tokoh politik, media, tokoh ormas, LSM,” ujarnya. 

Editor: Aldie Prasetya / Sumber: Tribunnews

Hari Kedua Pencarian, Janal Belum Juga Ditemukan, Tim SAR bagi 2 Kelompok

Hingga Hari Kedua Pencarian, Janal Belum Juga Ditemukan, Tim SAR bagi 2 Kelompok dan pencarian akan dilanjutkan besok, Rabu 4/11. (Foto: Doc/Facebook)

SOLOK SELATAN - Memasuki hari kedua proses pencarian Janal (48) seorang warga asal Pelompek pasar Baru yang hanyut terseret arus dikawasan Air Terjun Nomor 2, Sungai Dalam, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan, Provinsi Sumatra Barat (Sumbar), Senin (2/11/2026).

Proses pencarian korban hari kedua (Selasa, 3 November) dihentikan dan akan dilanjutkan lagi besok

Dalam proses pencarian pada hari kedua ini, Tim Gabungan yang terdiri dari Tim SAR Dari Solok Selatan, Tim BPBD Kerinci, TNKS, TNI-Polri serta pihak keluarga dan masyarakat dibagi menjadi 2 kelompok 

"Hari ini tim gabungan dibagi menjadi dua kelompok agar lebih efisien, dan harapan kami kepada seluruh personil dan warga yang ikut dalam proses pencarian agar bisa menjaga diri dan ekstra hati-hati, jangan sampai nanti terjadi hal yang tidak-tidak" Ujar salah seorang tim

Baca Juga: Sudah 3 Orang Korban Hanyut di Air Terjun Sungai Dalam Sangir, Janal Korban yang Ketiga

"Tim ada yang menyisir dari hulu dan sebagian lagi dari hilir"

Namun demikian, Hingga sore menjelang maghrib Korban belum juga ditemukan dan pencarian akan dilanjutkan besok (Rabu, 4 November) 

Untuk diketahui, medan yang cukup curam serta derasnya air sungai membuat tim kesulitan dalam melakukan penyisiran sungai dikawasan kecamatan sangir

Kronologis Kejadian

Janal diketahui warga Desa Pelompek, Kecamatan Gunung Tujuh Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. 

Sekitar pukul 07:00 wib pagi, Janal berangkat bersama dua rekannya memancing di kawasan sungai tersebut.

Korban Janal dilaporkan hanyut sekitar jam 10.00 WIB Saat hendak menyeberang aliran sungai, tali pegangan yang digunakan korban mendadak putus. Saat itu arus sungai yang deras seketika menyeret tubuh korban hingga menghilang dari pandangan rekan-rekannya

Baca Juga: Pergi Mancing, Warga Pelompek Kerinci Dikabarkan Hanyut di Sungai Sangir Solok Selatan

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Padang, Abdul Malik, mengatakan bahwa pihaknya menerima laporan kejadian dari masyarakat pada pukul 12.50 WIB.

“Benar, kami menerima laporan adanya satu orang pemancing yang hanyut di Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan. Kejadian diperkirakan berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB,” ujar Abdul Malik.

Operasi pencarian hari ini melibatkan berbagai unsur gabungan, di antaranya:

– Basarnas

– TNI / POLRI

– BPBD

– Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS)

– Masyarakat setempat

(Adz)

Polri Mutasi Besar-besaran, Inilah Daftar PJU Polda Jambi dan Kapolres yang Berganti

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir (kedua dari kanan). (ANTARA/Divisi Humas Polri)


JAMBI | MERDEKAPOST.COM - Jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Jambi kembali mengalami penyegaran organisasi melalui mutasi dan rotasi jabatan di tingkat Perwira Menengah (Pamen) Polri. 

Kebijakan ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/2467/XI/KEP./2026 tertanggal 2 November 2026 yang ditandatangani oleh Asisten SDM Kapolri Irjen Pol Deni Dharmapala.

Dalam surat telegram Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto, tercatat 10 personel perwira menengah di Polda Jambi yang mengalami pergantian posisi.

Pergantian itu baik pergeseran jabatan utama di lingkungan Polda Jambi, promosi pimpinan Polres di wilayah hukum Jambi, hingga perwira yang berpindah tugas ke polda lain maupun Mabes Polri.

