![]() |
Foto Warga memakai masker pelindung berjalan di sebuah distrik pasar lokal di tengah penyebaran penyakit virus korona (COVID-19) di Tokyo, Jepang. (ANTARA/REUTERS) |
Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.312.654 (3,3 juta) pasien telah sembuh, dan 397.411 orang meninggal dunia. Kasus aktif hingga saat ini tercatat sebanyak 3.116.208 dengan rincian 3.062.709 pasien dengan kondisi ringan dan 53.499 dalam kondisi serius.
Baca juga: Membaik, 13 Provinsi Kasus Sembuh Covid-19 Lebih Tinggi dari Kasus Baru
Berikut 10 negara dengan jumlah kasus virus corona terbanyak:
1. Amerika Serikat, 1.952.938 kasus, 111.373 orang meninggal, total sembuh 719.092
2. Brasil, 643.766 kasus, 34.973 orang meninggal, total sembuh 288.652
3. Rusia, 449.834 kasus, 5.528 orang meninggal, total sembuh 212.680
4. Spanyol, 288.058 kasus dan 27.134 orang meninggal
5. Inggris, 283.311 kasus dan 283.311 orang meninggal
6. India, 236.184 kasus, 6.649 orang meninggal, 113.231 total sembuh
7. Italia, 234.531 kasus, 33.774 orang meninggal, total sembuh 163.781
8. Peru, 187.400 kasus, 5.162 orang meninggal, total sembuh 79.214
9. Jerman, 185.414 kasus, 8.763 orang meninggal, total sembuh 168.500
10. Turki, 168.340 kasus, 4.648 orang meninggal, total sembuh 133.400
Baca juga: Drastis! 519 Pasien Covid-19 di Surabaya Sembuh dalam 5 Hari, Ini Rahasia Risma
Kasus virus corona di Indonesia tercatat juga mengalami peningkatan, baik dari jumlah kasus, sembuh, maupun yang meninggal dunia. Hingga Jumat (5/6/2020) pukul 12.00 WIB, kasus positif Covid-19 bertambah sebanyak 703. Sehingga jumlahnya saat ini menjadi 29.521 orang.
Sedangkan untuk kasus sembuh, juga ada penambahan sebanyak 551 orang. Penambahan itu sekaligus menjadikan total pasien yang telah sembuh menjadi 9.443 orang. Namun, pasien yang meninggal dunia karena infeksi Covid-19 ini juga ikut bertambah sebanyak 49 orang. Maka, jumlah pasien yang meninggal dunia kini jumlahnya menjadi 1.770 orang.
Yordania
![]() |
Lihat Foto : Ilustrasi penanganan pasien Covid-19.(SHUTTERSTOCK) |
Lebih dari 30.000 polisi dikerahkan untuk mengawasi kerumunan yang menghadiri shalat di 7.000 masjid di negara itu pada hari Jumat.
Pemerintah kerajaan secara bertahap melonggarkan pembatasan yang diberlakukan untuk mengekang wabah virus corona, yang menewaskan sembilan orang di Yordania. Mulai Sabtu, kafe dan hotel dapat dibuka kembali dan penerbangan domestik akan dilanjutkan, meskipun sekolah, universitas, dan bioskop tetap ditutup dan sebagian besar pertemuan publik masih dilarang.
Arab Saudi
![]() |
Lihat Foto Museum Abdul Raouf Khalil di Jeddah, Arab Saudi.(UNESCO) |
"Setelah meninjau situasi epidemiologis dan tingginya tingkat hunian departemen perawatan intensif, diputuskan untuk mengambil tindakan pencegahan kesehatan yang ketat di kota Jeddah selama dua minggu mulai hari Sabtu," kata kementerian kesehatan.
Selain dengan menerapkan kembali status Lockdown, pihak Arab Saudi juga mengaktifkan kembali sejumlah aturan-aturan terkait pencegahan penularan virus corona, diantaranya yakni pemberlakuan jam malam yang dimulai pukul 15.00 hingga pukul 06.00 waktu setempat.
Tidak hanya itu, pemerintah Arab Saudi juga kembali menerapkan larangan shalat di masjid, dan memberlakukan berkegiatan dari rumah bagi seluruh sektor pekerjaan. Pemerintah Arab Saudi bahkan juga telah membuka opsi untuk memberlakuan Lockdown di wilayah Riyadh. Opsi tersebut dipertimbangkan dengan adanya peningkatan angka masyarakat yang terinfeksi setiap harinya di kota Riyadh.
Inggris
Menurut data dari pemerintah Inggris, jumlah korban meninggal dunia di Inggris karena Covid-19 dikonfirmasi melebihi 40.000. Secara keseluruhan, total korban meninggal dunia di Inggris tepatnya sebanyak 40.261 kasus.
Jumlah tersebut meningkat 357 kasus dari hari sebelumnya. Sementara itu, total keseluruhan kasus konfirmasi positif Covid-19 di Inggris mencapai 283.311 kasus.)*
Sumber: KOMPAS.com | Penulis: rudi hartono | Editor: Herizaldi | Merdekapost.com