Beberapa posisi penting di Polda Jambi yang mengalami rotasi kepemimpinan di antaranya Karorena, Dirlantas, Dirpamobvit, serta Kasatgaswil Jambi Densus 88 AT Polri. 

Baca Juga: Kapolri Rombak Besar-besaran Perwira Polri, Apakah Ada Kaitannya dengan Isu Penyadapan Petinggi Negara?

Selain pejabat utama di tingkat polda, mutasi ini juga menyasar pucuk pimpinan di jajaran polres, yaitu Kapolres Tebo dan Kapolres Sarolangun.

Mutasi dan pergeseran jabatan ini merupakan bagian dari pembinaan karier personel serta dinamika kebutuhan organisasi Polri guna meningkatkan efektivitas kinerja dan pelayanan publik di wilayah hukum Polda Jambi. 

Sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam telegram tersebut, para perwira yang dimutasi diwajibkan segera melaksanakan tugas di tempat yang baru paling lambat 14 hari sejak surat keputusan mutasi ditetapkan.

Daftar 10 Mutasi di Polda Jambi

Berdasarkan Surat Telegram Kapolri tersebut, terdapat 10 mutasi personel Polri yang terkait dengan wilayah Jambi (baik pindah tugas keluar maupun masuk ke wilayah Jambi).

Berikut rinciannya:

1. Kombes Pol Herwansyah Saidi, S.I.K., M.Si. (NRP 72100619)

Jabatan Lama: Karorena Polda Jambi

Jabatan Baru: Karorena Polda Sulsel

2. Kombes Pol Risno, S.I.K. (NRP 76120896)

Jabatan Lama: Karorena Polda Papua Barat

Jabatan Baru: Karorena Polda Jambi

3. Kombes Pol Adi Benny Cahyono, S.H., S.I.K., M.Si., CPHR., CBA. (NRP 78011010)

Jabatan Lama: Dirlantas Polda Jambi

Jabatan Baru: Dosen Kepolisian Madya Tk. III STIK Lemdiklat Polri

4. Kombes Pol Bachtiar Alponso, S.I.K., M.Si. (NRP 78081572)

Jabatan Lama: Dirpamobvit Polda Jambi

Jabatan Baru: Dirlantas Polda Jambi

5. Kombes Pol Azhari Juanda, S.I.K. (NRP 76080841)

Jabatan Lama: Dirpolairud Polda Malut

Jabatan Baru: Dirpamobvit Polda Jambi

6. Kombes Pol Beri Diatra, S.I.K., M.H., CPHR., CBA., CHRA. (NRP 82051488)

Jabatan Lama: Kasatgaswil Jambi Densus 88 AT Polri

Jabatan Baru: Ps. Kasatgaswil Jateng Densus 88 AT Polri

7. Kombes Pol Syamsubair, S.I.K., M.H. (NRP 74120635)

Jabatan Lama: Kasubditsidik 2 Ditsidik Densus 88 AT Polri

Jabatan Baru: Kasatgaswil Jambi Densus 88 AT Polri

8. AKBP Triyanto, S.I.K., S.H., M.H. (NRP 85072020)

Jabatan Lama: Kapolres Tebo Polda Jambi

Jabatan Baru: Kapolres Berau Polda Kaltim

9. AKBP Wendi Oktariansyah, S.I.K., M.H. (NRP 83101391)

Jabatan Lama: Kapolres Sarolangun Polda Jambi

Jabatan Baru: Kapolres Tebo Polda Jambi

10. AKBP Dermawan Kristianis Zendrato, S.H., S.I.K., M.Si. (NRP 86121637)

Jabatan Lama: Kasubdit 2 Ditreskrimum Polda Metro Jaya

Jabatan Baru: Kapolres Sarolangun Polda Jambi(*)

| Editor: Aldie Prasetya | Merdekapost.com | 

Kapolri Rombak Besar-besaran Perwira Polri, Apakah Ada Kaitannya dengan Isu Penyadapan Petinggi Negara?

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir (kedua dari kanan). (ANTARA/Divisi Humas Polri

JAKARTA - Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto memutasi 264 perwira tinggi dan perwira menengah Polri melalui Surat Telegram Nomor ST/2467/XI/KEP./2026 tertanggal 2 November 2026. Telegram itu bertanggal sama dengan hari ketika kabar penangkapan sejumlah perwira tinggi Polri yang dikaitkan dengan dugaan penyadapan terhadap petinggi negara mulai beredar. Polri tidak menyebut adanya kaitan antara mutasi tersebut dan kabar yang beredar.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir menyebut mutasi itu sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran organisasi. “Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi serta pembinaan karier personel Polri,” kata Isir di Jakarta, Selasa (3/11/2026). Menurut Isir, penyegaran dilakukan agar pelaksanaan tugas berjalan optimal seiring tantangan tugas Polri yang semakin kompleks.

Dari 264 personel yang dimutasi, Polri menyebut 224 personel masuk kategori promosi dan pergeseran jabatan setingkat. Polri tidak merinci kategori 40 personel lainnya. Mutasi mencakup promosi pada jenjang inspektur jenderal, brigadir jenderal, dan komisaris besar, termasuk jabatan di lingkungan Badan Reserse Kriminal, wakil kepala kepolisian daerah, kepala pusat sejarah, hingga kepala kepolisian resor.

Pada hari yang sama, Isir tidak membenarkan maupun membantah kabar penangkapan sejumlah perwira tinggi saat ditanya wartawan dalam konferensi pers di Gedung Bareskrim Polri. Ia hanya menyatakan memahami pembicaraan yang berkembang di kalangan wartawan dan berjanji keterangan akan disampaikan dalam waktu dekat. Dalam kesempatan lain, saat ditanya langsung soal kabar pengamanan sejumlah petinggi Polri, Isir menjawab singkat, “Enggak.”

Kabar penangkapan itu menguat setelah wartawan melihat personel Brimob mendatangi kawasan Mabes Polri pada Senin sore hingga malam. Informasi yang beredar menyebut beberapa perwira berpangkat inspektur jenderal diamankan dan dibawa ke Markas Komando Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Hingga Selasa malam, Polri belum mengumumkan identitas, jumlah, maupun perkara yang menjerat para perwira tersebut.

Isu Jenderal Polri Terseret Dugaan Penyadapan Petinggi Negara, Jika Benar Ini Pasal yang Bisa Menjerat Pelakunya

Beredar WA Grup Diduga dari Internal Polri, Ungkap Nama-Nama Jenderal yang Diperiksa dan Ditahan Karena Dugaan Penyadapan Terhadap Petinggi Negara Termasuk Presiden

Sejumlah hal belum terjawab dari dua peristiwa itu. Polri belum menjelaskan apakah ada perwira yang diperiksa, perkara apa yang didalami, apakah benar berkaitan dengan dugaan penyadapan, dan apakah ada pejabat yang dimutasi dalam telegram 2 November yang terkait dengan pemeriksaan tersebut. Polri juga belum memastikan apakah pemeriksaan yang dikabarkan itu dilakukan Divisi Profesi dan Pengamanan.

Mutasi 264 perwira itu bukan satu-satunya rotasi besar dalam pekan ini. Pada Selasa (3/11/2026), Kapolda Metro Jaya Komjen Dadang Hartanto merotasi 198 perwira menengah dan perwira pertama melalui Surat Telegram Nomor ST/1071/XI/KEP./2026, yang disebut Polda Metro Jaya sebagai bagian dari pembinaan karier personel.

Gelombang mutasi berlangsung sejak Suyudi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Kapolri pada 1 Oktober 2026. Sehari setelah menjabat, Suyudi merotasi 19 kepala kepolisian daerah serta sejumlah pejabat utama Mabes Polri, termasuk Kepala Badan Reserse Kriminal. (ADZ/ Source: AFU.ID)

Bedah Rumah di Singkut Rampung 100 Persen, Edi Purwanto Apresiasi Semangat Gotong Royong Warga

 

Merdekapost.com - Program bedah rumah di Kecamatan Singkut, Kabupaten Sarolangun, Jambi, berhasil diselesaikan 100 persen.

Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Edi Purwanto, yang turun langsung meninjau hasil pembangunan rumah bantuan tersebut.

Dalam kunjungannya, Edi menyampaikan, rasa syukur atas rampungnya pengerjaan rumah yang menjadi bagian dari program bantuan perumahan bagi masyarakat.

Ia juga mengapresiasi semangat gotong royong dan antusiasme warga yang turut berpartisipasi selama proses pengerjaan berlangsung.

"Alhamdulillah, rumahnya sudah selesai," kata Edi Purwanto.

Menurut Edi, pelaksanaan program bedah rumah di Provinsi Jambi tahun ini mendapatkan alokasi sebanyak 5.007 unit. Jumlah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan rumah layak huni.

Sementara itu, untuk Kabupaten Sarolangun, terdapat 319 unit rumah yang menjadi bagian dari penanganan program tersebut.

Edi berharap jumlah bantuan bedah rumah di tahun mendatang dapat meningkat sehingga semakin banyak masyarakat yang bisa merasakan manfaat program perbaikan rumah tersebut.

"Di Sarolangun sendiri ada 319 unit yang kita tangani. Mudah-mudahan tahun depan akan lebih banyak lagi," ujarnya.

Ia juga menyampaikan gambaran alokasi program secara nasional. Menurutnya, pada tahun ini program tersebut mencapai sekitar 400 ribu unit secara nasional, sementara untuk tahun depan diperkirakan berada di angka 370 ribu unit.

Meski jumlah unit secara nasional diperkirakan mengalami penyesuaian, nilai bantuan per unit justru direncanakan meningkat dari Rp20 juta menjadi Rp23 juta.(*)

Sudah 3 Orang Korban Hanyut di Air Terjun Sungai Dalam Sangir, Janal Korban yang Ketiga

Air Terjun Sungai Dalam atau air terjun nomor 2, Kecamatan Sangir Solok Selatan Provinsi Sumatra Barat sungai berarus deras yanghingga sekarang sudah memakan korban 3 orang. (Ist)

SOLOK SELATAN - Kawasan Air Terjun Sungai Dalam atau biasa disebut air terjun nomor 2, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan, Provinsi Sumatra Barat (Sumbar), beberapa tahun terakhir tiga dikabarkan hanyut di sungai tersebut.

“Sudah tiga orang korban hanyut di kawasan sungai dalam. Korban pertama ditemukan meninggal dunia, kedua belum ditemukan dan Janal korban ketiga masih dalam pencarian” ujar warga setempat, Selasa (3/11).

Untuk Korban hanyut kedua yaitu Asmadi (45), warga Lubuk Pauh, Kecamatan Gunung Tujuh, Kabupaten Kerinci, yang dilaporkan hilang setelah terseret arus sungai sejak 2 Februari 2026, memasuki hari ketujuh pada Minggu (8/2/2026) lalu. Hingga operasi hari terakhir, korban belum berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan. dan bahkan sampai sekarang korban Asmadi masih misterius dan tidak diketahui keberadaannya.

Saat itu, Asmadi bersama empat rekannya baru pulang dari kegiatan memancing di kawasan Pulau Lebar, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan. Dalam perjalanan pulang, korban dilaporkan tergelincir dari atas batu dan jatuh ke sungai sebelum akhirnya terseret arus deras.

Hari Kedua Pencarian, Janal Belum Ditemukan

Memasuki hari kedua proses pencarian, Korban (Janal) belum ditemukan meski masyarakat dan pihak Tim SAR sudah berupaya menyisir di sekitar lokasi terjatuhnya korban

memang kondisi arus air cukup deras sampai sekarang sehingga tim harus ekstra hati-hati

"Mudah-mudahan saudara kita Janal dapat ditemukan dalam keadaan selamat". Ujar Warga

Sebelumnya, Janal dikabarkan hanyut di kawasan Air Terjun Sungai Dalam, Kecamatan Sangir Solok Selatan pada Senin (2/11/2026), saat itu korban bersama dua rekannya hendak menyebrang sungai dengan menggunakan jembatan darurat yang mereka buat dari bambu, tiba-tiba ketika sampai dipertengahan Janal terjatuh dan tali yang dipegang putus dan korban hanyut terbawa derasnya arus sungai yang cukup deras.

Sejak korban dinyatakan hanyut, berbagai upaya untuk menemukan korban baik dari Tim SAR, masyarakat maupun orang pintar.(Adz) 

Kadinkes Hermendizal Sambangi Pemondokan Kafilah Kerinci, Kesehatan Peserta Jadi Perhatian

Kadinkes Hermendizal Sambangi Pemondokan Kafilah Kerinci, Kesehatan Peserta Jadi Perhatian.(Ist)

Merdekapost.com, Jambi - Bentuk perhatian dan dukungan Pemerintah Kabupaten Kerinci terhadap para peserta Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) ke-55 tingkat Provinsi Jambi terus ditunjukkan. Senin (2/11/2026), Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci, Hermendizal, bersama Kasubbag Keuangan melakukan kunjungan ke pemondokan kafilah Kabupaten Kerinci.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi para peserta sekaligus memastikan kesehatan dan kebutuhan pelayanan kesehatan kafilah selama mengikuti rangkaian perlombaan.

Ke media ini, Hermendizal menyampaikan bahwa kesehatan para kafilah menjadi salah satu perhatian penting agar seluruh peserta dapat mengikuti perlombaan dengan baik dan maksimal.

“Kunjungan ini merupakan bentuk perhatian dan dukungan Pemerintah Kabupaten Kerinci kepada seluruh kafilah yang sedang berjuang membawa nama baik daerah pada ajang MTQH ke-55 tingkat Provinsi Jambi. Kami ingin memastikan kondisi kesehatan para peserta tetap terjaga serta kebutuhan pelayanan kesehatan dapat terpenuhi selama mengikuti perlombaan,” ujar Hermendizal.

Ia juga mengingatkan seluruh kafilah agar senantiasa menjaga kesehatan, mengatur waktu istirahat, serta menjaga stamina selama mengikuti perlombaan.

“Kami berharap seluruh kafilah diberikan kesehatan, kelancaran, dan mampu meraih prestasi terbaik sehingga dapat mengharumkan nama Kabupaten Kerinci,” ungkapnya.

“Semoga para kafilah dapat mengikuti seluruh cabang perlombaan dengan kondisi fisik yang prima dan penuh semangat, Sehat Bersama, Kerinci Lebih Maju dan Berdaya saing!,”pungkasnya.(Adz)

Kadinkes Kerinci Hermendizal Kunjungi Kafilah MTQH ke-55, Berikan Dukungan dan Perhatian kepada Peserta

 

KERINCI, MERDEKAPOST.COM — Bentuk perhatian dan dukungan Pemerintah Kabupaten Kerinci terhadap para peserta Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) ke-55 tingkat Provinsi Jambi terus ditunjukkan.

Pada Senin (2/11/2026), Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci, Hermendizal, bersama Kasubbag Keuangan Dinas Kesehatan melakukan kunjungan langsung ke pemondokan kafilah Kabupaten Kerinci.

Kunjungan tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus dukungan moril kepada para peserta dan official yang sedang berjuang membawa nama baik Kabupaten Kerinci dalam ajang MTQH tingkat Provinsi Jambi.

Dalam kesempatan itu, Hermendizal menyempatkan diri berinteraksi dengan para peserta, official, serta jajaran pendamping kafilah. Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan terlihat dalam kunjungan tersebut.

Hermendizal menyampaikan bahwa para peserta MTQH merupakan putra-putri terbaik daerah yang patut mendapatkan perhatian dan dukungan dari seluruh elemen pemerintah daerah.

Ia juga berharap seluruh kafilah Kabupaten Kerinci senantiasa menjaga kesehatan, tetap semangat, serta dapat mengikuti seluruh rangkaian perlombaan dengan baik.

"Yang terpenting, jaga kesehatan, tetap semangat dan berikan kemampuan terbaik. Kami berharap kafilah Kabupaten Kerinci dapat meraih prestasi dan mengharumkan nama daerah," demikian pesan dukungan dalam kunjungan tersebut.

Selain memberikan motivasi, kunjungan ini juga menjadi wujud sinergi dan kepedulian antarorganisasi perangkat daerah (OPD) dalam mendukung suksesnya keikutsertaan Kabupaten Kerinci pada MTQH ke-55 tingkat Provinsi Jambi.

Pemerintah Kabupaten Kerinci berharap seluruh peserta diberikan kelancaran, kesehatan dan hasil terbaik dalam mengikuti setiap cabang perlombaan. (*)

Wako Alfin Beri Semangat Kafilah Kota Sungai Penuh di Pemondokan MTQH

Wako Alfin Beri Semangat Kafilah Kota Sungai Penuh di Pemondokan MTQH.(Ist)

JAMBI – Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, S.H., bersama Ketua TP-PKK Kota Sungai Penuh, Ny. Sri Kartini Alfin, mengunjungi pemondokan kafilah Kota Sungai Penuh yang berlaga pada Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) ke-55 Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2026, Senin (2/11/26).

Kehadiran Wali Kota dan Ketua TP-PKK menjadi bentuk dukungan moril Pemerintah Kota Sungai Penuh bagi para kafilah yang membawa nama daerah dalam ajang keagamaan tingkat provinsi tersebut.

Dalam kunjungan itu, Alfin menyapa peserta satu per satu dan memberikan motivasi agar mereka tetap bersemangat menghadapi perlombaan. Ia juga mengingatkan para kafilah untuk menjaga kesehatan, mempersiapkan diri dengan baik, serta tampil percaya diri.

Baca Juga: 50 Mobil Dinas Bekas Pejabat Bakal Dilelang Pemkot Sungai Penuh

Alfin berharap seluruh peserta mampu menunjukkan kemampuan terbaik dan menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti kompetisi. Menurutnya, MTQH bukan sekadar ajang meraih prestasi, tetapi juga kesempatan memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an dan Hadis.

“Teruslah bersemangat dan berikan kemampuan terbaik. Ikuti perlombaan dengan penuh percaya diri, tetap jaga kesehatan, dan jangan lupa berdoa. Kami berharap kafilah Kota Sungai Penuh dapat meraih hasil terbaik dan membawa nama baik daerah,” pesan Alfin.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Sungai Penuh terus memberikan perhatian dan dukungan kepada para peserta serta official yang berjuang dalam MTQH ke-55 Tingkat Provinsi Jambi.

Kunjungan tersebut berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Motivasi langsung dari Wali Kota diharapkan menambah semangat para kafilah untuk tampil optimal dan mengukir prestasi bagi Kota Sungai Penuh.(*)

Turun ke Sekolah, Kapolres Kerinci Tanamkan Disiplin dan Bentengi Pelajar dari Kenakalan Remaja

Turun ke Sekolah, Kapolres Kerinci Tanamkan Disiplin dan Bentengi Pelajar dari Kenakalan Remaja.(Ist)

Merdekapost.com – Upacara bendera hari Senin di SMAN 2 Sungai Penuh, Senin (2/11/2026), berlangsung istimewa. Kapolres Kerinci, AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro, S.H., S.I.K., M.I.K., hadir langsung sebagai pembina upacara sekaligus memberikan pesan penting kepada ratusan pelajar tentang kedisiplinan, pembentukan karakter, serta bahaya kenakalan remaja.

Kegiatan diawali dengan pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan teks Sumpah Pemuda oleh perwakilan pelajar, serta pengucapan Pancasila yang dipimpin langsung oleh Kapolres Kerinci.

Dalam amanatnya, AKBP Hernawan mengingatkan para siswa agar mampu menjaga diri dan masa depan dengan mengisi waktu melalui kegiatan positif. Ia menegaskan, keberanian seorang pelajar bukan ditunjukkan melalui kekerasan, melainkan kemampuan mengendalikan diri dan menyelesaikan persoalan tanpa harus melakukan tindakan anarkis.

Baca Juga: Satgas Tani Merdeka Provinsi Jambi Dampingi Staf Kementerian Tinjau Cetak Sawah Di Kerinci, Sejumlah Persoalan Menjadi Sorotan

“Jauhi segala bentuk kenakalan remaja, mulai dari tawuran, penyalahgunaan narkoba, balap liar, minuman keras, hingga perjudian daring yang dapat merusak masa depan kalian,” tegasnya.

Selain itu, Kapolres juga mengingatkan pentingnya bijak dalam menggunakan media sosial. Menurutnya, media sosial harus dimanfaatkan untuk hal-hal produktif, bukan menjadi sarana menyebarkan kebencian, provokasi maupun tindakan perundungan (bullying).

Ia juga mengajak para pelajar untuk menghormati pengorbanan orang tua dan guru dengan menaati aturan serta menjaga kedisiplinan di lingkungan sekolah.

“Hormati pengorbanan orang tua dan guru dengan menaati aturan serta disiplin di sekolah. Raih cita-cita kalian melalui kerja keras, kedisiplinan, dan doa,” pesannya.

Baca Juga: WNA Asal Australia Ditemukan Meninggal Dunia di Homestay Kayu Aro Barat, Diduga Akibat Serangan Jantung

Lebih lanjut, melalui kegiatan pembinaan karakter tersebut, Polres Kerinci mengajak para pelajar menjadikan kepolisian sebagai mitra dan sahabat. Para siswa diharapkan tidak ragu melaporkan apabila mengetahui atau mengalami tindakan perundungan maupun penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar.

Kegiatan yang turut dihadiri sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Kerinci dan pihak sekolah itu menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran generasi muda terhadap pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, serta masa depan.

Kapolres berharap para pelajar SMAN 2 Sungai Penuh mampu menjaga kehormatan diri, keluarga, dan sekolah dengan mengukir prestasi serta menjauhi segala bentuk kenakalan remaja.(ADz)

50 Mobil Dinas Bekas Pejabat Bakal Dilelang Pemkot Sungai Penuh

Pemkot Sungai Penuh Bakal melelang 50 unit Mobil Dinas mantan pejabat.(Foto: Ilustrasi AI)

SUNGAI PENUH - Pemkot Sungai Penuh bakal melelang 50 unit mobil bekas yang digunakan para mantan pejabat di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD). .

Kepala Bidang Pengelolaan Aset Daerah, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Sungai Penuh, Sandra Febrian mengatakan, bahwa saat ini proses bekas kendaraan dinas tersebut masih dalam proses perhitungan nilai limit atau nilai dasar kendaraan.

Penilaian atas nilai kendaraan ini dilakukan oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Sungai Penuh.

“Penilai fisik dari KPKNL, biasanya butuh waktu sekitar satu bulan untuk hasilnya keluar. Karena unitnya cukup banyak mungkin prosesnya sedikit memakan waktu,” kata Sandra, Senin (1/11/2026).

Sandra mengatakan, ketika hasil sudah keluar, maka proses administrasinya akan langsung diproses ke KPKNL. Puluhan kendaraan dinas yang akan dilelang pada tahap pertama, berasal dari OPD berbeda.

“Ada dari kendaraan eselon 3 dan eselon 2 dengan usia pemakaian di bawah tujuh tahun,” kata Sandra. .

Sandra mengatakan, kapasitas mesin dari kendaraan ini pun beragam ada Toyota, Panther dan Innova.

“Hasil lelang kendaraan ini untuk menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD)” ungkapnya.

Namun Sandra menegaskan bahwa nilai dari satuan kendaraan ini tetap menunggu perhitungan dari KPKNL, ia juga memastikan bahwa proses ini akan dilakukan secara transparan dan akuntabel. (editor: Adz/Sbr: Wartabaru.com)

Pergi Mancing, Warga Pelompek Kerinci Dikabarkan Hanyut di Sungai Sangir Solok Selatan

 

SOLOK SELATAN -Janal (48) warga Kabupaten Kerinci di kabarkan hanyut terseret arus kawasan Air Terjun Nomor 2, Sungai Dalam, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan, Provinsi Sumatra Barat (Sumbar), Senin (2/11/2026).

Janal diketahui warga Desa Pelompek, Kecamatan Gunung Tujuh Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. 

Sekitar pukul 07:00 wib pagi, Janal berangkat bersama dua rekannya memancing di kawasan sungai tersebut.

Korban Janal dilaporkan hanyut sekitar jam 10.00 WIB Saat hendak menyeberang aliran sungai, tali pegangan yang digunakan korban mendadak putus. Saat itu arus sungai yang deras seketika menyeret tubuh korban hingga menghilang dari pandangan rekan-rekannya

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Padang, Abdul Malik, mengatakan bahwa pihaknya menerima laporan kejadian dari masyarakat pada pukul 12.50 WIB.

“Benar, kami menerima laporan adanya satu orang pemancing yang hanyut di Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan. Kejadian diperkirakan berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB,” ujar Abdul Malik.

Operasi pencarian hari ini melibatkan berbagai unsur gabungan, di antaranya:

– Basarnas

– TNI / POLRI

– BPBD

– Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS)

– Masyarakat setempat

Untuk pencarian di lapangan dilakukan sampai pukul 18.00 WIB nanti, kemudian dilanjutkan dengan langkah pemantauan.

Saat ini Tim SAR bersama masyarakat melakukan penyisiran di Sungai kawasan Kecamatan Sangir. (Adz)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs